NEWS: Lantai Gedung Bursa Efek Indonesia Ambruk, Puluhan Cedera

anzhuo66.com – Belasan pengunjung Bursa Efek Indonesia cedera terkena pecahan kaca dan puing-puing bangunan, setelah lantai selasar atau mezzanine yang menghadap ke lobi utama ambruk, Senin (15/1), Reuters melaporkan.

Polisi mengatakan 77 orang cedera akibat insiden ini. Namun polisi menepis kemungkinan bom sebagai penyebab runtuhnya lantai selasar gedung. Gedung Bursa Efek Indonesia, yang terdiri dari dua menara, pernah menjadi sasaran bom bunuh diri pada September 2000. 

Polisi menutup lokasi pada saat para pengunjung menyelamatkan diri keluar dari gedung, termasuk para siswa yang sedang mengunjungi gedung tersebut. Korban luka dievakuasi dengan menggunakan tandu.

Presiden Direktur Bursa Efek Indonesia, Tito Sulistyo, mengatakan bursa akan mengganti biaya perawatan para korban.

Tidak ada laporan korban tewas, kata Triana Tambunan, manager pengembangan bisnis di Rumah Sakit MRCC Siloam, salah satu rumah sakit terdekat dari gedung Bursa Efek.

“Lantai dua ambruk,” kata Vindy, asisten pribadi President Direktur BEI Tito Sulistio, yang pada saat itu berada di dalam gedung.

“Pecahan beton mulai berhamburan. Banyak sekali debu. Pipa air juga pecah,” kata Megha Kapoor, yang bekerja di gedung itu dan sedang berada di lobi pada saat kejadian.

“Saya mendengar suara retakan keras. Saya melihat seorang perempuan tidak sadar diri, terjebak di bawah pecahan beton,” kata dia menambahkan bahwa lantai yang ambruk berada tepat di atas meja resepsionis.

Dia mengatakan ada sekelompok pelajar sekolah menengah umum sedang berada di lantai selasar tersebut ketika mulai ambruk.

Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap insiden ini tidak mengganggu kepercayaan investor kepada bursa Indonesia. Bursa Efek membuka kembali sesi perdagangan siang hari. [fw]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *