NEWS: Sekjen PBB ‘Prihatin’ Atas Ketegangan di Yerusalem

anzhuo66.com – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guteres menyatakan keprihatinannya Rabu mengenai resiko meningkatnya kekerasan di Kota Tua Yerusalem dan menyerukan kepada Israel agar “menahan diri”.

Pernyataan Guteres itu dirilis setelah kelompok Fatah Palestina dan Hamas yang bersaing mengajak warga Muslim untuk melancarkan protes massal terhadap Israel pada hari Jumat karena langkah-langkah keamanan yang dipasang di tempat suci yang diperebutkan itu.

Sekretaris Jenderal PBB itu menyerukan kepada “semua pemimpin politik, agama dan komunitas agar menahan diri dari tindakan provokasi dan retorika.”

Ketegangan tinggi di Yerusalem selama seminggu, dipicu oleh keputusan Israel untuk memasang peralatan keamanan baru, termasuk detektor logam dan kamera, di tempat ibadah utama di Kota Tua Yerusalem untuk menanggapi serangan 4 Juli oleh kelompok bersenjata Arab yang menewaskan dua polisi Israel.

Bagi banyak kaum Muslim, tindakan keamanan itu merupakan bukti terbaru bahwa Israel secara bertahap ingin memperluas kekuasaanya atas tempat suci itu, yang dikenal oleh umat Muslim sebagai Masjid Al Aqsa dan oleh umat Yahudi sebagai Temple Mount.

Berharap untuk meredam kerusuhan selama berhari-hari, Israel menyingkirkan detektor logam dan kamera keamanan tetapi diganti dengan perangkat “teknologi modern” lain yang diyakini secara luas sebagai kamera canggih dengan teknologi pengenal wajah.

Karena tidak mau melewati detektor logam, orang-orang Muslim mengadakan sembahyang di luar gerbang Kota Tua Yerusalem setiap malam sebagai unjuk rasa protes.

Di Washington, Departemen Luar Negeri mengatakan, meskipun Amerika mendukung langkah-langkah untuk meredakan ketegangan, tetapi terserah kepada Israel dan Palestina untuk memutuskan apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan status quo tempat suci itu. (SP/II)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *