NEWS: Beberapa Anggota Demokrat Absen di Pidato Kenegaraan Trump

anzhuo66.com – Tahun pertama Presiden Donald Trump ditandai oleh kontroversi, sehingga menyebabkan paling sedikit 14 anggota Demokrat mengumumkan mereka memboikot pidato itu. Ini merupakan boikot terbesar dalam sejarah pidato kenegaraan atau State of the Union seorang presiden.

Di antara anggota Partai Demokrat yang tidak hadir adalah John Lewis, dari Georgia. Kata dia, “pada saat ini, saya tidak merencanakan untuk menghadiri State of the Union,” kata Lewis kepada MSNBC. “Saya tidak bisa sesuai hati nurani saya berada di dalam satu ruangan karena apa yang dia katakan tentang begitu banyak warga Amerika lainnya,” kata Lewis menambahkan.

Juan Vargas dari California mengirim cuitan pada Senin (29/1) siang tentang keputusannya untuk tidak hadir: “Presiden Amerika terus menerus tidak menghargai perempuan, menghina warga kulit berwarna, dan menyerang masyarakat imigran kita. Saya tidak akan hadir pada State of the Union, saya menyatakan solidaritas dengan semua orang yang tidak dihargainya.”

Maxine Waters dari California, pengkritik keras Donald Trump, juga mengatakan, dia tidak akan hadir. Kata dia, “Mengapa saya harus hadir, duduk dan mendengar seorang pembohong?.”

Ini bukan boikot pertama dari pidato State of the Union seorang presiden.

Pada 1999, Presiden Bill Clinton berbicara di hadapan Kongres, hanya beberapa minggu setelah dia dimakzulkan oleh DPR. Beberapa anggota Republik memutuskan untuk tidak hadir, termasuk John Shadegg dari Arizona, Bob Schaffer dari Colorado, Tom Tancredo dari Colorado, serta Bobb Barr dari Georgia.

Boikot terbesar dari pidato presiden terjadi pada 1971 oleh 12 anggota Kongres kulit hitam di DPR. Anggota-anggota ini minta pertemuan dengan Presiden Richard Nixon, tetapi ditolak. Sebagai balasannya mereka tidak hadir pada pidato Nixon waktu itu. [ps/jm]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

NEWS: Meksiko Harapkan Beberapa Putaran Pembicaraan NAFTA

anzhuo66.com – Mungkin ada enam sampai sembilan putaran perundingan antara Amerika, Kanada dan Meksiko jika dicapai kesepakatan cepat mengenai perombakan Perjanjian Perdagangan Amerika Utara (NAFTA), demikian dikatakan Menteri Ekonomi Meksiko Ildefonso Guajardo.

Kepada wartawan di Mexico City hari Jumat, Guajardo mengatakan, anggota NAFTA hendak menghindari kesenjangan lebih dari tiga minggu antara putaran negosiasi guna membuat kemajuan cepat.

Kantor berita Reuters minggu ini melaporkan, ketiga negara telah menyetujui jadwal yang agresif untuk menjadi perantara kesepakatan mengenai NAFTA guna menghindari politisasi pemilihan presiden Meksiko Juli 2018, meramalkan putaran akan diadakan pada interval tiga minggu. Putaran pertama pembicaraan mengenai perundingan ulang NAFTA akan dimulai di Washington, 16 Agustus.

Dua pejabat Meksiko mengatakan kedua negara bertetangga itu bertujuan mengadakan tujuh putaran perundingan, dan pejabat Amerika mengatakan kepada Reuters, Meksiko menginginkan perundingan itu selesai akhir tahun 2017.

Presiden Amerika Donald Trump mendorong dilakukannya negosiasi ulang NAFTA, mengancam meninggalkannya jika ia tidak bisa meninjau kembali kesepakatan itu untuk kepentingan Amerika. Menurutnya, NAFTA memicu defisit perdagangan dengan Meksiko dan menutup ribuan pekerjaan di Amerika. [ka]

NEWS: Pelobi Rusia Bertemu Beberapa Pembantu Senior Trump Tahun Lalu

anzhuo66.com – Seorang pelobi dan tadinya agen kontra intelijen Soviet ikut dalam pertemuan tahun lalu dengan beberapa pembantu senior Presiden Trump termasuk putranya dan seorang pengacara Rusia. Demikian dikabarkan NBC News hari Jumat sehingga memperkuat tuduhan adanya koneksi antara Moskow dan pemilihan presiden di Amerika November lalu.

NBC News yang tidak menyebut nama pelobi itu tetapi mengatakan beberapa pejabat Amerika curiga ia masih mempunyai kaitan dengan intelijen Rusia meskipun dibantahnya.

Kantor berita Associated Press mengatakan pelobi itu, yang dikatakan bernama Rinat Akhmetshin, membenarkan bahwa ia ikut dalam pertemuan bulan Juni 2016 di Trump Tower New York.

Sumber yang mengetahui tentang peserta pertemuan itu mengukuhkan kepada kantor berita Reuters bahwa Akhmetshin berada dalam ruang pertemuan. Dan pertemuan itu tampak sebagai bukti yang paling nyata adanya hubungan antara kubu kampanye Trump dan Rusia – persoalan yang menyebabkan Kongres melakukan penyelidikan dan penunjukan seorang penyelidik khusus Federal.

Menantu Trump, Jared Kushner dan bekas penasehat kampanyenya Paul Manafort juga hadir dalam pertemuan begitu pula putra sulungnya Donald Trump Jr yang berharap akan memperoleh informasi merusak mengenai calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

Trump Jr tidak menyebut tentang kehadiran Akhmetshin ketika merilis serangkaian email mengenai pertamuan itu awal pekan ini. [ps/al]