NEWS: Trump Bertemu Wakil PM China

anzhuo66.com – Presiden AS Donald Trump melakukan perundingan perdagangan yang sengit dengan China, Kamis (17/5) setelah Gedung Putih membenarkan pertemuan antara Presiden AS dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He.

Negara-negara berpengaruh di dunia sedang ambil bagian dalam perundingan perdagangan tingkat tinggi putaran kedua yang dimulai Kamis. Pertemuan pertama diadakan di Beijing dua pekan lalu.

Berbicara kepada para wartawan sebelum pertemuan dengan Liu, Trump berulang kali mengutarakan ketidaksukaannya terhadap perjanjian sebelumnya antara Washington dan Beijing.

“AS telah dicurangi selama bertahun-tahun oleh perjanjian perdagangan yang buruk. Saya tidak menyalahkan China. Saya menyalahkan kepemimpinan AS di masa lampau,” kata Trump kepada wartawan sebelum pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.

Perundingan itu bertujuan untuk “menyeimbangkan kembali hubungan ekonomi bilateral AS-China,” menurut Gedung Putih. Dan juga bertujuan untuk menghindari perang dagang besar-besaran setelah kedua negara itu saling mengancam pemberlakuan bea impor pada Maret. [vm/al]

 

NEWS: Utusan Korsel akan Bertemu Penasihat Keamanan AS

anzhuo66.com – Dua utusan Korea Selatan, Kamis (8/3), akan berkunjung ke Amerika untuk bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional H.R. McMaster dan pejabat lain untuk membahas pertemuan pekan ini dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong UN, menurut pejabat Seoul dan Washington, Reuters melaporkan.

Kepala Kantor Keamanan Nasional Korea Selatan Chung Eui-yong dan Kepala Dinas Intelijen Suh Hoon juga akan bertemu beberapa pejabat lain dan mungkin kemudian bertemu dengan Presiden Donald Trump atau Wakil Presiden Mike Pence, menurut seorang pejabat pemerintahan Korea Selatan yang enggan disebut namanya.

Dikatakan, Chung sudah berbicara dengan McMaster melalui telpon seusai melakukan kunjungan ke Korea Utara pekan ini.

Kedua utusan Korea Selatan itu diduga akan memberikan taklimat kepada pejabat Amerika mengenai sikap Korea Utara terkait kemungkinan perundingan dengan Washington, dan kesediaannya menghentikan sementara uji coba nuklir jika keamanan Korea Utara dijamin.

Menteri Pertahanan Jim Mattis menjawab dengan berhati-hati ketika ditanya, Rabu (7/3), mengenai kemungkinan dialog dengan Korea Utara.

“Jelas kita merasa optimistis berhati-hati bahwa ada kemajuan,” kata Mattis kepada wartawan di Pentagon. “Tetapi kita pernah optimistis sebelumnya, jadi kita harus melihat apakah tindakan sesuai dengan ucapan,” kata Mattis menambahkan.

Ketegangan terkait program misil Korea Utara memuncak pada 2017. Pyongyang melanjutkan program senjata nuklirnya dengan mengabaikan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB, sementara berlangsung perang retorika keras antara Kim dan Trump. [ds/my]

NEWS: Pence Terbuka untuk Bertemu Dengan Pejabat Korut

anzhuo66.com – Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan dia belum mengesampingkan kemungkinan bertemu dengan pejabat Korea Utara pada Olimpiade Musim Dingin yang akan datang di Korea Selatan.

“Presiden Trump mengatakan dia selalu menaruh keyakinan pada pembicaraan, namun saya belum meminta pertemuan apapun,” kata Pence sebelum berangkat pada Senin (5/2), dalam perjalanan enam hari ke Asia. “Tapi kita akan lihat apa yang terjadi,” kata dia.

Pence tiba Selasa (6/2) di Jepang, di mana dia akan bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe dan anggota militer AS. 

Perjalanan wakil presiden itu akan termasuk persinggahan di Pyeongchang. Dia mengatakan belum ada rencana untuknya bertemu dengan anggota delegasi Korea Utara. [as/al]

NEWS: Pelobi Rusia Bertemu Beberapa Pembantu Senior Trump Tahun Lalu

anzhuo66.com – Seorang pelobi dan tadinya agen kontra intelijen Soviet ikut dalam pertemuan tahun lalu dengan beberapa pembantu senior Presiden Trump termasuk putranya dan seorang pengacara Rusia. Demikian dikabarkan NBC News hari Jumat sehingga memperkuat tuduhan adanya koneksi antara Moskow dan pemilihan presiden di Amerika November lalu.

NBC News yang tidak menyebut nama pelobi itu tetapi mengatakan beberapa pejabat Amerika curiga ia masih mempunyai kaitan dengan intelijen Rusia meskipun dibantahnya.

Kantor berita Associated Press mengatakan pelobi itu, yang dikatakan bernama Rinat Akhmetshin, membenarkan bahwa ia ikut dalam pertemuan bulan Juni 2016 di Trump Tower New York.

Sumber yang mengetahui tentang peserta pertemuan itu mengukuhkan kepada kantor berita Reuters bahwa Akhmetshin berada dalam ruang pertemuan. Dan pertemuan itu tampak sebagai bukti yang paling nyata adanya hubungan antara kubu kampanye Trump dan Rusia – persoalan yang menyebabkan Kongres melakukan penyelidikan dan penunjukan seorang penyelidik khusus Federal.

Menantu Trump, Jared Kushner dan bekas penasehat kampanyenya Paul Manafort juga hadir dalam pertemuan begitu pula putra sulungnya Donald Trump Jr yang berharap akan memperoleh informasi merusak mengenai calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

Trump Jr tidak menyebut tentang kehadiran Akhmetshin ketika merilis serangkaian email mengenai pertamuan itu awal pekan ini. [ps/al]