NEWS: Ribuan Orang Berkumpul Dukung Mantan Presiden Brazil Sementara Dia Menolak Penahanan Penjara

anzhuo66.com – Ribuan pengikut dari mantan presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, berkumpul Sabtu di luar sebuah markas serikat pekerja pabrik baja, dimana da Silva berlindung sementara terjadi konfrontasi dengan polisi, yang diperintahkan untuk menangkap dirinya.

Da Silva dijadwalkan mulai menjalani hukuman penjara 12 tahun Jumat atas tuduhan penyuapan, tetapi dia pergi ke gedung serikat pekerja di pinggiran Sao Paulo, dimana bertahun-tahun sebelumnya di mulai karirnya sebagai pemimpin buruh.

Ketika mantan presiden beraliran kiri itu memasuki bangunan, dia dikelilingi oleh ribuan pendukung dan anggota dari Partai Pekerja, yang mengenakan kemeja merah dan mengibarkan bendera merah. Masa itu mencegah polisi menangkap dirinya setelah tenggat waktu pengadilan berlalu. Polisi mengatakan, mereka tidak akan mengupayakan penahanannya sementara perundingan untuk mengakhiri konfrontasi ini diteruskan.

Dua sumber yang dekat dengan da Silva memberitahu Associated Press, dia tidak akan menyerahkan diri di Curitiba, ibukota negara bagian Brazil, Parana, di selatan, sebagaimana diperintahkan oleh hakim. Sumber itu mengatakan, dia mempertimbangkan menunggu polisi di markas serikat pekerja itu atau menyerahkan diri di Sao Paulo pada Sabtu.

Pengacara da Silva menyerahkan sebuah permohonan Jumat sore kepada Mahkamah Agung agar menunda hukuman itu, setelah kalah di peradilan banding.

Hukuman itu kemungkinan akan mengakhiri karir politik presiden yang mewakili kelas pekerja di Brazil. Hukum Brazil melarang seorang kandidat untuk mencalonkan diri selama 8 tahun setelah menjalani hukuman penjara. [jm]

NEWS: Rusia Uji Kesiapan Piala Dunia Lawan Brazil dan Perancis

anzhuo66.com – Tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia, menguji kesiapan menghadapi Piala Dunia dalam dua pertandingan persahabatan melawan dua tim tangguh Brazil dan Perancis, AFP melaporkan. Pertandingan persahabatan ini diharapkan bisa mengangkat semangat tim nasional setelah beberapa pemain kunci didera cedera.

Pelatih Stanislav Cherchesov menghadapkan tim-tim favorit Piala Dunia untuk memperkuat anak asuhnya menghadapi tekanan untuk memenuhi harapan Presiden Vladimir Putin menang di kandang sendiri.

Absennya bintang sepak bola Brazil, Neymar, setelah operasi kaki, mungkin sedikit mengurani kemeriahan laga itu, yang masih akan menampilkan pemain tangguh lainnya seperti Philippe Coutinho dan Paul Pogba dari Perancis.

Baca: Jalani Operasi Kaki, Neymar Absen Bertanding Tiga Bulan

Namun tim Rusia didera cedera. Tim ini sudah kehilangan pemain depan dan sepasang pemain belakang utama untuk final Piala Dunia yang berlangsung 14 Juni-15 Juli nanti. 

Ketiga pemain tumbang ketika bermain dalam cuaca dingin menyengat bulan lalu yang menyelimuti Eropa dan mengubah beberapa lapangan di Rusia menjadi seperti kotak pasir. 

“Melihat perkembangan, kami kehilangan seorang pemain kunci karena cedera setiap bulannya,” kata Cherchesov menjelang laga Jumat (23/2) melawan Brazil di Moskow dan Selasa (26/3) melawan Perancis di Saint Petersburg. 

“Sekarang tugas kami adalah berhenti mengeluh tentang kekalahan kami dan melakukan persiapan sebaik-baiknya untuk Piala Dunia.”

Baca: Serba-Serbi Piala Dunia Rusia 2018: 12 Stadion, 11 Kota

Para penggemar sepak bola Rusia berharap dalam Piala Dunia kali ini, tim kesayangan mereka bisa melewati babak penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak runtuhnya Uni Soviet pada 1991.

Tim Rusia kehilangan Alexander Kokorin, penyerang asal klub Zenit Saint Petersburg, yang mengalami putus ligament kaki kiri dalam pertandingan Liga Europa minggu lalu.

Cedera yang sama juga dialami pemain Spartak, Georgy Dzhikiya dan CSKA Moskow, Viktor Vaksin, yang juga jantung pertahanan tim Rusia.

Tanpa Kokorin, opsi Cherchesov terbatas dan tidak banyak waktu untuk mencoba formasi baru selain formasi favoritnya dengan tiga pemain di depan. [ft]