NEWS: Coba Menjambret Atlet Bela Diri, Pencopet Bonyok Dihajar Korbannya

anzhuo66.com – Sungguh apes nasib seorang pencopet yang mencoba mencuri ponsel seorang perempuan muda di Rio de Janeiro, Brazil. Tak dinyana, calon korban adalah juara bela diri mixed martial arts (MMA), yang memiliki julukan “the Iron Lady (Perempuan Besi).” 

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Polyana Viana, juara Ultimate Fighting Championship (UFC) kelas strawweight, dengan mudah membekuk pencopet itu dengan dua tinjuan dan sebuah tendangan. Viana kemudian mengamankan si pencopet dengan mencekiknya dari arah belakang sebelum memaksanya duduk dan menunggu hingga polisi datang, kata atlet tersebut kepada situs olahraga MMA Junkie.

Insiden itu terjadi Sabtu (5/1) malam saat Viana, yang berusia 27 tahun, sedang menunggu pesanan mobil Uber di luar apartemennya.

Menurut Viana, pelaku membawa senjata api, tapi dia menduga mungkin hanya tipuan. Dan, bila pelaku memang membawa senjata “dia tak akan punya waktu untuk menembakkannya” sebelum Viana beraksi. 

Setelah mengamankan pelaku, Viana menemukan senjata yang dibawanya adalah tiruan pistol dari karton.

Viana mengunggah foto calon pencopet, tampak lesu dan lebam-lebam, dengan percikan darah tampak pada kemeja dan tangannya, sementara dia menelikung kedua tangan pelaku dengan “posisi kimura” sampai polisi datang.

“Karena dia cepat sekali tersungkur, saya pikir dia takut,” kata Viana kepada situs web tersebut.

Kata Viana, setelah polisi memproses dan merawat luka-luka tersangka, dia pulang dan memasak makan malam. Tangannya terasa sakit keesokan harinya, tapi tidak serius dan dia tidak mengalami cedera. [ft]

 

 

NEWS: Terkait Uji Coba Peluncuran Misil Korea Utara, Menlu AS : Perlu Tindakan Global Untuk Hentikan Ancaman Global

anzhuo66.com – Menteri luar negeri Amerika, Rex Tillerson mengatakan diperlukan tindakan global untuk menghentikan ancaman global oleh ujicoba peluncuran yang dilakukan Korea Utara atas apa yang tampaknya sebagai misil balistik antar benua.

 

Tindakan terbaru Korea Utara itu, kata Tillerson hari Selasa “merupakan eskalasi baru dalam ancaman terhadap Amerika, sekutu dan mitra Amerika dan dunia’.

 

Tillerson mengatakan, negara mana saja yang menampung pekerja-tamu dari Korea Utara, memberi bantuan ekonomi atau militer atau gagal melaksanakan resolusi PBB mengenai Korea Utara ‘adalah sama dengan membantu dan bersekongkol dengan satu rezim berbahaya’.

 

Korea Utara mengatakan berhasil menguji-coba misil balistik antar benua (ICBM) dan mengklaim roket pengantarnya mampu membawa ‘kepala peluru nuklir yang lebih besar dan berat’. Berdasarkan analisis atas trayek bersudut tajam yang ditelusur roket itu, pakar-pakar Amerika mengatakan misil itu tampaknya mempunyai jarak tempuh yang bisa mencapai Alaska, meskipun dalam ujicoba hari Selasa roket tersebut jatuh ke Laut Jepang. [ps/al]