NEWS: Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018, Italia Pecat Pelatih Ventura

anzhuo66.com – Bila Peru dan Australia sedang bersuka ria, Italia harus menelan pil pahit. Untuk pertama kali dalam 60 tahun, tim Azzurri ini gagal berlaga di putaran Piala Dunia 2018 di Rusia, setelah kalah babak playoff melawan Swedia.

Buntut dari kekalahan ini, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memecat pelatih tim nasional, Gian Piero Ventura pada Rabu (15/11).

FIGC dalam pernyataan awalnya menyebutkan Ventura “tidak lagi melatih” tim yang sudah empat kali menjadi juara Piala Dunia itu. Federasi tidak menyebutkan apakah Ventura dipecat atau mengundurkan diri.

Namun sumber di FIGC mengatakan kepada Reuters bahwa pelatih berusia 69 tahun itu telah dipecat.

Di luar kebiasaan, FIGC juga tidak mengucapkan terima kasih kepada Ventura atas jasanya, maupun mendoakan kesuksesan dia di masa depan.

Presiden FIGC, Carlo Tavecchio, kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa dia sudah berbicara dengan Ventura dan memberitahunya bahwa “kami sudah tidak lagi membutuhkan jasa dia. Jadi, sejak hari ini, Italia tidak punya pelatih.”

Tavecchio malah menambahkan bahwa dia akan mengadakan pertemuan pada Senin (20/11) untuk mendiskusikan masa depan sepak bola Italia.

“Kami telah melihat beberapa pelatih penting yang bisa menjadi manajer yang baru,” kata dia.

Ventura menggantikan Antonio Conte menyusul Piala Eropa 2016 dan awalnya diberi kontrak dua tahun. Pada Agustus, kontrak Ventura diperpanjang hingga turnamen Piala Eropa 2020 karena FIGC senang dengan kemajuan tim nasional Italia.

Ventura tidak pernah memenangkan gelar kejuaraan penting atau melatih klub papan atas seperti AC Milan, Inter Milan atau Juventus. Dia lebih banyak melatih klub-klub divisi yang lebih rendah, namun dikenal sebagai pelatih bertangan dingin untuk pemain-pemain muda.

Ini adalah pertama kalinya sejak 1958, Italia gagal lolos ke Piala Dunia. [fw/au]

NEWS: Hari Buruh Diperingati di Seluruh Dunia

anzhuo66.com – Hari Senin (1/5) adalah May Day, yang dikenal di seluruh dunia sebagai hari ketika para pekerja dan aktivis berunjuk rasa di jalan-jalan dan berkumpul di pusat-pusat kota untuk memberikan penghormatan kepada para buruh di seluruh dunia. Hari libur ini juga dikenal sebagai Hari Pekerja Internasional dan hari Buruh.

Para pekerja dan anggota serikat buruh di Filipina merayakan May Day dengan berpawai di jalan-jalan di ibukota, Manila. Kelompok-kelompok hak pekerja dan serikat-serikat buruh juga telah merencanakan pawai di seluruh Manila.

Para buruh di Indonesia turun ke jalan-jalan di Jakarta, Senin (1/5). Ribuan orang diperkirakan akan ikut bergabung pada hari lainnya.

Kedua kandidat Presiden Perancis, Emanuel Macron yang berhaluan tengah dan Marine Le Pen yang konservatif, masing-masing akan mengadakan perkumpulan massa hari Senin (1/5). Akan ada juga aksi demonstrasi yang menentang kedua kandidat itu.

Di AS, ribuan orang diperkirakan akan berunjuk rasa mulai dari New York sampai Los Angeles untuk menyuarakan hak-hak imigran dan pekerja. [vm]