NEWS: Penasihat Ekonomi Trump Mengundurkan diri

anzhuo66.com – Gedung Putih mengumumkan, Selasa (6/3), Gary Cohn, penasihat ekonomi senior Presiden Amerika Donald Trump mengundurkan diri.

“Merupakan kehormatan untuk mengabdi kepada negara dan memberlakukan kebijakan ekonomi pro-pertumbuhan untuk menguntungkan rakyat Amerika, khususnya disahkannya reformasi pajak yang bersejarah,” kata Gary Cohn dalam sebuah pernyataan.

Pengunduran diri Cohn disampaikan setelah keputusan Trump untuk memberlakukan bea impor baja dan aluminium, sebuah langkah yang sangat ditentangnya. Cohn, direktur Dewan Ekonomi Nasional, memimpin perlawanan internal terhadap rencana Trump memberlakukan bea impor tersebut. Tapi Trump tetap berkeras dan menegaskan kembali, Selasa, akan memberlakukan tarif tersebut dalam beberapa hari mendatang.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih, Trump mengatakan: “Gary telah menjadi penasihat ekonomi utama saya dan melakukan pekerjaan luar biasa dalam menjalankan agenda kita, membantu terlaksananya pemotongan dan reformasi pajak yang bersejarah dan kembali mendorong perekonomian Amerika. Ia punya bakat yang langka, dan saya berterima kasih atas dedikasinya kepada rakyat Amerika.

“Kepala Staf Gedung Putih, John Kelly juga memuji Cohn. “Gary telah mengabdi pada negara dengan cara hebat, mendedikasikan keahlian dan kepemimpinannya untuk menumbuhkan ekonomi Amerika dan meloloskan reformasi pajak yang bersejarah. Saya akan kehilangan dia sebagai mitra di Gedung Putih, tapi ia pergi setelah membuat dampak nyata dalam kehidupan rakyat Amerika,” kata John Kelly.

Baca: Direktur Komunikasi Gedung Putih Mengundurkan Diri

Portofolio kebijakan Cohn pencakup pajak dan pensiun, infrastruktur, sistem keuangan, energi dan lingkungan, layanan kesehatan, pertanian, ekonomi global, perdagangan dan pembangunan internasional, dan teknologi, telekomunikasi dan keamanan siber.

Ia juga berperan penting dalam memajukan agenda deregulasi presiden dan mengatur keikutsertaannya yang sukses dalam Forum Ekonomi Dunia pada Januari 2018.

Cohn adalah anggota senior staf Gedung Putih keempat yang mengundurkan diri tahun ini. Tiga lainnya, yaitu Direktur Komunikasi Hope Hicks, Wakil Direktur Komunikasi Josh Raffel dan Sekretaris Staf Ron Porter.

Mantan ketua dan COO bank investasi Goldman Sachs itu adalah salah satu dari sejumlah veteran Wall Street yang ditunjuk oleh Trump untuk menduduki jabatan senior setelah Trump memenangkan pemilu presiden 2016. [my/ds]

NEWS: Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi China 2017

anzhuo66.com – Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi China untuk 2017 menjadi 6,8 persen dari proyeksi 6,7 persen yang dibuat pada Oktober, Reuters melaporkan, Selasa (19/12). Konsumsi perorangan dan perdagangan luar negeri mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.

Namun bank yang bermarkas di Washington itu tidak mengubah proyeksi Produk Domestik Bruto (PDB) China untuk 2018 dan 2019, yang tetap pada angka masing-masing 6,4 persen dan 6,3 persen karena kebijakan moneter yang kaku dan upaya pemerintah untuk mengekang kredit.

“Walaupun baru-baru ini ada perlambatan, kredit terus tumbuh lebih cepat dari PDB. Jumlah pinjaman bank yang belum lunas mencapai 150 persen dari PDB pada November 2017, naik dari 103 persen pada akhir 2007,” kata Bank Dunia dalam laporan China Economic Update.

Ekonomi China tumbuh 6,9 persen, lebih cepat dari yang perkirakan, selama sembilan bulan pertama tahun ini. Namun upaya Beijing untuk mengurangi risiko di sektor keuangan telah membuat biaya peminjaman dana naik. Akibatnya, kekhawatiran bahwa hal ini dapat berimbas menurunkan pertumbuhan ekonomi. [fw]

NEWS: Raja Saudi Setujui Paket Stimulus Ekonomi Senilai $19 Miliar

anzhuo66.com – Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi menerbitkan keputusan yang menyetujui sejumlah kebijakan senilai 72 miliar riyal ($ 19.2 miliar) untuk menstimulasi pertumbuhan di sektor swasta tahun depan, kantor berita pemerintah SPA melaporkan, Kamis (14/12), seperti dikutip Reuters.

Kebijakan baru tersebut termasuk pinjaman untuk rumah senilai 21.3 miliar riyal, 10 miliar riyal untuk mendukung proyek-proyek ekonomi dan 1,5 miliar riyal untuk mendukung perusahan-perusahaan yang sedang mengalami kesulitan keuangan.

Pemerintah juga akan membuat dana pemerintah senilai 2,8 miliar riyal yang akan diinvestasikan di perusahaan-perusahaan yang lebih kecil. Pemerintah juga akan menyesuaikan biaya layanan yang dikenakan untuk menyelamatkan perusahan-perusahaan kecil senilai 7 miliar riyal.  [fw/au]

Kebijakan-kebijakan yang akan dilaksanakan tahun depan:

— Pinjaman perumahan senilai 21,3 miliar riyal

— Dana 10 miliar riyal untuk mendukung proyek-proyek ekonomi

— 1,5 miliar riyal untuk mendukung perusahaan-perusahaan yang dililit kesulitan keuangan

— 2,8 miliar riyal dana pemerintah untuk diinvestasikan di perusahaan yang lebih kecil

— 400 juta riyal untuk peralatan pendingin ruangan yang sangat efisien

— 5 miliar riyal untuk pendanaan ekspor

— 800 juta riyal untuk mendorong modal Kafalah, sebuah program yang memberikan pinjaman untuk Usaha Kecil Menengah (UKM)

— 1,6 miliar riyal untuk pendanan tidak langsung bagi UKM

— 7 miliar riyal biaya bea cukai akan dikembalikan kepada UKM

— 5 miliar riyal untuk program yang mendukung investasi besar; pemerintah tidak memberikan rincian

— 2,56 miliar riyal untuk jaringan internet broadband dan serat optik

— 13,87 miliar riyal untuk mempromosikan teknik konstruksi canggih

 

NEWS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,06% di Kuartal Ketiga

anzhuo66.com – Ekonomi Indonesia tumbuh 5,06 persen pada kuartal ketiga 2017, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kuartal pertama dan kedua yang masing-masing mencapai 5,01 persen, menurut data yang dirilis Badan Pusat Statistik, Senin (6/11). 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga didorong oleh pertumbuhan ekspor yang signifikan, selain konsumsi rumah tangga yang masih solid, menurut data BPS. Ekspor tumbuh 17,27 persen pada kuartal ketiga, dibandingkan pertumbuhan di kuartal kedua.

Dibandingkan dengan kuartal kedua, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 3,18 persen pada kuartal ketiga (quarter-to-quarter). Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara kumulatif (Januari-September) mencapai 5,03 persen, sedikit melambat dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada periode yang sama pada 2016 yang mencapai 5,04 persen.[fw/au]