NEWS: Miliarder Jepang Jadi Penumpang SpaceX Pertama ke Bulan

anzhuo66.com – SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa milik Elon Musk, mengumumkan miliarder Jepang, Usaku Maezawa, sebagai penumpang pertama penerbangan ke bulan, Reuters melaporkan, Selasa (18/9). Maezawa adalah pendiri dan kepala eksekutif perusahaan retail busana, Zozo.

Mantan pemain drum sebuah band punk, perjalanan Maezawa ke Bulan untuk sementara direncanakan pada 2023 dengan menggunakan pesawat SpaceX yang akan diluncurkan, yaitu Big Falcon Rocket.

Pengumuman penumpang pertama ke Bulan membawa bisnis perjalanan komersial ke luar angkasa ke persaingan baru.

Sebagai orang yang pertama terbang ke Bulan setelah misi Apollo Amerika selesai pada 1972, identitas Maezawa sudah diumumkan pada Senin (17/8) sore di kantor pusat SpaceX dan sekaligus pabrik roket di kawasan pinggiran Hawthorne di Los Angeles.

“Dia merupakan orang yang sangat berani untuk melakukan ini,” kata Musk.

Maezawa terkenal di luar Jepang karena membeli lukisan tak berjudul dari tahun 1982 karya Jean-Michael Basquiat pada 1982 dengan harga $ 110 juta. Maezawa berkata akan mengundang beberapa seniman untuk bergabung dalam perjalanan ini.

Musk sebelumnya pernah mengatakan dia ingin roket siap diterbangkan tanpa awak ke Mars pada 2022 dan dengan awak penerbangan pada 2024.

“Penerbangannya tidak bisa dipastikan 100 persen,” kata Musk mengenai misi ke Bulan.

Biaya yang dikeluarkan Maezawa untuk penerbangan ini tidak diungkapkan. Namun, Musk berkata pengusaha itu telah membayarkan uang muka yang cukup besar dan akan berdampak besar pada pengembangan Big Falcon Rocket.

Maezawa yang berusia 42 tahun merupakan salah satu eksekutif yang terkenal di Jepang. Berita mengenai Maezawa  sering menghiasi  media-media gosip dan hiburan karena koleksi barang seninya, kesukaannya dengan mobil-mobil mewah dan pacar selebritinya. [vp/ft]

 

NEWS: Korban Tewas Kecelakaan Feri Lestari Maju Tambah Jadi 31 Orang

anzhuo66.com – Korban kecelakaan kapal feri Lestari Maju bertambah menjadi 31 orang, meski kapten kapal sempat mengemudikan kapal ke arah karang untuk memudahkan proses evakuasi, Reuters melaporkan, Rabu (4/7/2018).

Badan SAR Nasional mengatakan kapal feri bermuatan 164 penumpang dan awak kapal diterjang cuaca buruk saat mendekati Selat Selayar, Sulawesi. Tiga penumpang hilang, namun 130 lainnya bisa diselamatkan, kata Kementerian Perhubungan.

Feri tersebut juga sedang membawa 48 kendaraan ketika tenggelam karena cuaca buruk.

“Kapten kapal mengandaskan kapal ke karang agar tidak tenggelam dan memudahkan proses evakuasi,” kata Agus H. Purnomo, direktur jenderal perhubungan laut Kementerian Perhubungan, seperti dikutip oleh Reuters.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal kandas sekitar 250 meter dari tepi pantai.

“Kapten kapal dan pemilik kapal adalah dua orang terakhir yang keluar dari kapal penumpang,” kata Agus.

Kecelakaan kapal di Kepulauan Selayar pada Selasa (3/7/2018) adalah yang kedua terjadi dalam dua minggu, setelah feri yang kelebihan muatan tenggelam di Danau Toba, Sumatra Utara. Lebih dari 200 orang tewas dalam kecelakaan feri di Danau Toba, salah satu danau vulkanis terdalam di dunia. [ft]