NEWS: Anak Guatemala Tewas dalam Tahanan, Imigrasi AS Jadi Sorotan

anzhuo66.com – Kematian seorang anak perempuan Guatemala, usia 7 tahun, ketika dalam tahanan Amerika di perbatasan Southwest pekan lalu, menimbulkan pertanyaan tentang kapan dan bagaimana petugas perbatasan menangani bukan hanya gejala dan pengobatannya, tetapi juga pengungkapan kematiannya yang ditunda kepada publik, media dan Kongres.

Hari Jumat (14/12), penyelidikan atas kematian Jakelin Caal Maquin meningkat, dengan Kantor Inspektur Jenderal Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan akan mencari tahu apa yang dilakukan institusi yang mengawasi Badan Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika (CBP), itu selama sekitar 27 jam sejak anak perempuan itu ditahan, sampai ia meninggal.

CBP hari Jumat juga mengukuhkan nama anak itu sebagai Jakelin Caal Maquin. Laporan sebelumnya oleh kantor berita Associated Press salah menulis nama anak itu.

Jakelin masuk ke Amerika bersama ayahnya, usia 29 tahun, Nery Caal, setelah melakukan perjalanan dari Raxruha di Alta Verapaz, Guatemala utara.

Petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika menahan keduanya pada 6 Desember malam, sebagai bagian dari kelompok 163 pelintas batas yang ditahan di daerah terpencil di selatan New Mexico, dekat pintu masuk Antelope Wells, menurut CBP dan DHS. Hasil evaluasi cepat terhadap anak itu tidak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan akan kesehatannya.

Tetapi pagi harinya, Jakelin sakit. Ia meninggal selepas tengah malam pada 8 Desember. Indikasi awal dari Rumah Sakit Anak Providence di El Paso, Texas, tempat ia dibawa, adalah ia meninggal akibat syok septik. (ka)

NEWS: Cendekiawan: Islam Indonesia Jadi Panutan Asia Tenggara

anzhuo66.com – Sejumlah cendekiawan Islam menyerukan masyarakat muslim Indonesia terus mengedepankan Islam yang moderat dan toleran. Dalam acara bincang-bincang di Universitas Islam Bandung (Unisba), Senin (10/12/2018), para tokoh ini mengatakan Indonesia memiliki potensi melawan berkembangnya radikalisme di kawasan. Ini harus dijaga, karena menurut cendekiawan Islam Azyumardi Azra, sebagian masyarakat muslim masih terpesona dengan Timur Tengah, misalnya Arab Saudi, Turki, atau Iran. Padahal, praktik Islam di negara-negara itu belum tentu sejalan dengan nilai-nilai Islam.

“Jadi oleh karena itu kita nggak perlu meniru-niru Iran. Dalam hal sikap konfrontatifnya saya kira nggak perlu. Kita nggak perlu bikin-bikin masalah dengan negara-negara lain,” tegas Azyumardi. Ditambahkannya, “saya kira itu penting sekali. Jangan terpesona oleh Iran atau terpesona oleh Saudi. Kerja Saudi apa? Membomi orang-orang di Yaman. Berapa puluh ribu yang sudah dimatikan, dibunuh oleh koalisi militer pimpinan Saudi? Anak-anak kecil terancam mati kelaparan,” jelasnya.

Anak-anak yang terancam mati kelaparan di Yaman itu mencapai hampir setengah juta, menurut laporan UNICEF tahun 2018.

Pakar studi Islam di UIN Jakarta ini mengatakan, muslim indonesia harus bangga dengan identitasnya sendiri. Sebagai warga Indonesia, masyarakat muslim juga diharapkan menjaga tanah air sebagai rumah milik bersama.

“Indonesia ini harus kita jaga. Jangan jadikan Indonesia ini hotel tapi rumah. Jadi kalau rumah kebakaran, kita jangan lari kita padamkan apinya. Kalau kita jadikan hotel, kita cari pesawat besok atau saat ini juga, ke Singapura atau ke mana saja kita pergi. Itu (kalau) menjadikan Indonesia sebagai hotel,” pungkasnya.

Islam Indonesia Punya Potensi Besar

Data Pew Research Center pada 2010 menunjukkan Indonesia memiliki jumlah populasi muslim terbesar di dunia yaitu 204 juta orang, disusul Pakistan dengan 178 juta jiwa, dan India dengan 177 juta jiwa. Riset yang sama mencatat, 62 persen populasi muslim dunia berada di kawasan Asia-Pasifik, sementara Timur Tengah memiliki populasi muslim di bawah Asia-Pasifik.

Majalah Time dan Newsweek di Amerika menyebut Islam Indonesia sebagai “Islam yang tersenyum” yang dikontraskan dengan Timur Tengah yang kerap dilanda konflik. Namun menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bandung, Miftah Faridl, masyarakat muslim Indonesia mulai gagap menghadapi perbedaan. Padahal, tokoh-tokoh politik Islam dan nasionalis di masa lalu bisa bersikap arif.

“Natsir Masyumi, Wilopo adalah orang nasionalis. Ketika Pak Wiolopo sakit, Natsir yang mendoakan. Hamka enam tahun dipenjara oleh Bung Karno. Ketika Hamka keluar penjara, ia yang mendoakan bung Karno, mensholatkan bung Karno. Ceramah memuji-muji bung Karno,” kisahnya.

Dia juga melihat ada kemunduran dalam kesalehan sosial yang berlandaskan nilai-nilai agama.

“Ada kemunduran saya kira di bidang kejujuran dan kesantunan, dan lain-lain. Mereka itu berkelahi di forum tapi kalau keluar bisa bersama-sama (lagi). Luar biasa itu,” jelasnya lagi.

Anak Muda didorong junjung Islam moderat di ruang internet

Kelunturan nilai toleransi dan moderasi itu tercermin juga dalam ruang internet. Riset yang dilakukan Institute for Global Change pada 2016 menunjukkan bahwa laman internet yang membahas agama masih didominasi oleh kelompok yang menyuarakan radikalisme. Sementara kelompok moderat jauh tertinggal. Penelitian ini menunjukkan, dari 47 kata kunci seperti ‘jihad’ dan ‘Negara Islam’, 89 persennya menyuarakan ekstremisme, sementara yang moderat hanya 11 persen. Riset ini dilakukan terhadap 870 laman internet.

Dosen komunikasi Universitas Islam Bandung (Unisba) Ayu Yuningsih mengajak muslim moderat lebih aktif mempromosikan Islam toleran di media sosial. Sebab, suara kelompok ini harus lebih unggul dari yang radikal.

“Karena yang moderat dan toleran cenderung pasif dalam penggunaan media sosial dan media online. Jadi mereka hanya membaca, mempelajari, tapi tidak aktif dalam menyebarkan pesan-pesan edukatif yang meliterasi bagaimana cara menjalankan Islam secara moderat dan toleran. Jadi mulai sekarang kita jangan jadi penonton pasif. Kita masing-masing punya akun, bisa create berbagai pesan, bisa jadi produsen (pesan)

Doktor komunikasi lulusan Universitas Padjajaran ini mengatakan, kehadiran kelompok muslim moderat Indonesia itu akan melawan ujaran kebencian yang banyak beredar di internet.

“Mari kita tunjukkan jati diri kita, value yang kita punya, brand yang kita akan bangun, dengan nilai-nilai plus yang kita punya – tanpa mendiskreditkan atau menyampaikan ujaran kebencian kepada pihak lain yang berbeda,” tegasnya. [rt/em]

NEWS: Miliarder Jepang Jadi Penumpang SpaceX Pertama ke Bulan

anzhuo66.com – SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa milik Elon Musk, mengumumkan miliarder Jepang, Usaku Maezawa, sebagai penumpang pertama penerbangan ke bulan, Reuters melaporkan, Selasa (18/9). Maezawa adalah pendiri dan kepala eksekutif perusahaan retail busana, Zozo.

Mantan pemain drum sebuah band punk, perjalanan Maezawa ke Bulan untuk sementara direncanakan pada 2023 dengan menggunakan pesawat SpaceX yang akan diluncurkan, yaitu Big Falcon Rocket.

Pengumuman penumpang pertama ke Bulan membawa bisnis perjalanan komersial ke luar angkasa ke persaingan baru.

Sebagai orang yang pertama terbang ke Bulan setelah misi Apollo Amerika selesai pada 1972, identitas Maezawa sudah diumumkan pada Senin (17/8) sore di kantor pusat SpaceX dan sekaligus pabrik roket di kawasan pinggiran Hawthorne di Los Angeles.

“Dia merupakan orang yang sangat berani untuk melakukan ini,” kata Musk.

Maezawa terkenal di luar Jepang karena membeli lukisan tak berjudul dari tahun 1982 karya Jean-Michael Basquiat pada 1982 dengan harga $ 110 juta. Maezawa berkata akan mengundang beberapa seniman untuk bergabung dalam perjalanan ini.

Musk sebelumnya pernah mengatakan dia ingin roket siap diterbangkan tanpa awak ke Mars pada 2022 dan dengan awak penerbangan pada 2024.

“Penerbangannya tidak bisa dipastikan 100 persen,” kata Musk mengenai misi ke Bulan.

Biaya yang dikeluarkan Maezawa untuk penerbangan ini tidak diungkapkan. Namun, Musk berkata pengusaha itu telah membayarkan uang muka yang cukup besar dan akan berdampak besar pada pengembangan Big Falcon Rocket.

Maezawa yang berusia 42 tahun merupakan salah satu eksekutif yang terkenal di Jepang. Berita mengenai Maezawa  sering menghiasi  media-media gosip dan hiburan karena koleksi barang seninya, kesukaannya dengan mobil-mobil mewah dan pacar selebritinya. [vp/ft]

 

NEWS: Korban Tewas Kecelakaan Feri Lestari Maju Tambah Jadi 31 Orang

anzhuo66.com – Korban kecelakaan kapal feri Lestari Maju bertambah menjadi 31 orang, meski kapten kapal sempat mengemudikan kapal ke arah karang untuk memudahkan proses evakuasi, Reuters melaporkan, Rabu (4/7/2018).

Badan SAR Nasional mengatakan kapal feri bermuatan 164 penumpang dan awak kapal diterjang cuaca buruk saat mendekati Selat Selayar, Sulawesi. Tiga penumpang hilang, namun 130 lainnya bisa diselamatkan, kata Kementerian Perhubungan.

Feri tersebut juga sedang membawa 48 kendaraan ketika tenggelam karena cuaca buruk.

“Kapten kapal mengandaskan kapal ke karang agar tidak tenggelam dan memudahkan proses evakuasi,” kata Agus H. Purnomo, direktur jenderal perhubungan laut Kementerian Perhubungan, seperti dikutip oleh Reuters.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal kandas sekitar 250 meter dari tepi pantai.

“Kapten kapal dan pemilik kapal adalah dua orang terakhir yang keluar dari kapal penumpang,” kata Agus.

Kecelakaan kapal di Kepulauan Selayar pada Selasa (3/7/2018) adalah yang kedua terjadi dalam dua minggu, setelah feri yang kelebihan muatan tenggelam di Danau Toba, Sumatra Utara. Lebih dari 200 orang tewas dalam kecelakaan feri di Danau Toba, salah satu danau vulkanis terdalam di dunia. [ft]