NEWS: AS, Kanada Beda Pendapat Tentang Solusi Cepat NAFTA

anzhuo66.com – Pemerintahan Trump berharap pihaknya bisa mencapai kesepakatan mengenai Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara yang baru sebelum pemilihan presiden 1 Juli mendatang di Meksiko dan pemilu sela AS pada November.

“Saya punya harapan. Saya kira kita membuat kemajuan. Ketiga pihak ingin maju, kita punya waktu yang singkat karena pemilu dan hal-hal di luar kekuasaan kita,” kata Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer kepada jaringan televisi CNBC, Rabu (28/3).

Tapi juru runding Kanada tidak optimistis

“Kami belum menyaksikan apa yang dimaksud AS dengan kesepakatan pada prinsipnya,” kata Steve Verheul kepada wartawan, Rabu, di Ottawa. Masih ada “kesenjangan signifikan,” kata Verheul. “Kita bisa mencapai kemajuan cukup besar antara sekarang dan pemilu Meksiko, dan kami sudah menjelaskan kepada AS bahwa kami siap untuk berunding kapan saja, di mana saja, selama mereka siap untuk berunding, tetapi sejauh ini kita belum melihat proses itu berjalan,” kata dia.

Pejabat dari AS, Kanada dan Meksiko berencana untuk bertemu di Amerika bulan depan untuk putaran kedelapan pembicaraan, meskipun Amerika belum mengumumkan tanggalnya. [my/ds]

 

NEWS: PM Kanada Serukan Lawan Fobia Islam dan Diskriminasi

anzhuo66.com – Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau menyerukan kepada warga Kanada, Senin (29/1), untuk melawan fobia Islam dan diskriminasi dalam acara doa bersama untuk menghormati enam orang Muslim yang terbunuh setahun yang lalu di sebuah masjid, di Quebec.

Trudeau menyesali bahwa tindakan kebencian dan diskriminasi telah menjadi “biasa” atau “bahkan dapat ditoleransi,” dan dia mengatakan di parlemen bahwa “seharusnya hal itu tidak boleh terjadi sampai pada tahap seperti ini.”

“Kita tidak dapat mengembalikan orang-orang yang telah tewas, tetapi kita berkewajiban untuk melawan kebencian yang menyebabkan mereka tewas. Kita wajib membela, tegar, dan secara eksplisit melawan fobia Islam dan diskriminasi dalam segala bentuknya,” kata Trudeau, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Pada 29 Januari 2017, tak lama setelah salat Minggu malam, seorang pria bersenjata masuk ke masjid di sebuah lingkungan perumahan di Kota Quebec dan melepaskan tembakan ke arah jemaat.

Selain enam korban tewas, empat korban mengalami cacat permanen, dalam serangan terburuk terhadap tempat ibadah Islam di Barat.

Setelah serangan itu, ribuan orang, termasuk Trudeau, berkumpul di Quebec City untuk mengungkapkan dukungan mereka untuk komunitas Muslim.

Tersangka pelaku, Alexandre Bissonnette, secara resmi didakwa pada Oktober karena pembunuhan enam orang dan percobaan pembunuhan terhadap 35 jemaah lainnya di masjid itu. Pengadilannya dijadwalkan akan dimulai pada akhir Maret. [ps/jm]

 

NEWS: Kanada Antisipasi Gelombang Migran Warga El Salvador yang Pindah dari AS

anzhuo66.com – Kanada mengatakan hari Senin, pihaknya akan siap menghadapi gelombang pencari suaka El Salvador yang melintasi perbatasannya, setelah Amerika mengumumkan akan menghentikan perlindungan khusus yang mempengaruhi sekitar 200.000 orang.

Pemerintah AS mengumumkan Senin, akhir status perlindungan khusus untuk orang-orang El Salvador, yang diberi waktu 18 bulan untuk mengupayakan membuat status hukum mereka sah, atau menghadapi deportasi.

Mereka diberi perlindungan setelah gempa bumi tahun 2001. Menteri Keselamatan Publik, Ralph Goodale mengatakan, Ottawa telah menyusun rencana tak terduga selama berbulan-bulan dan akan mengadakan pertemuan lagi hari Selasa.

Bagian dari tindakan keras yang lebih luas terhadap imigrasi ilegal oleh Presiden AS Donald Trump itu dilakukan, setelah 59.000 warga Haiti yang sudah tinggal lama dan 5.300 orang Nikaragua dicabut perlindungannya akhir tahun lalu.

Banyak dari mereka yang meninggalkan Amerika setelah kehilangan perlindungan, bersama dengan para migran dari negara lain, melintasi perbatasan ke Kanada di daerah terpencil seperti hutan Quebec dan dataran beku Manitoba.

Langkah seperti itu memberi mereka kesempatan untuk memperoleh status pengungsi di Kanada. Jika mereka mendarat di bandara AS atau Kanada, mereka diproses lebih cepat, dan peluang untuk tinggal lebih kecil. Sebagian dari warga Haiti dan negara-negara Afrika Barat telah meninggal karena terpaan suhu dingin selama penyeberangan itu. [ps/jm]

NEWS: Pasokan Minyak Kanada ke AS Terhenti, Harga Minyak Menguat

anzhuo66.com – Penurunan cadangan minyak mentah Amerika karena pasokan minyak mentah yang dikirim melalui pipa dari Kanada ke Amerika masih terhenti, mengerek harga minyak dunia, Rabu (22/11).

Harga minyak Amerika, West Texas Intermediate, naik 85 sen atau 1,5 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya menjadi 57.68 dolar per barel pada pukul 0454 GMT. 

Harga minyak Brent, yang merupakan harga acuan minyak internasional, menguat 40 sen atau 0.6 persen, menjadi 62,97 dolar per barel.

Para pedagang mengatakan harga naik karena penurunan pasokan minyak mentah dari Kanada ke Amerika. 

TransCanada Corp mengatakan akan mengurangi pengiriman yang mencapai 590.000 barel per hari melalui pipa Keystone, hingga setidaknya 85 persen, sampai akhir November. Pipa pengiriman minyak mentah yang menghubungkan pengeboran minyak Alberta ke kilang-kilang minyak Amerika, ditutup minggu lalu setelah menumpahkan 5,000 barel minyak di South Dakota.

Selain itu, laporan mingguan dari Institut Perminyakan Amerika yang menyatakan cadangan minyak mentah Amerika turun sebanyak 6,4 juta barel di minggu 17 November, juga turut mendorong harga, kata para pedagang. Data resmi produksi dan cadangan minyak Amerika akan dirilis hari ini, Rabu. 

Upaya Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk membatasi produksi dan mengurangi kelebihan pasokan dunia, juga turut mendorong pasar.

Kesepakatan untuk membatasi produksi minyak akan berakhir di Maret 2018, namun OPEC akan mengadakan pertemuan pada 30 November di Wina untuk membahas kelanjutan kebijakan itu. [fw/au]