NEWS: Temuan Tulang Dari 1940 Kemungkinan Milik Amelia Earhart

anzhuo66.com – Tulang-tulang yang ditemukan di sebuah pulau terpencil di Pasifik pada 1940 kemungkinan besar adalah milik Amelia Earheart, penerbang legendaris yang hilang, kata seorang pakar antropologi dari Tennessee, Kamis (8/3).

Richard Jantz dalam tulisan di jurnal Forensic Anthropology, mengatakan bukti “cukup meyakinkan” bahwa tulang-tulang tersebut adalah Earhart.

Studi sebelumnya mengenai tulang-tulang yang ditemukan di pulau Nikumaroro menyimpulkan tulang tersebut adalah milik seorang pria.

Tulang-tulang tersebut sudah hilang. Tapi Jantz menggunakan teknik baru untuk mempelajari ukuran tulang yang terekam itu dan mengatakan teknik itu sangat mendukung kesimpulan bahwa tulang tersebut adalah milik seorang perempuan.

“Satu-satunya orang terdokumentasi sebagai kemungkinan pemilik tulang-tulang itu adalah Amelia Earheart.”

Baca: Pencarian Atas Nasib Penerbang Amelia Earhart Diakhiri

Earhart dan navigatornya Fred Noonan hilang di atas laut Pasifik dalam usaha mereka untuk terbang keliling dunia pada 1937.

Banyak teori mengenai apa yang menimpa mereka, termasuk saksi yang mengatakan ia dipenjara oleh Jepang.

Artikel itu berpendapat Earhart “diketahui berada di wilayah Pulau Nikumaroro, ia hilang, dan tulang belulang manusia yang ditemukan sangat cocok dengan Earhart dan tidak cocok dengan sebagian besar lainnya.”

Berdasarkan pengukuran dan analisis forensik lainnya, Jantz menyimpulkan “sampai bukti definitif diajukan bahwa tulang-tulang itu bukan milik Amelia Earhart, argumen yang paling meyakinkan adalah tulang itu adalah miliknya.” [my/ds]

NEWS: Pejabat Uni Eropa Peringatkan Kemungkinan Perang di Catalonia

anzhuo66.com – Kapten kesebelasan Barcelona, yang kini jadi pusat perhatian sehubungan pemisahan diri Catalonia, mendesak politisi di Madrid dan ibukota Catalonia untuk mulai berunding tentang masa depan provinsi di Spanyol timur laut itu.

“Sebelum kita menyebabkan lebih banyak kerusakan, mereka yang bertanggung jawab harus mulai berdialog satu sama lain. Lakukan itu untuk kita semua, sepantasnya kami bisa hidup dalam perdamaian,” kata Andres Iniesta di halaman Facebooknya. 

Seruannya datang ketika pejabat top Uni Eropa hari Kamis (5/10) memperingatkan bahwa pertikaian pemisahan diri ini berisiko meningkat menjadi konflik bersenjata.

“Situasinya sangat mengkhawatirkan. Perang saudara bisa terjadi, di tengah Eropa,” kata Guenther Oettinger, komisaris Jerman untuk Uni Eropa dalam sebuah acara di Munich.

Komentar komisaris Jerman yang mencengangkan itu menyebabkan diplomat-diplomat Uni Eropa heboh. Salah satu mengatakan kepada VOA dia merasa komentar itu tidak masuk akal.

Tetapi Oettinger dan Komisi Uni Eropa, badan pemerintahan blok Eropa itu, yang khawatir kemerdekaan Katalonia bisa memicu separatisme lainnya di Eropa, juga mendesak penguasa di Madrid dan Barcelona untuk mulai perundingan dan menghindari provokasi lebih jauh. Tampaknya tidak ada tanda-tanda hal ini akan terjadi, dan kedua belah pihak sama-sama keras dalam menghadapi krisis konstitusional terburuk di Spanyol sejak usaha kudeta pada 1981. [jm]