NEWS: Tim Mueller Kirim Ribuan Dokumen ke Tim Pengacara Manafort

anzhuo66.com – Jaksa penuntut mengatakan mantan manajer kampanye Donald Trump, Paul Manafort mungkin telah melanggar perintah pengadilan untuk tidak berbicara atau menulis mengenai kasus yang sedang berjalan, dengan menyunting sebuah artikel opini yang dimuat sebuah koran berbahasa Inggris di Ukraina hari Kamis (7/12).

Bukti itu merupakan bagian dari sejumlah besar barang bukti yang dikumpulkan tim penyidik khusus Robert Mueller, yang menyelidiki kemungkinan tautan antara Rusia dan tim kampanye Trump.

Manafort dan penasihat kampanye Trump, Rick Gates telah menyatakan diri tidak bersalah atas 12 butir dakwaan yang merupakan bagian dari penyidikan Mueller mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden tahun lalu.

Dokumen yang jumlahnya lebih dari 400 ribu itu diserahkan kepada tim pembela Manafort sesuai dengan undang-undang yang mengharuskan penuntut menyerahkan barang bukti kepada tim pembela untuk digunakan dalam persiapan pembelaan. [ds]

NEWS: Kerja Sama Amerika dan Rusia untuk Kirim Manusia ke Mars

anzhuo66.com – Rusia dan Amerika minggu lalu sepakat bekerja sama dalam proyek pembangunan stasiun antarikan yang mengorbit bulan. Badan Antariksa Amerika NASA akan memimpin proyek ini.

Stasiun antariksa, yang masih dalam tahap konseptual, nantinya akan digunakan untuk mengirim manusia ke Planet Mars.

Badan antariksa Amerika itu permulaan tahun ini mengatakan sedang mempelajari apa yang disebut Deep Space Gateway, atau Gerbang ke Alam Raya, suatu proyek bertahap untuk menyiapkan manusia pergi ke tempat-tempat yang lebih jauh dari bumi.

Proyek itu membayangkan pembangunan sebuah pelabuhan antariksa berawak yang mengorbit bulan, yang akan digunakan sebagai batu loncatan untuk menjelajah benda-benda angkasa yang lebih jauh.

Stasiun antariksa internasional itu, yang bisa digunakan untuk eksplorasi di bulan oleh manusia dan robot, dan tempat persinggahan pesawat antariksa, adalah calon utama pengganti stasiun antariksa internasional yang ada sekarang. Stasiun itu telah menghabiskan biaya 100 miliar dolar dan merupakan proyek antariksa terbesar saat ini.

Badan antariksa Rusia Roscosmos dan NASA mengatakan telah menandatangani perjanjian kerjasama itu hari minggu lalu ketika berlangsung konferensi astronautika di Adelaide, Australia.Kata NASA, kerjasama itu mencerminkan pandangan ke depan oleh kedua badan antariksa tadi untuk memperluas eksplorasi manusia di alam raya.

“Kendati proyek ‘Gerbang Ke Alam Raya’ itu masih dalam tahap awal, NASA senang melihat adanya minat internasional untuk membangun stasiun antariksa yang mengorbit bulan,” kata Robert Lightfoot, pejabat NASA di Washington.

Pakar-pakar Rusia dan Amerika akan bekerja sama membangun stasiun yang akan mengorbit bulan itu dan juga kerjasama eksplorasi di permukaan bulan, kata pernyataan Roscosmos.

Kedua peserta program besar itu sepakat akan menggunakan standar konstruksi yang sama untuk mencegah timbulnya masalah di antariksa nanti, kata Igor Komarov, direktur umum Roscosmos, yang mengutip berbagai kesulitan yang dialami oleh seorang astronaut Amerika dalam film fiksi sains “Gravity”.

Kata Komarov lagi, Roscosmos dan NASA akan menggunakan standardisasi dalam pembuatan unit-unit docking atau penggabungan dengan stasiun antariksa itu, dan juga dalam pembuatan alat-alat penyelamatan.

Amerika dan Rusia juga telah membahas penggunaan roket-roket Proton-M dan Angara buatan Rusia untuk membangun stasiun antariksa itu mulai pertengahan tahun 2020 nanti.

Penjelajahan antariksa adalah satu dari sedikit kerjasama internasional yang telah berlangsung lama antara Amerika dan Rusia, yang tidak terpengaruh oleh ketegangan politik seperti aneksasi Krimea oleh Rusia dan perang di Suriah. [ii]

NEWS: Italia Akan Kirim Patroli ke Pantai Libya Untuk Hentikan Migran

anzhuo66.com – Italia berencana mengirim kapal perang untuk membantu para petugas penjaga pantai Libya melawan penyelundup yang telah mengangkut ribuan migran ke Italia.

Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni mengatakan hari Kamis bahwa langkah itu dapat menjadi “titik balik” dalam krisis migran yang telah mencengkeram Eropa selama berbulan-bulan.

Tahun ini saja, sekitar 100.000 migran dari Afrika, Asia Selatan dan Timur Tengah tiba di Italia, meningkat tujuh persen dari periode yang sama tahun lalu. Lebih dari 2.000 lainnnya meninggal dunia dalam usaha melakukan pelayaran berbahaya .

Karena gagalnya rencana Uni Eropa untuk menyebarkan ribuan migran yang dibawa ke Italia, ke negara-negara lain, Gentiloni mengatakan pemerintahnya akan memberitahu anggota parlemen minggu depan mengenai permintaan Libya agar kapal-kapal angkatan laut Italia untuk berpatroli di pantai Laut Tengah.

Perdana Menteri Libya Fayez Serraj, yang memimpin pemerintah persatuan yang didukung PBB dan berpusat di Tripoli, bertemu di Roma dengan pemimpin Italia tersebut hari Rabu, dan meminta bantuan . Gentiloni mengatakan pemerintahnya sedang menyusun rincian misi angkatan laut.

Kapal-kapal militer dari negara-negara Eropa, kapal-kapal yang diurus oleh organisasi –organisasi bantuan dan kapal kargo komersial sering menyelamatkan laki-laki, perempuan dan anak-anak yang melakukan pelayaran di Laut Tengah yang berbahaya.

Akhir-akhir ini, sebagian besar yang diselamatkan di laut itu adalah migran dari negara-negara negara-negara Afrika karena alasan ekonomi, yang tidak mungkin mendapat suaka.

Krisis migran telah memicu ketegangan antara Italia dan negara-negara Uni Eropa lainnya, yang enggan membagi beban migran yang mengalir ke Italia, meskipun sebagian besar migran itu ingin bermukim di negara-negara Eropa lainnya. (SP/II)