NEWS: AS, Korea Selatan Tunda Latihan Militer Besar

anzhuo66.com – Amerika dan Korea Selatan telah menangguhkan latihan militer besar lainnya dalam upaya mendukung diplomasi, kata Pentagon hari Jumat (19/10).

Juru bicara Pentagon Dana White mengatakan militer kedua negara akan menangguhkan latihan udara bersama mereka, yang dijuluki Vigilant Ace, untuk “memberi kesempatan proses diplomatik berlanjut.”

Keputusan itu diumumkan setelah pembicaraan trilateral antara Menteri Pertahanan AS Jim Mattis dan rekannya dari Korea Selatan dan Jepang. Para menteri pertahanan tersebut berada di Singapura untuk menghadiri pertemuan menteri pertahanan ASEAN.

Penangguhan latihan udara itu menyusul sejumlah keputusan militer AS tahun lalu yang bertujuan untuk membujuk Korea Utara merundingkan jalur yang bisa diverifikasi untuk meninggalkan senjata nuklirnya.

Amerika dan Korea Selatan menunda latihan berskala besar pertama mereka tahun ini, Foal Eagle, sehingga tidak akan berbenturan dengan Olimpiade Musim Dingin.

Mereka kemudian membatalkan Ulchi-Freedom Guardian, latihan gabungan berskala besar kedua yang dijadwalkan berlangsung bulan Agustus.

Pembatalan itu terjadi setelah KTT bulan Juni lalu yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura, di mana Trump mengumumkan AS akan menghentikan apa yang disebutnya”permainan perang”, “provokatif” dan “mahal” dengan Korea Selatan. (my)

NEWS: PBB: Korea Utara Butuh Pangan, Obat-obatan dan Air Bersih

anzhuo66.com – Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Masalah Kemanusiaan, Mark Lowcock, mengatakan dalam jumpa pers di Pyongyang, Rabu (11/7), bahwa Korea Utara menghadapi masalah malnutrisi, air bersih layak minum dan kekurangan obat-obatan. 

Memang sudah banyak kemajuan yang dicapai dalam 20 tahun terakhir namun masih ada berbagai tentangan kemanusiaan yang signifikan, katanya seperti dilaporkan oleh kantor berita Associated Press.

Menurutnya kurang lebih 20 persen anak-anak gagal tumbuh kembang karena malnutrisi, dan sekitar separuh anak-anak di daerah pedesaan mengonsumsi air yang terkontaminasi. Ia menambahkan bahwa kekurangan obat-obatan dan perlengkapan kedokteran membuat sangat sulit memberikan perawatan medis kepada orang-orang.

PBB sedang berusaha mengumpulkan dana $ 111 juta untuk Korea Utara. Sejauh ini, katanya, baru 10 persen yang terkumpul dari Swedia, Swiss, dan Kanada. [al]

 

NEWS: Terkait Uji Coba Peluncuran Misil Korea Utara, Menlu AS : Perlu Tindakan Global Untuk Hentikan Ancaman Global

anzhuo66.com – Menteri luar negeri Amerika, Rex Tillerson mengatakan diperlukan tindakan global untuk menghentikan ancaman global oleh ujicoba peluncuran yang dilakukan Korea Utara atas apa yang tampaknya sebagai misil balistik antar benua.

 

Tindakan terbaru Korea Utara itu, kata Tillerson hari Selasa “merupakan eskalasi baru dalam ancaman terhadap Amerika, sekutu dan mitra Amerika dan dunia’.

 

Tillerson mengatakan, negara mana saja yang menampung pekerja-tamu dari Korea Utara, memberi bantuan ekonomi atau militer atau gagal melaksanakan resolusi PBB mengenai Korea Utara ‘adalah sama dengan membantu dan bersekongkol dengan satu rezim berbahaya’.

 

Korea Utara mengatakan berhasil menguji-coba misil balistik antar benua (ICBM) dan mengklaim roket pengantarnya mampu membawa ‘kepala peluru nuklir yang lebih besar dan berat’. Berdasarkan analisis atas trayek bersudut tajam yang ditelusur roket itu, pakar-pakar Amerika mengatakan misil itu tampaknya mempunyai jarak tempuh yang bisa mencapai Alaska, meskipun dalam ujicoba hari Selasa roket tersebut jatuh ke Laut Jepang. [ps/al]

NEWS: Korea Utara Tuduh Amerika Mendorong Perang Nuklir

anzhuo66.com – Korea Utara hari Selasa menuduh Amerika berusaha mendorong jazirah Korea ke dalam perang nuklir, setelah dua buah pembom jarak jauh Amerika terbang diatas kawasan itu dalam latihan bersama angkatan udara Korea Selatan.

Kedua pembom supersonik B-1B itu dikirim dari pangkalannya di pulau Guam ditengah ketegangan yang terus memuncak karena Korea utara terus melanjutkan program senjata nuklirnya.

Penerbangan kedua pesawat pembom itu terjadi pada saat presiden Amerika Donald Trump mengatakan ia bersedia bertemu dengan pemimpin Korea utara Kim Jong-un kalau situasinya memungkinkan.

Jurubicara departemen pertahanan Korea selatan Moon Sang –gyun mengatakan di Seoul kemarin bahwa latihan bersama dengan Amerika itu diadakan untuk menghentikan provokasi yang dilancarkan Korea Utara, dan sekaligus untuk memeriksa kesiagaan kalau Korea Utara kembali melancarkan uji coba bom nuklir.

Korea utara mengatakan kedua pembom Amerika itu melakukan ujicoba penjatuhan bom nuklir atas sasaran-sasaran penting di Korea Utara, sambil Trump “dan para pejabat Amerika lain yang suka perang terus mendesak dilancarkannya serangan nuklir. Ini semakin mendorong pecahnya perang nuklir di semenanjung Korea,” kata pernyataan Korea utara itu. [ii]