KESEHATAN: Buah yang Bagus untuk Kulit Lebih Sehat dan Bersinar

anzhuo66.com -Tidak berlebihan jika banyak orang mencari tahu mengenai buah yang bagus untuk kulit, karena kulit kita adalah cerminan dari kebiasaan makan kita sehari-hari. Tidak peduli sebanyak apapun produk kecantikan yang Anda gunakan untuk menutupi kekurangan kulit Anda, apabila Anda tidak mengkonsumsi cukup makanan sehat untuk menutrisi kulit Anda dari dalam, kulit Anda akan tetap terlihat kusam, tidak sehat, dan tidak terawat. Jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi minuman manis dan bersoda, makanan cepat saji, dan kudapan olahan, sangat besar kemungkinan Anda untuk sering mengalami jerawat dan kulit kusam.

8 Buah yang Bagus untuk Kulit Ini Wajib Anda Sertakan dalam Menu Diet Anda Sehari-Hari

“Anda adalah apa yang Anda makan”. Siapapun yang mencetuskan kalimat tersebut tentunya telah melihat fakta bahwa sayur dan buah membawa manfaat yang sedemikian besarnya bagi kulit dan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah 8 jenis buah yang bagus untuk kulit, yang akan membuat kulit Anda lebih sehat dan tampak lebih bercahaya setiap harinya.

Apel adalah buah yang paling banyak mengandung asam malat. Asam malat, atau yang juga dikenal dengan nama lainnya yaitu alpha hydroxyl acid, merupakan jenis asam yang relatif lembut dibandingkan dengan beberapa jenis asam lainnya yang biasa dipakai dalam perawatan kecantikan seperti asam glikolat atau asam salisilat. Asam malat bekerja membuat kulit tampak lebih kencang, sehat, dan awet muda dengan cara meremajakan sel-sel kulit mati tanpa merusak jaringan kulit secara keseluruhan.

Apel adalah buah yang bagus untuk kulit, sehingga Anda disarankan untuk mengkonsumsi apel setidaknya satu buah dalam sehari. Selain asam malat, apel juga kaya akan air dan serat. Serat membantu membersihkan usus besar dan mendorong usus untuk membuang feses secara lebih teratur, yang hal ini secara tidak langsung dapat berdampak pada kulit yang bebas dari jerawat.

Buah alpukat yang banyak diolah menjadi vegan mayonnaise ini mengandung nutrisi yang sangat tinggi, sehingga banyak disebut-sebut di dunia kesehatan sebagai “superfood“. Tidak hanya karena rasanya yang lezat (yang membuat Anda dapat memakannya begitu saja tanpa perlu mencampurnya dengan gula atau susu), namun alpukat juga memberikan manfaat yang menakjubkan bagi kulit, baik ketika Anda menyantapnya, maupun ketika Anda membubuhkannya langsung di wajah sebagai masker.

Alpukat adalah buah yang bagus untuk kulit karena banyak mengandung biotin (yang juga merupakan nama lain dari vitamin B7). Biotin melancarkan proses regenerasi dan pertumbuhan sel, yang membuat rambut dan kuku dapat tumbuh lebih cepat. Selain biotin, alpukat mengandung vitamin E yang dikenal mampu melindungi kulit dari efek merugikan sinar matahari dan polusi di sekitar kita. Alpukat juga mengandung asam lemak alami yang memberi efek lubrikasi pada kulit, sehingga kulit tampak lembut, elastis, dan bersinar.

Buah yang bagus untuk kulit selanjutnya adalah pisang, yang tentunya kita sudah tidak asing lagi. Kandungan zat gizi dalam pisang bekerja dengan cara menjaga elastisitas dan kelembaban kulit, mencegah kerutan halus dan penuaan dini, melembutkan dan meremajakan, dan menghilangkan noda hitam di wajah.

Dalam pisang terdapat kandungan kalium/potassium yang tinggi, yang membantu melembutkan dan mencegah kulit mengalami kekeringan sehingga kulit tampak lebih sehat, elastis, dan awet muda. Selain kalium, pisang juga mengandung berbagai zat gizi yang baik untuk kulit seperti vitamin A, B, dan E.

Buah yang satu ini termasuk dalam jenis bahan makanan yang kaya akan vitamin C, bahkan kandungan vitamin C pada kiwi nyaris dua kali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk! Dalam 100 gram buah kiwi terkandung vitamin C sekitar 98 mg, sedangkan buah jeruk dengan berat yang sama hanya mengandung vitamin C sekitar 54 mg.

Vitamin C atau yang juga dikenal dengan sebutan asam askorbat, telah kita ketahui berperan penting dalam menghalau infeksi dan mempercepat proses penyembuhan ketika kita terserang penyakit. Vitamin C juga melawan radikal bebas sehingga dapat membuat kulit tampak lebih segar dan awet muda. Dengan kandungan vitamin C yang sangat besar, tidak heran jika buah kiwi termasuk dalam kategori buah yang bagus untuk kulit.

Jeruk lemon dapat Anda gunakan dalam ritual perawatan wajah Anda sehari-hari karena dapat secara aman mencerahkan wajah dan menghilangkan noda hitam maupun bekas jerawat pada wajah. Jeruk lemon juga dapat Anda gunakan sebagai agen pembersih alami, karena dapat mengangkat kotoran hingga ke pori-pori kulit. Meskipun demikian, apabila Anda ingin menggunakan jeruk lemon sebagai masker, gunakan sebanyak 2-3 kali saja dalam seminggu agar kulit Anda tidak kering. Juga berhati-hatilah agar masker jeruk lemon yang Anda gunakan tidak mengenai luka terbuka pada kulit.

Untuk kulit yang lebih sehat dari dalam, Anda dapat meminum segelas air jeruk lemon dicampur madu pada pagi hari ketika perut masih dalam kondisi kosong. Minuman ini akan membantu membersihkan sistem pencernaan, yang pada akhirnya berhubungan langsung dengan menghilangnya noda pada wajah dan jerawat membandel.

Ekstrak buah pepaya banyak digunakan sebagai kandungan produk-produk kecantikan dalam bentuk peeling wajah, sabun, pembersih, dan losion. Namun mengapa menggunakan produk buatan pabrik apabila di sekitar Anda terdapat buah pepaya yang segar dan tentunya lebih murah? Untuk membawa manfaat bagi kulit, Anda dapat mengkonsumsi pepaya maupun mengoleskannya langsung pada wajah sebagai masker.

Pepaya termasuk dalam buah yang bagus untuk kulit, karena mengandung vitamin A/beta karoten dan enzim yang sangat penting yaitu papain. Papain tidak hanya baik bagi sistem pencernaan karena dapat memecah protein yang tidak aktif, namun juga merupakan zat antioksidan yang kuat. Papain membantu melawan radikal bebas pada kulit dan membantu penyembuhan kulit yang luka dengan mempercepat regenerasi sel-sel kulit mati.

Sistem pencernaan erat kaitannya dengan tampilan kulit. Ketika seseorang tidak dapat buang air besar secara teratur, limbah tubuh dan racun yang semestinya dikeluarkan dari tubuh kembali terserap ke dalam aliran darah. Tubuh kemudian akan mencari cara lain untuk membuang racun tersebut, dan cara yang paling sering ditempuh oleh tubuh adalah dengan membuangnya melalui kulit. Itulah sebabnya apabila Anda mengalami konstipasi, besar kemungkinan saat itu wajah Anda juga berjerawat.

Jerawat, apalagi jika dipencet dengan jari-jari yang tidak bersih, sering meninggalkan bekas atau noda pada wajah. Hal ini dapat dihindari dengan cara mengkonsumsi makanan yang kaya serat, salah satu di antaranya adalah buah plum. Satu buah plum mengandung 8 gram serat, yang bahkan empat kali lipat kandungan serat dalam buah apel kecil.

Pernahkah Anda mendengar tentang bromelain? Bromelain, yang merupakan zat anti peradangan, banyak terdapat secara alami pada buah nanas. Enzim ini membawa manfaat besar bagi kulit yakni untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Anda dapat menggunakannya sebagai masker untuk membantu membersihkan permukaan wajah dan membuat wajah lebih bercahaya.

Nanas juga mengandung antioksidan yang dapat menetralkan efek negatif radikal bebas. Selain itu, nanas apabila dikonsumsi secara rutin dapat membantu melembutkan dan merehidrasi kulit dari dalam, juga menghilangkan noda hitam pada wajah, yang membuat wajah Anda tampak lebih bersih dan segar.

Demikian artikel yang dapat kami sajikan tentang buah yang bagus untuk kulit. Para ahli kesehatan meyakini bahwa buah akan lebih optimal apabila dikonsumsi 20-30 menit sebelum makan dan bukan sesudahnya. Lebih daripada itu, apabila Anda mengkonsumsi buah niatkanlah untuk memperoleh tubuh yang sehat dan bugar, tidak semata untuk keindahan kulit semata. Selamat  mencoba!

Let’s block ads! (Why?)

kata/tags:

KESEHATAN: Cara Membersihkan Gigi Kuning: Dapatkan Gigi Lebih Putih Bersinar!

anzhuo66.com – Kurangnya kesadaran untuk membersihkan gigi dan mulut, minuman berkafein, dan rokok, seringkali menjadi faktor yang berkontribusi menghilangkan warna putih alami pada gigi kita, yang membuat banyak orang buru-buru mencari cara membersihkan gigi kuning tersebut untuk mengembalikan warna putih alaminya. Meskipun gigi dapat kehilangan warna putihnya seiring usia yang semakin bertambah, namun beberapa jenis makanan, minuman, bahkan cairan pencuci mulut tertentu dapat membuat gigi menjadi kuning. Sekitar 18% dari masyarakat kita mengakui bahwa mereka sengaja merubah warna gigi pada foto mereka dengan aplikasi pengedit foto, karena merasa malu akan warna gigi yang kuning. Ini membuktikan bahwa memiliki gigi yang putih sangat penting untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Gigi dapat menjadi berwarna kuning atau bahkan kecokelatan karena noda yang berkembang baik pada permukaan gigi (enamel gigi; bagian paling luar gigi yang keras dan berwarna putih) maupun pada struktur gigi yang lebih dalam. Di bawah enamel gigi adalah substansi berwarna cokelat pucat yang disebut dentin, yang dapat menjadi tampak lebih jelas ketika enamel gigi mengalami penipisan. Hal ini umum terjadi pada sebagian besar orang dewasa.

Semakin tua, warna gigi kita semakin menguning karena enamel gigi perlahan-lahan terkikis secara kimiawi, dan pengikisan ini terjadi dalam waktu yang tidak sebentar. Akan tetapi proses ini dapat diperlambat dengan cara mengurangi konsumsi minuman berkafein (kopi, teh), berhenti merokok, mengurangi konsumsi minuman bersoda, makanan cepat saji, dan junk food.

Berikut Cara Membersihkan Gigi Kuning yang Dapat Anda Praktikkan

Seiring usia yang makin bertambah, mungkin terasa tidak realistis apabila kita berharap gigi kita akan tetap putih bersinar kecuali ada perawatan khusus yang dilakukan dengan dokter gigi. Namun, tetap ada bahan-bahan di sekitar kita yang dapat kita olah sendiri menjadi “ramuan” yang dapat memutihkan gigi. Berikut adalah cara membersihkan gigi kuning yang dapat membuat gigi Anda lebih putih.

  • Menggosok gigi sesudah makan

Cara terbaik untuk memutihkan gigi Anda secara alami adalah cukup dengan cara menggosok gigi Anda setelah makan atau minum minuman yang berpotensi membuat noda kuning di gigi (kopi, teh, soft drink). Hal ini terdengar mudah, namun pada praktiknya membutuhkan ketekunan dan Anda mungkin sulit mengalokasikan waktu untuk itu, tergantung pada di mana Anda berada pada saat itu (misalnya di tempat kerja, sekolah, atau tempat makan yang tidak menyediakan toilet).

Cobalah untuk berhenti merokok dan menjauhi minuman berkafein atau bersoda. Jika Anda secara teratur minum minuman berkafein atau bersoda, cobalah minum dari sedotan dan berusahalah untuk perlahan-lahan mengurangi frekuensinya. Perbanyaklah minum air putih untuk membantu mengurangi efek negatif dari rokok, makanan yang bersifat asam, dan minuman berkafein atau bersoda tersebut. Jika Anda memang perokok atau peminum kopi, pertimbangkan untuk pergi ke dokter gigi tiap 3 bulan sekali untuk melakukan scaling atau membersihkan karang gigi.

  • Hidrogen peroksida

Penggunaan hidrogen peroksida termasuk dalam salah satu cara membersihkan gigi kuning. Hidrogen peroksida terdapat dalam produk pasta gigi. Pasta gigi pemutih dengan kandungan hidrogen peroksida bisa Anda dapatkan di supermarket maupun apotik terdekat. Sesuai standar, biasanya pasta gigi pemutih mengandung hidrogen peroksida minimal 3.5%.

Dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi pemutih yang mengandung hidrogen peroksida secara teratur (setidaknya dua kali sehari), gigi Anda akan terlihat lebih putih dalam waktu 2-6 minggu. Namun pasta gigi pemutih dengan kandungan hidrogen peroksida hanya efektif untuk menghilangkan noda kuning akibat minuman atau rokok.

Anda dapat juga membuat obat kumur sendiri dari hidrogen peroksida. Gunakan hidrogen peroksida mulai dari konsentrasi terendah yang dapat dibeli di apotik, biasanya 2-3.5%. Konsentrasi tinggi dapat membahayakan gigi dan mulut Anda. Campur 1 gelas hidrogen peroksida dengan 1 gelas air suling. Gunakan larutan tersebut untuk berkumur selama 30-60 detik, sebanyak 1 kali dalam sehari. Apabila selesai berkumur, ludahkan larutan tersebut. Ludahkan pula apabila di tengah-tengah berkumur Anda merasakan sakit pada mulut. Setelahnya, bersihkan mulut dengan air.

Anda juga dapat mencampur hidrogen peroksida dengan soda kue. Gunakan hidrogen peroksida dengan konsentrasi terendah (2-3.5%), campur dengan 1 sendok teh soda kue sampai terbentuk pasta. Kekentalan pasta campuran ini harus sedikit lebih cair daripada pasta gigi yang biasa Anda gunakan. Gosokkan campuran tersebut ke permukaan gigi dengan gerakan melingkar selama dua menit. Setelah itu, bersihkan gigi dengan cara berkumur menggunakan air bersih seperti biasa.

Yang harus diingat ketika menggunakan hidrogen peroksida sebagai cara membersihkan gigi kuning adalah selalu gunakan konsentrasi hidrogen peroksida yang paling rendah untuk melindungi gusi dan ruang dalam mulut. Jika memungkinkan, berkonsultasilah dengan dokter gigi Anda sebelum mencoba menggunakan hidrogen peroksida di rumah. Dalam menggunakan hidrogen peroksida, jangan sampai hidrogen peroksida tertelan.

  • Minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO)

VCO dapat dengan mudah Anda dapatkan di supermarket. Penggunaan VCO sebagai salah satu cara membersihkan gigi kuning sangat mudah. Cukup gunakan satu sendok makan VCO dan diamkan di mulut Anda selama beberapa menit, atau berikan beberapa tetes VCO pada sikat gigi Anda dan gunakan untuk menggosok gigi.

Cara lain adalah dengan mencelupkan ujung kain bersih ke dalam VCO lalu gosokkan kain tersebut pada permukaan gigi Anda. Sebagian orang yang mempraktikkan cara ini merasakan gigi mereka menjadi lebih putih. VCO juga baik untuk kesehatan gigi dan mulut karena mengandung antimikroba sehingga dapat sekaligus melindungi dan membersihkan gusi Anda.

Cuka apel bekerja sebagai antibiotik alami yang membersihkan gigi dan gusi, yang dapat secara efektif menghilangkan noda kekuningan pada permukaan gigi Anda. Cuka apel mengandung asam asetat, kalium, magnesium, probiotik, dan enzim yang dapat membunuh bakteri jahat dan pada waktu yang sama dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik.

Karena sifatnya yang asam, cuka apel membantu mengangkat plak yang menempel pada permukaan gigi. Seperti halnya pasta gigi pemutih yang mengandung hidrogen peroksia, cuka apel hanya efektif menghilangkan warna kuning akibat kopi dan rokok.

Kunci dari penggunaan cuka apel sebagai salah satu cara membersihkan gigi kuning adalah konsisten, gunakan selama setidaknya setiap hari berturut-turut selama satu bulan. Namun berhati-hatilah, seperti halnya zat asam lainnya, cuka apel dapat mengikis lapisan enamel gigi Anda apabila Anda menggosokkannya pada gigi terlalu kuat atau apabila Anda menggunakannya terlalu sering.

Gigi kita memang adalah hal pertama yang akan diperhatikan oleh orang lain, karena gigi yang sehat adalah cerminan gaya hidup yang sehat pula. Gigi yang putih tidak selalu berarti gigi tersebut sehat, karena memutihkan gigi saja tidak akan melindungi gigi dan gusi dari masalah kesehatan seperti gigi berlubang atau radang gusi. Oleh sebab itu, sembari mempraktikkan cara membersihkan gigi kuning seperti yang telah diuraikan, sangat penting untuk tetap menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi, membersihkan sisa makanan dengan benang gigi, serta menggunakan

kata/tags: