NEWS: Ribuan Orang Berkumpul Dukung Mantan Presiden Brazil Sementara Dia Menolak Penahanan Penjara

anzhuo66.com – Ribuan pengikut dari mantan presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, berkumpul Sabtu di luar sebuah markas serikat pekerja pabrik baja, dimana da Silva berlindung sementara terjadi konfrontasi dengan polisi, yang diperintahkan untuk menangkap dirinya.

Da Silva dijadwalkan mulai menjalani hukuman penjara 12 tahun Jumat atas tuduhan penyuapan, tetapi dia pergi ke gedung serikat pekerja di pinggiran Sao Paulo, dimana bertahun-tahun sebelumnya di mulai karirnya sebagai pemimpin buruh.

Ketika mantan presiden beraliran kiri itu memasuki bangunan, dia dikelilingi oleh ribuan pendukung dan anggota dari Partai Pekerja, yang mengenakan kemeja merah dan mengibarkan bendera merah. Masa itu mencegah polisi menangkap dirinya setelah tenggat waktu pengadilan berlalu. Polisi mengatakan, mereka tidak akan mengupayakan penahanannya sementara perundingan untuk mengakhiri konfrontasi ini diteruskan.

Dua sumber yang dekat dengan da Silva memberitahu Associated Press, dia tidak akan menyerahkan diri di Curitiba, ibukota negara bagian Brazil, Parana, di selatan, sebagaimana diperintahkan oleh hakim. Sumber itu mengatakan, dia mempertimbangkan menunggu polisi di markas serikat pekerja itu atau menyerahkan diri di Sao Paulo pada Sabtu.

Pengacara da Silva menyerahkan sebuah permohonan Jumat sore kepada Mahkamah Agung agar menunda hukuman itu, setelah kalah di peradilan banding.

Hukuman itu kemungkinan akan mengakhiri karir politik presiden yang mewakili kelas pekerja di Brazil. Hukum Brazil melarang seorang kandidat untuk mencalonkan diri selama 8 tahun setelah menjalani hukuman penjara. [jm]

NEWS: Keluarga Mantan Mata-mata Venezuela Bicara Tentang Penahanan

anzhuo66.com – Anggota keluarga mantan kepala badan mata-mata Hugo Chavez, yang berpengaruh dan ditahan pada Selasa (13/3),  mengatakan di Caracas ia  bisa diadili atas tuduhan menghasut pemberontakan dan spionase.

Miguel Rodriguez Torres ditahan atas tuduhan menghasut kerusuhan ketika ia memimpin gerakan kaum kiri yang tidak puas yang berusaha mengganti Presiden Nicolas Maduro.

Indira Urbaneja, seorang ajudan yang juga ditahan tapi kemudian dibebaskan, Selasa, mengatakan  penangkapan Torres menunjukkan “keputusasaan pemerintah Maduro yang jelas telah gagal.”

Ayah Torres, Jorge Rodriguez mengatakan pensiunan mantan menteri dalam negeri itu tidak dapat dihubungi sejak penangkapannya.

Rodriguez Torres adalah mantan mayor jenderal angkatan darat yang bertugas bersama Chavez dalam kudeta 1992 yang gagal.

Selama lebih dari setahun, ia diam-diam membangun sebuah gerakan untuk menantang Maduro dalam pemilu presiden.Namun awal tahun ini dilarang memegang jabatan publik selama 12 bulan dengan dalih tidak menyerahkan nota di bawah sumpah mengenai aset dan penghasilannya, alasan yang menurut para pendukung Toress adalah dibuat-buat. [my/ds]

 

NEWS: Terlibat Perjudian, Mantan Petinggi Kepolisian Vietnam Ditahan

anzhuo66.com – Kepolisian Vietnam menahan seorang perwira tinggi polisi yang dicurigai terlibat jaringan perjudian internasional, sementara Partai Komunis yang berkuasa mendesakkan tindakan keras terhadap korupsi.

Pada situs webnya, Kementerian Keamanan Publik mengatakan, Minggu (11/3), pihaknya mengeluarkan perintah penangkapan untuk Nguyen Thanh Hoa atas dugaan mengorganisir perjudian sebagai bagian dari perjudian online dan kasus pencucian uang. Thanh Hoa adalah mantan kepala departemen kepolisian yang khusus menangani tindak pidana dengan teknologi canggih.

Presiden mencabut gelar Hoa sebagai ‘polisi rakyat’ Minggu pagi, ujar kementerian tersebut.

Media pemerintah mengatakan sudah 38 orang ditangkap karena terlibat kasus perjudian jutaan dolar sejauh ini di mana polisi telah menyita properti dan asset-aset lain bernilai $ 44 juta.[ka/al]

NEWS: Trump Ampuni Mantan Pelaut yang Potret Kapal Selam Rahasia

anzhuo66.com – Presiden AS Donald Trump mengampuni seorang mantan pelaut Angkatan Laut yang dipenjara satu tahun karena memotret ruang-ruang kapal selam yang dirahasiakan.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders hari Jumat mengatakanTrump “menghargai” pengabdian pelaut Angkatan Laut, Kristian Saucier, kepada negara.

Sanders mengatakan pengabdian militer Saucier terpuji dan telah diakui oleh anggota AL lainnya “atas dedikasi, keterampilan dan semangat patriotiknya.”

Saucier mengaku bersalah pada 2016 karena mengambil foto di dalam ruangan-ruangan kapal selam USS Alexandria yang dirahasiakan pada tahun 2009.

Saucier dalam persidangan mengatakan ia hanya ingin kenang-kenangan dari dinasnya di kapal selam itu. Namun, jaksa menuduhnya sebagai pelaut yang tidak puas dalam pekerjaan dan membahayakan keamanan nasional. Jaksa juga mengatakan Saucier melenyapkan bukti setelah diinterogasi.

Trump menyebut kasus Saucier ketika ia berkampanye dalam pemilihan presiden sebagai cara untuk mengecam penggunaan server email pribadi calon presiden Hillary Clinton ketika ia menjadi menlu. Trump mengatakan Clinton seharusnya diadili atas tindakannya, karena orang-orang yang melakukan kejahatan lebih ringan, seperti Saucier, telah diadili. [my/ds]

NEWS: Mantan Pimpinan Militer Sudan Selatan Pilih Tetap di Pengasingan

anzhuo66.com – Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Sudan Selatan mengatakan dia tidak berencana kembali ke Sudan Selatan setelah menyelesaikan pemeriksaan medis di Kenya.

Jenderal Paul Malong Awan mengatakan kepada VOA ada ancaman yang yang menyakinkan terhadap keselamatan dirinya di Sudan Selatan.

“Kenapa saya harus pergi ke Juba? Ketika dulu mereka memanggil saya pulang, mereka menempatkan saya dalam tahanan rumah. Haruskah saya pergi ke Juba untuk ditangkap?” tanya Awan.

Juba adalah Ibu Kota Sudan Selatan dan kota terbesar di negara itu.

Awan lama menjabat sebagai gubernur Bahr el el Ghazal sebelum diangkat menjadi kepala staf umum Tentara Pembebasan Rakyat Sudan oleh Presiden Salva Kiir Mayardit. Penunjukan Awan disusul oleh pengunduran diri sejumlah jenderal senior yang mengklaim bahwa Tentara Pembebasan Rakyat Sudan terlibat dalam pembersihan etnis dan kejahatan perang.

Awan dipecat Presiden Kiir pada Mei 2017 dan berusaha kembali ke kampung asalnya Aweil. Tapi konvoinya dicegat di Yirol.

Dia dibujuk oleh para tetua di Yirol agar kembali ke Juba untuk berbicara dengan Kiir, dan kemudian dikenakan tahanan rumah di sana.

Mantan panglima militer tersebut dibebaskan pada November 2017 untuk menjalani perawatan medis di Kenya, setelah salah seorang istrinya dan sejumlah pemimpin masyarakat memohon pembebasannya. [as/al]

NEWS: Demonstrasi Menentang Pengampunan Mantan Presiden Berlanjut di Peru

anzhuo66.com – Mantan Presiden Peru Alberto Fujimori masih berada di rumah sakit, di Lima, Senin (25/12), sehari setelah diberi pengampunan atas hukuman 25 tahun karena kejahatan terhadap kemanusiaan.

Para pemrotes bentrok dengan polisi yang menggunakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan orang berkumpul di beberapa plaza di Ibu Kota Peru.

Banyak orang Peru marah karena Fujimori, yang berusia 79 tahun dan sedang sakit, diampuni oleh Presiden Pedro Pablo Kuczynski, meskipun kejahatannya berat. Fujimori dinyatakan bersalah atas pelanggaran hak asasi , korupsi dan memberi izin kepada regu-regu pembunuh untuk bertindak.

Fujimori menjabat sebagai Presiden Peru dari 1990 sampai 2000.

Dia dikagumi oleh sebagian orang Peru karena memberantas pemberontak Maoist, tapi para pengecam menganggapnya sebagai diktator yang korup .

Para pendukungnya berkumpul di luar rumah sakit, di Lima, tempat Fujimori dirawat.

Kuczynski mengeluarkan pernyataan, Minggu, yang mengatakan dewan medis telah memeriksa Fujimori dan memutuskan bahwa “dia menderita penyakit degeneratif yang tidak dapat disembuhkan, dan kondisi di penjara merupakan risiko serius bagi kehidupan, kesehatan dan kesejahteraannya.” [sp/ii]

 

NEWS: Mantan Penyiar TV Tuduh Spacey Lakukan Pelecehan Seksual Pada Anaknya

anzhuo66.com – Seorang mantan penyiar berita televisi menuduh aktor pemenang Oscar, Kevin Spacey, melakukan pelecehan seksual terhadap putranya tahun lalu ketika ia berusia 18 tahun.

Heather Unruh mengatakan kepada wartawan bahwa insiden tersebut terjadi di sebuah restoran di pulau Nantucket, tempat wisata populer di Massachusetts.

“Kevin Spacey terus membelikannya minuman dan ketika anak saya mabuk, Spacey melakukan pelecehan seksual terhadap dia,” kata Unruh.

Unruh mengatakan putranya panik dan tidak bisa menepis tindakan Spacey. Dia lari keluar dari restoran ke rumah neneknya, ketika Spacey meninggalkan bar untuk pergi ke kamar mandi.

Unruh menggambarkan anaknya “sangat kagum” kepada Spacey, tapi dia juga terlalu malu untuk melapor ke polisi ketika peristiwa itu terjadi dan menunggu sampai minggu lalu.

Unruh mengatakan penyelidikan kriminal sedang berlangsung. Tapi kepolisian Nantucket tidak akan memberikan konfirmasi atau menyangkal sebuah penyelidikan dengan mengatakan bahwa undang-undang Massachusetts melarang mereka untuk mendiskusikan tuduhan pelecehan seksual.

“Saya hanya ingin melihat Kevin Spacey masuk penjara,” kata Unruh. “Bukan hanya untuk putra saya tapi juga bagi banyak lagi yang lainnya.”

Sekurangnya dua pria lain menuduh Spacey melakukan pelecehan seksual ketika mereka masih remaja.

Laporan berita Inggris mengatakan polisi London juga menyelidiki dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Spacey di negara itu pada 2008.

Aktor, yang baru-baru ini menyatakan diri sebagai gay, mengatakan tidak ingat akan dugaan pertemuan dengan aktor Anthony Rapp ketika Rapp baru berusia 14. Tapi dia meminta maaf jika ada “perilaku mabuk” semacam itu.

Netflix telah memecat Spacey dari serial populer House of Cards.

Surat kabar dunia hiburan Variety juga melaporkan Sony Pictures telah menarik film baru yang dibintangi oleh Spacey, All the Money in the World dari festival film American Film Institute yang akan datang.

Spacey mendapat Piala Oscar untuk Pemain Pembantu Pria Terbaik pada 1995 untuk perannya di The Usual Suspect dan Piala Oscar untuk Aktor Terbaik pada 1999 dalam film American Beauty. [my/al]

 

NEWS: Komisi Senat AS Cari Informasi Penyelidikan Tentang Rusia dari Mantan Pembantu Trump

anzhuo66.com – Sebuah komisi Senat Amerika yang menyelidiki tuduhan bahwa Rusia mencampuri pemilu Amerika baru-baru ini telah memerintahkan beberapa mantan pembantu Presiden Donald Trump untuk menyerahkan informasi tentang kemungkinan hubungan mereka dengan Rusia.

Salah seorang yang diamati, Carter Page, mantan penasihat kebijakan luar negeri Trump, mengecam komite intelijen Senat dalam sebuah surat yang diumumkan hari Jumat, dengan menyebut penyelidikan tersebut sebagai “penyelidikan palsu”.

Page mengatakan dalam suratnya bahwa jika anggota komisi menginginkan rincian tentang komunikasinya dengan orang Rusia, mereka harus bertanya kepada mantan Presiden Barack Obama. 

Dia mengatakan bahwa bahan yang dimilikinya “sangat kecil” dibandingkan dengan informasi yang dikumpulkan oleh pemerintahan Obama sebagai bagian dari apa yang dia sebut sebagai “perintah rahasia” untuk mengawasi kegiatannya.

Panel Senat juga meminta catatan dari mantan ketua kampanye Trump, Paul Manafort, mantan penasihat Trump Roger Stone, dan mantan Penasihat Keamanan Nasional Michael Flynn, sebagai bagian dari penyelidikan itu.

Komisi intelijen Senat dan DPR bersama para pejabat FBI sedang menyelidiki usaha Rusia mempengaruhi pemilihan presiden tahun 2016. [sp]