NEWS: Presiden Trump Berencana Calonkan Purnawirawan AD Jadi Wakil Menlu

anzhuo66.com – Presiden Amerika Donald Trump berencana untuk mencalonkan Andrea Thompson untuk menjadi Wakil Menteri Luar Negeri Amerika urusan pengawasan senjata dan keamanan internasional.

Thompson saat ini menjabat sebagai penasihat khusus di Kantor Perencanaan Kebijakan di Departemen Luar Negeri. Sebelumnya dia bertugas di Gedung Putih sebagai wakil asisten presiden dan penasihat keamanan nasional untuk wakil presiden.

Thompson juga telah berdinas di Angkatan Darat Amerika selama lebih dari 25 tahun, dengan penugasan termasuk di Afghanistan, Irak, dan Bosnia.

Dia juga menjabat sebagai pejabat eksekutif untuk wakil menteri Angkatan Darat, penasihat militer senior Komisi Urusan Luar Negeri DPR, dan tokoh senior dalam kelompok studi strategi Angkatan Darat.[sp]

 

NEWS: Menlu Iran Berharap Konflik Yaman Tidak Menjurus ke Konflik Langsung antara Iran-Saudi Arabia

anzhuo66.com – Menteri luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan hari Senin, ia berharap konflik di Yaman tidak menjurus ke konfrontasi langsung antara Iran dan Arab Saudi, dan tidak ada yang bakal memperoleh manfaat dari perang saudara di semenanjung Arabia itu.

“Kami senantiasa berharap, jika kita tidak bisa sepakat tentang keadaan di Yaman atau tentang situasi si Suriah, kita masih bisa bekerja satu sama lain untuk mengakhiri situasi tersebut” kata Zarif di hadapan Council on Foreign Relation di New York. [ps/al]

NEWS: Terkait Uji Coba Peluncuran Misil Korea Utara, Menlu AS : Perlu Tindakan Global Untuk Hentikan Ancaman Global

anzhuo66.com – Menteri luar negeri Amerika, Rex Tillerson mengatakan diperlukan tindakan global untuk menghentikan ancaman global oleh ujicoba peluncuran yang dilakukan Korea Utara atas apa yang tampaknya sebagai misil balistik antar benua.

 

Tindakan terbaru Korea Utara itu, kata Tillerson hari Selasa “merupakan eskalasi baru dalam ancaman terhadap Amerika, sekutu dan mitra Amerika dan dunia’.

 

Tillerson mengatakan, negara mana saja yang menampung pekerja-tamu dari Korea Utara, memberi bantuan ekonomi atau militer atau gagal melaksanakan resolusi PBB mengenai Korea Utara ‘adalah sama dengan membantu dan bersekongkol dengan satu rezim berbahaya’.

 

Korea Utara mengatakan berhasil menguji-coba misil balistik antar benua (ICBM) dan mengklaim roket pengantarnya mampu membawa ‘kepala peluru nuklir yang lebih besar dan berat’. Berdasarkan analisis atas trayek bersudut tajam yang ditelusur roket itu, pakar-pakar Amerika mengatakan misil itu tampaknya mempunyai jarak tempuh yang bisa mencapai Alaska, meskipun dalam ujicoba hari Selasa roket tersebut jatuh ke Laut Jepang. [ps/al]