NEWS: AS dan Filipina Gelar Latihan Militer Bersama

anzhuo66.com – Militer Amerika dan Filipina sudah mulai latihan terbesar tahunan sejak Presiden Rodrigo Duterte memegang tampuk kekuasaan. Duterte pernah bersumpah akan mengurangi kehadiran militer Amerika di Filipina karena ingin menjalin hubungan yang lebih erat dengan China dan Rusia.

Latihan Balikatan atau bahu-membahu itu dimulai di Manila, Senin (7/5), melibat sekitar delapan ribu pasukan Amerika dan Filipina serta kontingen kecil pasukan Jepang dan Australia.

Di bagian lain Manila terjadi demonstrasi memprotes latihan itu dan menolak kegiatan militer Amerika di Filipina. Direktur latihan Letnan Jenderal Lawrence Nicholson dari Amerika mengatakan latihan itu melambangkan hubungan antara kedua bangsa.

Setelah terpilih menjadi presiden pada 2016 Duterte mengancam akan mengakhiri latihan tahunan itu. Ia amat mengkritisi kebijakan keamanan Amerika, mengambil langkah-langkah menggalakkan hubungan dengan China yang tegang selama di bawah pendahulunya mengenai sengketa wilayah di Laut Cina Selatan.

Para pemimpin Filipina menandaskan latihan tersebut tidak ditujukan terhadap China tetapi terhadap ancaman terorisme perkotaan, krisis buatan manusia dan bencana alam. [vm/al]

NEWS: Maskapai Penerbangan Diperingatkan Potensi Serangan Militer ke Suriah

anzhuo66.com – Otoritas pengawas wilayah udara Eropa memperingatkan maskapai penerbangan untuk berhati-hati dalam beberapa hari mendatang saat terbang dekat wilayah karena kemungkinan aksi militer terhadap pasukan Presiden Bashar Assad, Associated Press melaporkan.

Eurocontrol, organisasi pengawasan wilayah udara, mengatakan Badan Keselamatan Penerbangan Eropa telah mengirimkan “Pemberitahuan Peringatan Cepat” agar operasi penerbangan perlu mempertimbangkan kemungkinan serangan udara atau misil ke wilayah Suriah.

Para pejabat Amerika Serikat telah berkonsultasi dengan para sekutunya mengenai kemungkinan melancarkan tindakan militer untuk merespon dugaan serangan gas beracun Suriah di kota yang dikuasai pemberontak.

Dalam pemberitahuan yang diunggah pada situs web Eurocontrol, EASA mengatakan “karena ada kemungkinan serangan udara terhadap Suriah dengan menggunakan misil udara-ke-darat dan/atau rudal penjelajah dalam waktu 72 jam ke depan dan kemungkinan diselingi gangguan pada peralatan navigasi radio, karena itu perlu diambil pertimbangan. [ft]

 

NEWS: Militer Nigeria Selamatkan 76 Pelajar Setelah Serangan Boko Haram

anzhuo66.com – Militer Nigeria menyelamatkan 76 pelajar putri dan mengevakuasi dua jenazah pelajar lainnya, Rabu (21/2), Reuters melaporkan. Menurut tiga keluarga, seorang penduduk dan seorang pejabat pemerintah setempat kepada Reuters, mereka hilang ketika Boko Haram menyerang sebuah desa.

Lebih dari 90 pelajar putri dikhawatirkan hilang menyusul serangan terhadap Desa Dapchi, negara bagian Yobe, di Nigeria timur laut, kata beberapa sumber kepada Reuters Rabu pagi. Di samping yang diselamatkan dan dievakuasi tadi, nasib pelajar yang selebihnya tidak diketahui. [as/al]

 

 

 

NEWS: Mantan Pimpinan Militer Sudan Selatan Pilih Tetap di Pengasingan

anzhuo66.com – Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Sudan Selatan mengatakan dia tidak berencana kembali ke Sudan Selatan setelah menyelesaikan pemeriksaan medis di Kenya.

Jenderal Paul Malong Awan mengatakan kepada VOA ada ancaman yang yang menyakinkan terhadap keselamatan dirinya di Sudan Selatan.

“Kenapa saya harus pergi ke Juba? Ketika dulu mereka memanggil saya pulang, mereka menempatkan saya dalam tahanan rumah. Haruskah saya pergi ke Juba untuk ditangkap?” tanya Awan.

Juba adalah Ibu Kota Sudan Selatan dan kota terbesar di negara itu.

Awan lama menjabat sebagai gubernur Bahr el el Ghazal sebelum diangkat menjadi kepala staf umum Tentara Pembebasan Rakyat Sudan oleh Presiden Salva Kiir Mayardit. Penunjukan Awan disusul oleh pengunduran diri sejumlah jenderal senior yang mengklaim bahwa Tentara Pembebasan Rakyat Sudan terlibat dalam pembersihan etnis dan kejahatan perang.

Awan dipecat Presiden Kiir pada Mei 2017 dan berusaha kembali ke kampung asalnya Aweil. Tapi konvoinya dicegat di Yirol.

Dia dibujuk oleh para tetua di Yirol agar kembali ke Juba untuk berbicara dengan Kiir, dan kemudian dikenakan tahanan rumah di sana.

Mantan panglima militer tersebut dibebaskan pada November 2017 untuk menjalani perawatan medis di Kenya, setelah salah seorang istrinya dan sejumlah pemimpin masyarakat memohon pembebasannya. [as/al]

NEWS: Israel Tembakkan Misil ke Fasilitas Militer Suriah

anzhuo66.com – Media resmi Suriah, Senin (4/11), mengatakan Israel telah menembakkan misil ke arah fasilitas militer di dekat Damaskus. Sistem pertahanan udara Suriah telah mencegat tiga dari misil-misil itu.

“Sistem pertahanan kami mencegat serangan misil Israel terhadap fasilitas kami di pinggiran Kota Damaskus dan tiga misil telah ditembak jatuh,” kata kantor berita resmi SANA, yang menambahkan bahwa serangan terjadi pukul 11:30 pagi waktu setempat.

Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters, Senin petang terdengar tiga ledakan keras dari arah Jamraya, di barat Damaskus. Saksi mata lain mengatakan asap tebal terlihat mengepul di kawasan itu.

Di Jamraya terdapat fasilitas riset militer yang menjadi sasaran serangan, yang diduga dilakukan Israel pada 2013.

Juru bicara militer Israel mengatakan, mereka tidak menanggapi laporan berita dari negara lain. 

Israel pernah menarget posisi-posisi milisi Lebanon Hizbullah di dalam wilayah Suriah, di mana kelompok yang didukung Iran itu bertempur bersama tentara Suriah.

Pada Sabtu (2/12), media resmi Suriah mengatakan misil-misil Israel menarget sebuah posisi militer di selatan Damaskus, dan bulan September Israel menyerang lokasi militer Suriah yang diyakini terkait dengan produksi senjata kimia. [ds]

 

NEWS: Kim Jong Un Ingin Korea Utara Tandingi Kekuatan Militer AS

anzhuo66.com – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un hari Sabtu (16/9) mengatakan negaranya ingin menandingi kekuatan militer Amerika dan berjanji akan menyelesaikan program nuklirnya.

“Tujuan akhir kita adalah menciptakan ekuilibrium kekuatan nyata dengan Amerika Serikat dan membuat para penguasa Amerika tidak berani berbicara mengenai opsi militer,” Kim Jong Un dikutip mengatakan oleh kantor berita resmi Korea Utara, KCNA.

Kim mengatakan tujuan Korea Utara menyelesaikan kekuatan nuklirnya telah hampir mencapai titik akhir dan ia berjanji menyelesaikan program nuklir meskipun menghadapi sanksi yang semakin berat.

Ia menyerukan upaya keras seluruh negara untuk mencapai sasaran itu dan memiliki kapasitas untuk serangan balasan nuklir yang tidak dapat ditanggulangi Amerika.

Pernyataan itu dikeluarkan sehari setelah Korea Utara meluncurkan misil jarak sedang melewati Jepang untuk kali kedua dalam kurang dari sebulan. Misil itu terbang sejauh 3.700 kilometer sebelum jatuh di Samudera Pasifik, jarak paling jauh yang pernah dicapai Korea Utara.

Kim Jong UN menyatakan kepuasan atas uji coba itu, yang menurutnya menunjukkan keberhasilan negaranya meningkatkan kekuatan nuklirnya.

“Seperti diakui dunia, kita telah memperoleh pencapaian ini meskipun ada sanksi PBB puluhan tahun,” kata Kim Jong Un sebagaimana dikutip KCNA. [ds]

NEWS: Analis: Ancaman Militer Rusia ‘Gertak Sambal’, Tetapi Risiko Konflik Meningkat

anzhuo66.com – Serangkaian manuver berbahaya bulan ini di atas Laut Baltik, dan penembakan pesawat sekutu Rusia oleh Amerika di Suriah telah memicu keprihatinan di kalangan analis pertahanan bahwa bentrokan langsung antara Rusia dan Amerika, meskipun tidak disengaja, bisa secara cepat menjadi tidak terkendali.

Laporan mengatakan, sebuah pesawat tempur Rusia dan pesawat pengintai Amerika Senin terbang sangat dekat, pada jarak 2 meter, dan situasi seperti ini dianggap tidak aman oleh militer Amerika.

Pesawat SU 27 Rusia itu terbang mendekat pada kecepatan tinggi dan pilotnya sembrono, kata juru bicara Pentagon.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, pesawat pengintai RC 135 milik Amerika itu membuat gerak provokatif terhadap pesawat tempur Rusia.

Berbahaya kalau pesawat terbang sebegitu dekatnya satu sama lain, demikian kata analis pertahanan Pavel Felgenhauer.

“Tetapi yang terjadi di Laut Baltik, adalah menciptakan ketegangan yang tidak perlu, oleh kedua belah pihak,” katanya. “Jadi itu sebuah insiden yang berbahaya, tetapi dalam kenyataannya, masing-masing fihak tidak bermaksud bentrok.”

Penerobosan ke dalam wilayah udara negara anggota NATO meningkat sejak Moskow melakukan aneksasi semenanjung Krimea pada 2014 dan memberi dukungan militer berkesinambungan kepada separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

“Tidak diragukan, paling tidak untuk saya, Rusia dan fihak Barat berada dalam situasi perang dingin yang baru,” kata analis pertahanan dan deputi redaktur dari Yezhenedelny Zhurnal, Alexander Golts.

“Perang Dingin adalah situasi dimana ada masalah yang tidak bisa dipecahkan, tidak secara diplomatis maupun militer. Masalah itu adalah Ukraina,” tambahnya.

Kata Golts, isunya, dari sudut pandang Rusia, Rusia tidak bisa menarik diri dari “perang rahasia” di Ukraina, dan kalau hal itu tidak dilakukan, NATO tidak akan memulihkan kerjasama. Sementara itu perang kata-kata dan manuver-manuver berisiko oleh kedua belah fihak menimbulkan eskalasi konflik militer. [jm]