NEWS: Korban Tewas Gempa di Iran-Irak Naik Jadi Lebih Dari 200 Orang

anzhuo66.com – Upaya penyelamatan dan pemberian bantuan terus berlangsung di Iran dan Irak, Senin (13/11) , menyusul gempa 7,3 Skala Richter yang menewaskan lebih dari 200 orang. 

Gempa mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (12/11) dengan pusat gempa dekat Kota Halabja di wilayah Kurdistan, Irak.

Korban tewas paling banyak dilaporkan di Iran. Para pejabat Iran mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa sebanyak 1,650 orang lainnya juga terluka akibat gempa.

Daerah yang paling parah diguncang gempa adalah Provinsi Kermanshah di Iran, yang memgumumkan tiga hari masa berkabung. 

Gempa awal yang diikuti dengan serangkaian gempa susulan membuat warga yang panik berhamburan keluar dari rumah mereka semalam.

Gempa telah memutus aliran listrik dan saluran telepon ke beberapa kota di Iran dan Irak, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan. 

Badan Survei Geologi AS mengatakan gempa pada Minggu itu, terjadi di jalur patahan sepanjang 1.500 yang melintasi Iran dan Irak

Iran telah beberapa kali dilanda gempa mematikan. Gempa pada 2003 di selatan Kota Bam menewaskan setidaknya 26.000 orang, sedangkan gempa pada 2012 di Provinsi Azerbaijan Timur membunuh lebih dari 300 orang. [fw]

 

NEWS: PBB Desak Pemberian Hak Dasar Bagi Jutaan Orang Tanpa Kewarganegaraan

anzhuo66.com – Badan Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) menghimbau pemerintah memberikan hak-hak dasar kewarganegaraan kepada jutaan orang tanpa kewarganegaraan yang mengalami diskriminasi, pengucilan dan penganiayaan.

UNHCR menyerukan himbauan ini pada permohonan ini pada peringatan ketiga kampanye global 10 tahun untuk mencegah, mengurangi dan memberantas warga tanpa kewarganegaraan.

UNHCR melaporkan ada lebih dari 3 juta orang tanpa kewarganegaraan di seluruh dunia dengan sekitar 75 persen di antaranya kelompok minoritas. Kampanye “IBelong” badan PBB itu untuk mengakhiri status tanpa kewarganegaraan menyoroti kenyataan bahwa orang-orang ini tidak menjadi warga negara di manapun.

Carol Batchelor, Direktur Divisi Perlindungan Internasional UNHCR,  mengatakan bahwa orang-orang yang tidak memiliki kewarganegaraan adalah orang-orang yang paling kehilangan: “Jika kita hidup di dunia ini tanpa kewarganegaraan, kita tidak memiliki identitas. Kita tidak memiliki dokumen. Tanpa hak, hak yang bahkan kita anggap remeh seperti berkumpul di sini hari ini, punya pekerjaan, pendidikan, tahu bahwa anak kita berhak berada di suatu tempat.”

Kemajuan telah dibuat dalam mengurangi situasi tanpa kewarganegaraan sejak kampanye “IBelong” dimulai tiga tahun lalu. Ribuan orang tanpa kewarganegaraan telah diberi kewarganegaraan di tempat-tempat seperti Thailand, Asia Tengah, Rusia, Kenya dan Afrika Barat. Tapi pekerjaan masih jauh dari selesai.

Rohingya mewakili kelompok minoritas tanpa kewarganegaraan terbesar di dunia. Meskipun mereka telah tinggal di Myanmar selama beberapa generasi, pemerintah tidak menganggap mereka sebagai warga negara. Mereka dipaksa untuk tinggal di masyarakat pinggiran dan tidak diberi hak dasar yang dinikmati oleh warga negara Myanmar lainnya. Ratusan ribu orang Rohingya telah melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh untuk menghindari kekerasan dan penganiayaan.

UNHCR mendesak semua negara untuk memfasilitasi naturalisasi bagi kelompok minoritas tanpa kewarganegaraan yang memenuhi persyaratan kependudukan tertentu, memberikan kewarganegaraan kepada anak-anak di negara kelahiran mereka, dan menghapuskan hukum dan praktek yang mendiskriminasikan orang-orang berdasarkan etnis dan ras. [my]

 

NEWS: Facebook akan Pekerjakan 1.000 Orang untuk Tinjau Iklan

anzhuo66.com – Facebook Inc berencana memperkerjakan lebih dari 1.000 orang untuk meninjau dan memastikan iklan-iklan yang dipasang memenuhi persyaratannya. Langkah ini adalah bagian dari upaya untuk mencegah Rusia dan negara lain menggunakan jejaring media sosial untuk ikut campur dalam pemilihan umum di negara lain, kata Facebook, Senin (2/09). 

Facebook mengatakan bulan lalu bahwa perusahaan ini percaya Rusia membeli sekitar 3.000 iklan yang memecah belah secara politis di jaringannya di Amerika Serikat beberapa bulan sebelum dan sesudah pemilihan presiden Amerika Serikat November tahun lalu. 

Sejak pengungkapannya, Facebook menghadapi pertanyaan dan panggilan untuk meningkatkan peraturan AS dari otoritas AS. Chief Executive Mark Zuckerberg telah menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil perusahaan untuk mencegah pemerintah menyalahgunakan jaringan media sosial terbesar di dunia. 

Dalam sebuah pernyataannya Senin, Facebook mengatakan akan menambahkan lebih dari 1.000 orang selama setahun kedepan dan menginvestasikan lebih banyak perangkat lunak untuk menandai dan mecabut iklan secara otomatis. 

“Meninjau iklan berarti bukan hanya menilai konten iklan, namun konteks di mana iklan itu dibeli dan khalayak yang dituju – jadi kami mengubah sistem peninjauan iklan untuk lebih memperhatikan sinyal ini,” kata perusahaan. 

Facebook mengatakan perusahaan tersebut memiliki 17.048 karyawan pada akhir 2016, tidak termasuk kontraktor. Pada Mei, mereka mengatakan akan mempekerjakan lebih dari 3.000 orang pada tahun berikutnya untuk mempercepat penghapusan video yang menunjukkan pembunuhan, bunuh diri dan tindakan kekerasan lainnya yang mengejutkan pengguna. 

Seperti perusahaan lain yang juga menjual kolom iklan, Facebook menerbitkan kebijakan tentang apa saja yang boleh diunggah, melarang iklan yang bersifat kekerasan, melakukan diskriminasi berdasarkan ras atau mempromosikan penjualan obat-obatan terlarang.

Dengan lebih dari 5 juta pengiklan berbayar, bagaimanapun, Facebook menemui kesulitan untuk menegakkan semua kebijakannya. 

Perusahaan tersebut mengatakan pada Senin bahwa pihaknya akan menyesuaikan kebijakannya lebih jauh “untuk mencegah iklan yang menggunakan ekspresi kekerasan yang lebih halus.” Mereka tidak menjelaskan cara apa yang akan digunakan. 

Facebook juga mengatakan akan mulai memerlukan dokumentasi yang lebih menyeluruh dari orang-orang yang ingin menjalankan iklan tentang pemilihan federal AS, menuntut agar mereka mengkonfirmasi bisnis atau organisasi mereka. [aa/fw]

 

NEWS: Gempa Guncang Meksiko, Korban Tewas Naik Jadi 248 Orang

anzhuo66.com – Badan Pertahanan Sipil Nasional Rabu pagi (20/9) memastikan korban tewas  akibat gempa berkekuatan 7,1 skala Richter yang mengguncang Meksiko bertambah menjadi 248 orang , kantor berita Associated Press melaporkan. Lebih dari setengah korban tewas adalah penduduk ibu kota Meksiko, Mexico City.

Dalam pernyataan resmi melalui Twitter, kepala Badan Pertahanan Sipil Nasional Luis Felipe Puente mengatakan 117 korban tewas tercatat di Mexico City dan 72 di negara bagian Morelos yang berlokasi selatan dari ibu kota. Korban tewas dari negara bagian Puebla, lokasi pusat gempa, tercatat 43. Dua belas korban tewas berada di negara bagian Meksiko yang mengelilingi Mexico City dari tiga bagian, tiga korban tewas di Guerrero dan satu di  Oaxaca.

Gempa terjadi saat peringatan 32 tahun gempa besar yang membunuh ribuan orang di Mexico City pada tahun 1985 yang semakin menambah kepedihan. Hanya beberapa jam sebelumnya, banyak warga yang turut berpartisipasi dalam latihan penyelamatan gempa yang diadakan Selasa dan sudah menjadi kebiasaan setiap tanggal 19 September.

Masyarakat di Mexico tengah bahu membahu membantu tetangga mereka, sementara ratusan bangunan hancur menjadi gundukan puing-puing. Walikota Mexico City Miguel Angel Mancera mengatakan 44 rusak berat atau hancur. Gempa juga mengakibatkan kebocoran gas dan kebakaran besar. Korban-korban dilaporkan dari sebuah daerah luas, Mexico City dan negara-negara bagian didekatnya, Morelos, Puebla, dan Meksiko. Pusat dari gempa ada di Puebla, 123 kilometer tenggara dari Mexico City.

Mexico City, daerah perkotaan paling padat di dunia dan daerah sekitarnya, dihuni sekitar 20 juta penduduk.

Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto dalam sebuah video yang dirilis Selasa malam, meminta masyarakat untuk tenang dan mengatakan pemerintah sedang bekerja untuk memberikan bantuan, sementara sekitar 40 persen penduduk Mexico City dan 60 persen di negara bagian Morelos tidak mendapatkan aliran listrik.  Namun, ia mengatakan, “prioritas saat ini adalah terus menyelamatkan warga yang masih terjebak dan memberikan perawatan medis bagi yang terluka.”

Tim SAR dan warga sipil berupaya menemukan korban yang selamat. Siaran televisi memperlihatkan orang-orang memanfaatkan apa saja mulai dari peralatan berat sampai mempergunakan tangan mereka untuk memindahkan tumpukan puing-puing.

Presiden Amerika Donald Trump mengirim pesan dukungan untuk Meksiko dari New York, dimana dia sedang menghadiri Sidang Umum PBB. Trump mengirim cuitan: “Tuhan memberkati rakyat Mexico City. Kami bersama Anda dan akan hadir disana untuk membantu Anda.

Pejabat berwenang Meksiko telah menghentikan operasi penerbangan di bandara internasional dan menutup sekolah-sekolah. [jm/fw]

 

NEWS: Pelanggan Berbayar Spotify Capai 60 Juta Orang

anzhuo66.com – Spotify saat ini memiliki 60 juta pelanggan berbayar dengan penambahan 10 juta pelanggan dalam kurun waktu kurang dari lima bulan, menurut seorang juru bicara perusahaan seperti yang dilaporkan Reuters pada Senin (31/7).

Juru bicara perusahaan Swedia ini menolak untuk mengomentari laporan  Financial Times yang melaporkan bahwa perusahaan mengincar pencatatan saham secara langsung di bursa setelah kuartal keempat, menurut sumber-sumber yang mengetahui masalah ini.

Spotify, yang baru saja menunjuk langsung penasihat keuangan untuk menjajaki pencatatan saham secara langsung atau direct listing di Bursa Efek New York, mengatakan pada bulan Juni bahwa kerugian operasional membesar di tahun 2016, namun pendapatan meningkat secara signifikan.

Pada Maret 2017, Spotify melaporkan pelanggan berbayar meningkat 25 persen dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan menjadi 50 juta pelanggan. Angka ini mengungguli layanan musik streaming dari pesaingnya, Apple Music.

Pekan lalu, Reuters melaporkan bahwa Spotify sudah hampir menyetujui kesepakatan lisensi baru dengan Warner Music Inc. Ini adalah kesepakatan royalti musik terakhir yang dibutuhkan sebelum maju dengan rencana pencatatan saham di bursa saham Amerika Serikat, menurut empat sumber yang mengetahui hal ini. (aa/fw)