NEWS: Rusia Uji Kesiapan Piala Dunia Lawan Brazil dan Perancis

anzhuo66.com – Tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia, menguji kesiapan menghadapi Piala Dunia dalam dua pertandingan persahabatan melawan dua tim tangguh Brazil dan Perancis, AFP melaporkan. Pertandingan persahabatan ini diharapkan bisa mengangkat semangat tim nasional setelah beberapa pemain kunci didera cedera.

Pelatih Stanislav Cherchesov menghadapkan tim-tim favorit Piala Dunia untuk memperkuat anak asuhnya menghadapi tekanan untuk memenuhi harapan Presiden Vladimir Putin menang di kandang sendiri.

Absennya bintang sepak bola Brazil, Neymar, setelah operasi kaki, mungkin sedikit mengurani kemeriahan laga itu, yang masih akan menampilkan pemain tangguh lainnya seperti Philippe Coutinho dan Paul Pogba dari Perancis.

Baca: Jalani Operasi Kaki, Neymar Absen Bertanding Tiga Bulan

Namun tim Rusia didera cedera. Tim ini sudah kehilangan pemain depan dan sepasang pemain belakang utama untuk final Piala Dunia yang berlangsung 14 Juni-15 Juli nanti. 

Ketiga pemain tumbang ketika bermain dalam cuaca dingin menyengat bulan lalu yang menyelimuti Eropa dan mengubah beberapa lapangan di Rusia menjadi seperti kotak pasir. 

“Melihat perkembangan, kami kehilangan seorang pemain kunci karena cedera setiap bulannya,” kata Cherchesov menjelang laga Jumat (23/2) melawan Brazil di Moskow dan Selasa (26/3) melawan Perancis di Saint Petersburg. 

“Sekarang tugas kami adalah berhenti mengeluh tentang kekalahan kami dan melakukan persiapan sebaik-baiknya untuk Piala Dunia.”

Baca: Serba-Serbi Piala Dunia Rusia 2018: 12 Stadion, 11 Kota

Para penggemar sepak bola Rusia berharap dalam Piala Dunia kali ini, tim kesayangan mereka bisa melewati babak penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak runtuhnya Uni Soviet pada 1991.

Tim Rusia kehilangan Alexander Kokorin, penyerang asal klub Zenit Saint Petersburg, yang mengalami putus ligament kaki kiri dalam pertandingan Liga Europa minggu lalu.

Cedera yang sama juga dialami pemain Spartak, Georgy Dzhikiya dan CSKA Moskow, Viktor Vaksin, yang juga jantung pertahanan tim Rusia.

Tanpa Kokorin, opsi Cherchesov terbatas dan tidak banyak waktu untuk mencoba formasi baru selain formasi favoritnya dengan tiga pemain di depan. [ft]

 

NEWS: Pemerintah Perancis akan Perbaiki Hubungan Dengan Warga Muslim

anzhuo66.com – Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan pemerintahannya sedang menempuh langkah-langkah fundamental untuk sepenuhnya mereformasi struktur organisasi Muslim di negeri itu.

Berbicara kepada harian Journal du Dimanche, Macron mengatakan ia ingin mengakhiri pertikaian di seluruh Perancis yang dipicu oleh serangan-serangan kelompok militan dalam beberapa tahun belakangan.

Menurut Macron, reformasi yang dimulai dalam triwulan pertama 2018, antara lain perang melawan fundamentalisme Islam, merestrukturisasi organisasi Muslim dan mengatur hubungan mereka dengan masyarakat lainnya.

Macron mengatakan proyek reformasi itu sedang berjalan jadi ia enggan membicarakan rinciannya sebelum rampung. Ia mengatakan kalangan cendekiawan dan akademisi masih terus bertukar pikiran untuk meletakkan landasan proyek itu, seraya merujuk perlunya reformasi pada “hubungan yang bermasalah antara Islam dan Republik Perancis.”

Dari sudut konstitusi, Perancis adalah negara sekuler. Survei belum lama ini yang dilakukan oleh Institute Francais de l’Opinion Publique (IFOp) menunjukkan 56 persen responden setuju Islam dan masyarakat Perancis bisa hidup berdampingan. Pada puncak serangan-serangan kelompok militan di Perancis pada 2016, tingkat dukungan mencapai 43 persen. [as]

 

NEWS: Perancis Upayakan Sidang PBB Darurat Bahas Lelang Budak Libya

anzhuo66.com – Perancis mengupayakan sidang darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas tuduhan penjualan migran Afrika sebagai budak.

Presiden Emmanuel Macron menyebut rekaman pelelangan yang ditayangkan saluran televisi CNN pekan lalu memuakkan dan tidak dapat diterima.

“Itu kejahatan terhadap kemanusiaan,” kata Macron setelah bertemu dengan ketua Uni Afrika Alpha Conde. “Saya harap kita dapat berbuat lebih jauh dalam memberantas pedagang manusia yang melakukan kejahatan ini, dan bekerja sama dengan semua negara untuk membongkar jaringan ini.”

Televisi berita CNN menayangkan rekaman pelelangan yang memperlihatkan lelaki kulit hitam ditawarkan sebagai kuli kebun dan dijual seharga lima juta rupiah. Rekaman itu memicu kemarahan internasional, dan protes merebak di seluruh Eropa dan Afrika.

Sidang Dewan Keamanan mungkin akan dilakukan pekan depan, menurut seorang diplomat Afrika.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Senin (20/11),  mengatakan ia sangat terkejut dan pelelangan itu harus diselidiki sebagai kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan.  

Kelompok-kelompok HAM telah mengecam Uni Eropa karena menekan Libya agar menghentikan arus migran ke Eropa. Conde juga menyalahkan Uni Eropa yang dituduhnya menekan Libya agar memastikan bahwa migran tidak meninggalkan negara yang tidak punya pemerintahan itu. [ds]