NEWS: Prancis Kecam AS Karena Sanksi Perusahaan yang Bermitra dengan Iran

anzhuo66.com – Menteri luar negeri Prancis, Jean-Yves Le Derian hari Kamis mengutuk Amerika karena kembali mengenakan sanksi terhadap perusahaan asing yang berdagang dengan Iran. Ia menyebut tindakan itu “tidak dapat diterima.” Ucapannya ini mengungkap perpecahan yang semakin dalam antara Washington dan sekutunya di Eropa tentang isu Iran.

Presiden AS Donald Trump hari Selasa mengumumkan Amerika keluar dari Perjanjian Nuklir Iran dan kembali mengenakan sanksi terhadap Iran serta siapa saja yang berdagang dengan Iran. Washington memberi waktu enam bulan kepada perusahaan Eropa yang berbisnis di Iran untuk menghentikan investasi mereka di sana dan tidak boleh menandatangani kontrak baru atau akan terkena sanksi Amerika.

Le Derian mengatakan, Eropa akan melakukan berbagai upaya untuk melindungi kepentingan perusahaan-perusahaan mereka dan berencana berunding dengan Washington lewat Uni Eropa. [vm/al]

NEWS: Perusahaan Teknologi Siap Beri Keterangan atas Intervensi Asing dalam Pemilu AS

anzhuo66.com – Sejak pemilihan presiden Amerika tahun 2016 yang berlangsung hampir setahun yang lalu, pengawasan makin ketat mengenai bagaimana kegiatan-kegiatan yang didukung Rusia menggunakan akun di Facebook, Google dan Twitter berusaha untuk mempengaruhi hasilnya.

Eksekutif dari perusahaan-perusahaan tersebut mulai Selasa hadir sekurangnya dalam tiga sidang dengar Kongres untuk menghadapi pertanyaan dari anggota Kongres mengenai apa yang terjadi dan bagaimana rencana tanggapan mereka.

Apa yang terjadi pada layanan perusahaan internet selama pemilihan 2016 “merongrong proses politik kita,” kata Ann Ravel, seorang profesor di Berkeley Law School dan mantan komisaris Komisi Pemilu Federal, badan federal yang menegakkan undang-undang pembiayaan kampanye.

Para pengamat mengatakan sorotan Kongres mengenai internet menandai pergeseran anggapan anggota Kongres dan masyarakat mengenai jaringan komunikasi global. [my/al]

NEWS: Uni Eropa: Perusahaan Media Sosial Gencarkan Penghapusan Ujaran Kebencian di Ranah Online

anzhuo66.com – Kecepatan dan jumlah ujaran kebencian yang dihapuskan oleh perusahaan-perusahaan media sosial seperti Facebook, Twitter, dan YouTube milik Google telah semakin meningkat sebagai bentuk respon terhadap tekanan dari Uni Eropa untuk berbuat lebih banyak lagi untuk menanggulangi permasalahan ini.