NEWS: Trump Akan Putuskan Pelarangan Minyak Venezuela

anzhuo66.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson mengatakan Presiden Donald Trump akan memutuskan mengenai pemberlakuan pembatasan pada industri minyak Venezuela

Dalam perjalanan menuju Kingston, Jamaika, persinggahan terakhir dalam lawatan ke Amerika Latin dan Karibia, Tillerson mengatakan kepada wartawan bahwa dia ingin berkonsultasi dengan sekutu-sekutu Amerika di wilayah tersebut, yang akan terimbas oleh keputusan tersebut.

“Dan itu penting karena saya ingin mendengar pandangan mereka, apakah kita kehilangan sesuatu. Tapi juga pandangan mereka apakah perlu mengambil tindakan terkait minyak, yang akan sangat dramatis. Bagaimana pandangan mereka tentang itu,” kata Tillerson.

Tillerson mengatakan situasi mengenaskan rakyat Venezuela, yang berada dalam krisis ekonomi dan kemanusiaan di bawah Presiden Nicolas Maduro, dan kemungkinan pembatasan minyak termasuk dalam agenda pembicaraan yang dilakukan di setiap persinggahannya. [as/al]

 

NEWS: Pengadilan Jepang Putuskan Tepco Bertanggung jawab Atas Fukushima

anzhuo66.com – Pengadilan di Jepang Jumat (22/9) memerintahkan Tokyo Electric Power (Tepco) untuk membayar kompensasi kepada sekelompok mantan warga Fukushima. Keputusan ini adalah putusan pengadilan kedua menyusul gempa tahun 2011 dan bencana nuklir, Reuters melaporkan, mengutip laporan media Jepang.

Namun, keputusan oleh pengadilan negeri Chiba di timur Tokyo tidak menyatakan pemerintah bertanggung jawab untuk membayar kompensasi. Ini berbeda dengan keputusan pengadilan lainnya di bulan Maret yang memerintahkan baik pemerintah maupun Tepco untuk membayar kompensasi kepada sekelompok pengungsi yang berbeda.

Tepco menghadapi tuntutan hukum yang menggunung terkait bencana tersebut dengan sekitar 12.000 mantan penduduk Fukushima mengajukan sekitar 30 gugatan kelompok yang sama untuk mendapatkan kompensasi, menurut laporan media.

Dalam kasus Chiba, satu kelompok terdiri dari 45 penduduk meminta ganti rugi senilai 2.8 miliar yen (25 juta dolar) karena mengalami tekanan emosional saat mengungsi dari rumah mereka ketika radiasi menyebar dari kerusakan pembangkit nuklir Fukushima Daiichi milik Tepco setelah gempa bumi dan tsunami enam tahun lalu.

Tepco diperintahkan untuk membayar total 376 juta yen (3,36 juta dolar) untuk 42 pengungsi, Kyodo dan Jiji melaporkan.

Tepco mengatakan Jumat (22/9) pihaknya akan menelaah isi dari putusan pengadilan sebelum memberikan respon.

Sekitar 15.000 orang tewas pada Maret 2011 ketika tiga reaktor di pembangkit Fukushima Daiichi mengalami kerusakan setelah gempa berkekuatan 9 skala Richter memicu tsunami yang menghancurkan kawasan garis pantai timur laut.[fw/au]

NEWS: Majelis Umum PBB Putuskan Pangkas Anggaran Tahunan Misi Perdamaian

anzhuo66.com – Majelis Umum PBB, Jumat (1/7) memutuskan untuk memangkas $ 600 juta dari anggaran tahunan misi perdamaian PBB yang mencapai hampir $ 8 miliar.

Pemangkasan itu adalah berkat tekanan dari pemerintahan Trump yang menyumbang lebih dari seperempat anggaran tahunan misi itu. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menyarankan PBB melakukan reformasi besar termasuk dalam misi perdamaian.

Misi pemeliharaan perdamaian yang mendukung lebih dari 110 ribu tentara, polisi, dan petugas sipil dalam 16 misi belakangan ini dikecam keras karena pasukan yang tidak disiplin dan terkadang gagal melindungi penduduk sipil dan bahkan ada yang melakukan pelecehan seksual terhadap mereka. Di Haiti pasukan PBB itu disalahkan membawa epidemi kolera menyebabkan ratusan penduduk pulau itu jatuh sakit dan meninggal.

Namun, di samping semua kekurangan dan kelemahannya, ‘topi biru’ sebagaimana pasukan pemelihara perdamaian itu dikenal karena topi bajanya yang berwarna biru, masih memainkan peran penting di negara-negara yang rentan di mana penduduk sipil membutuhkan perlindungan, bantuan kemanusiaan dan institusi yang stabil. [ps/al]