NEWS: Ribuan Orang Berkumpul Dukung Mantan Presiden Brazil Sementara Dia Menolak Penahanan Penjara

anzhuo66.com – Ribuan pengikut dari mantan presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, berkumpul Sabtu di luar sebuah markas serikat pekerja pabrik baja, dimana da Silva berlindung sementara terjadi konfrontasi dengan polisi, yang diperintahkan untuk menangkap dirinya.

Da Silva dijadwalkan mulai menjalani hukuman penjara 12 tahun Jumat atas tuduhan penyuapan, tetapi dia pergi ke gedung serikat pekerja di pinggiran Sao Paulo, dimana bertahun-tahun sebelumnya di mulai karirnya sebagai pemimpin buruh.

Ketika mantan presiden beraliran kiri itu memasuki bangunan, dia dikelilingi oleh ribuan pendukung dan anggota dari Partai Pekerja, yang mengenakan kemeja merah dan mengibarkan bendera merah. Masa itu mencegah polisi menangkap dirinya setelah tenggat waktu pengadilan berlalu. Polisi mengatakan, mereka tidak akan mengupayakan penahanannya sementara perundingan untuk mengakhiri konfrontasi ini diteruskan.

Dua sumber yang dekat dengan da Silva memberitahu Associated Press, dia tidak akan menyerahkan diri di Curitiba, ibukota negara bagian Brazil, Parana, di selatan, sebagaimana diperintahkan oleh hakim. Sumber itu mengatakan, dia mempertimbangkan menunggu polisi di markas serikat pekerja itu atau menyerahkan diri di Sao Paulo pada Sabtu.

Pengacara da Silva menyerahkan sebuah permohonan Jumat sore kepada Mahkamah Agung agar menunda hukuman itu, setelah kalah di peradilan banding.

Hukuman itu kemungkinan akan mengakhiri karir politik presiden yang mewakili kelas pekerja di Brazil. Hukum Brazil melarang seorang kandidat untuk mencalonkan diri selama 8 tahun setelah menjalani hukuman penjara. [jm]

NEWS: Setelah Menang Lawan ISIS, Ribuan Orang Irak Masih Hilang

anzhuo66.com – Pada tahun 2014, Abdulrahman Saad diculik dari rumahnya di Mosul oleh pejuang ISIS, membuat keluarganya bingung.

Mereka bertanya kepada petugas keamanan dan hakim: Di mana suami dan ayah kami? Tidak ada Jawaban. Ketika operasi merebut kembali Mosul dimulai, mereka mendengar ia ditahan di bagian barat kota itu, bersama ratusan tahanan lain. Tetapi ketika daerah itu dibebaskan, mereka tidak menemukan jejak Saad, usia 59 tahun, pemilik toko grosir makanan.

Sejak Mosul dibebaskan Juli lalu, penduduk mengirim lebih dari 3.000 laporan orang hilang ke Dewan Provinsi Niniwe, menurut anggota dewan Ali Khoudier. Kebanyakan dari mereka adalah laki-laki atau remaja laki-laki. Sebagian ditangkap ISIS semasa pemerintahan ekstremis kelompok itu; sebagian lainnya ditahan pasukan Irak karena dicurigai terkait ekstremis.

Birokrasi, ketidakefisienan dan kelalaian pemerintah Irak telah menyebabkan ribuan mempertanyakan nasib anggota keluarga, sementara pimpinan Irak merayakan kemenangan atas ISIS.[ka]

 

 

 

 

 

 

 

 

NEWS: Tim Mueller Kirim Ribuan Dokumen ke Tim Pengacara Manafort

anzhuo66.com – Jaksa penuntut mengatakan mantan manajer kampanye Donald Trump, Paul Manafort mungkin telah melanggar perintah pengadilan untuk tidak berbicara atau menulis mengenai kasus yang sedang berjalan, dengan menyunting sebuah artikel opini yang dimuat sebuah koran berbahasa Inggris di Ukraina hari Kamis (7/12).

Bukti itu merupakan bagian dari sejumlah besar barang bukti yang dikumpulkan tim penyidik khusus Robert Mueller, yang menyelidiki kemungkinan tautan antara Rusia dan tim kampanye Trump.

Manafort dan penasihat kampanye Trump, Rick Gates telah menyatakan diri tidak bersalah atas 12 butir dakwaan yang merupakan bagian dari penyidikan Mueller mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden tahun lalu.

Dokumen yang jumlahnya lebih dari 400 ribu itu diserahkan kepada tim pembela Manafort sesuai dengan undang-undang yang mengharuskan penuntut menyerahkan barang bukti kepada tim pembela untuk digunakan dalam persiapan pembelaan. [ds]

NEWS: Ribuan Demonstran Sambut Presiden Trump di New York

anzhuo66.com – Kedatangan Presiden Donald Trump di kediamannya di Trump Tower di sambut ribuan demonstran. Mereka meneriakkan kata-kata “bukan presiden saya” dan “memalukan!” ketika iring-iringan mobil Presiden Trump bergerak sepanjang Fifth Avenue di Manhattan menuju tempat kediamannya di Trump Tower.

Sekelompok kecil pendukung Trump juga tampak menyambut presiden Amerika itu, yang singgah sebentar di kediamannya di New York dari liburannya di New Jersey.

Di dekat gedung Trump Tower, tempat kediaman pribadi Presiden Trump para demonstran tampak membawa poster-poster yang bertuliskan “makzulkan” dan “Gedung Putih bukan tempat bagi kelompok supremasi kulit putih”, dan teriakan-teriakan ‘New York benci padamu” bergema diantara gedung-gedung pencakar langit di sekitarnya.

Komentar awal Presiden Trump tentang kerusuhan yang terjadi di Charlottesville, akhir minggu lalu, yang menyebut aksi kekerasan dan kemunafikan “dilakukan oleh banyak pihak” telah memicu tekanan kuat selama dua hari untuk mengutuk aksi kelompok supremasi kulit putih itu.

“Itu menunjukkan bahwa dalam saat-saat krisis, presiden tidak melakukan apa yang diharapkan rakyat,” kata Adam Vasquez seorang pembuat video yang berumur 26 tahun.

Di pihak lain kira-kira 20 orang pendukung Trump yang berada dekat Trump Plaza berseru “Tuhan memberkahi presiden Trump”. Mereka melambai-lambaikan bendera Amerika dan poster-poster yang bertuliskan “sekarang bukanlah waktunya untuk memecah belah.”

Kedua kelompok demonstran yang bertentangan itu, yang dipisahkan oleh polisi, saling berteriak “kalian pulang saja!.” [ii]