NEWS: Korut Rilis Video Kim Jong Un Menyaksikan Peluncuran Misil

anzhuo66.com – Korea Utara, Kamis (30/11), merilis video yang menunjukkan pemimpin negara itu, Kim Jong Un, mengawasi peluncuran misil balistik antar benua baru.

Misil Hwasong-15 diluncurkan Rabu (29/11) pagi dari sebuah fasilitas di barat Pyongyang. Misil baru ini mencapai ketinggian 4.500 kilometer, lebih dari 10 kali lipat ketinggian orbit Stasiun Antariksa Internasional, dan terbang sejauh seribu kilometer sebelum jatuh di perairan zona ekonomi eksklusif Jepang di timur Semenanjung Korea.

Kim Jong Un menyatakan peluncuran itu sukses, dan sesumbar bahwa rezimnya telah mewujudkan cita-cita besar mencapai status sebagai negara nuklir

Menurut para ilmuwan, misil Hwasong-15 memiliki cukup jangkauan untuk mencapai wilayah daratan Amerika Serikat, namun misil itu tidak akan mampu membawa kepala peluru nuklir karena terlalu berat.

Para analis tidak yakin bahwa Korea Utara telah menguasai sepenuhnya teknologi yang memastikan bahwa misil akan mampu masuk kembali ke atmosfir bumi tanpa terbakar. [ds]

 

 

NEWS: NASA Rilis Gambar Amukan Topan di Jupiter

anzhuo66.com – Badan Antariksa Amerika, NASA hari Rabu merilis serangkaian gambar menakjubkan dari badai yang mengamuk di Jupiter, yang dikenal sebagai Great Red Spot, yang diambil awal pekan ini ketika pesawat tak berawak lewat di dekatnya.

Pesawat antariksa AS, Juno terbang di atas badai Senin malam, memberi  pandangan paling dekat kepada  manusia mengenai ciri khas planet terbesar dalam tata surya kita.

“Selama ratusan tahun, para ilmuwan telah mengamati, bertanya-tanya dan berteori tentang Bintik Merah Besar Jupiter,” kata Scott Bolton, peneliti utama Juno dari Southwest Research Institute di San Antonio.

“Sekarang kita punya foto terbaik yang pernah ada.”

Para ilmuwan berharap mempelajari lebih lanjut tentang apa yang mendorong badai tersebut, dan Bolton mengatakan akan memerlukan beberapa waktu untuk menganalisa data yang ditangkap oleh delapan instrumen Juno, ketika  melewati badai dengan ketinggian 9.000 kilometer.

The Great Red Spot berukuran lebar  16.350 kilometer pada tanggal 3 April tahun ini, yang ukurannya 1,3 kali dibanding  bumi.

The Great Red Spot telah dipantau sejak ahun 1830 dan telah ada selama lebih dari 350 tahun. [ps/al]