NEWS: Menhan AS Mattis Sambut John Bolton di Pentagon

anzhuo66.com – Menteri Pertahanan AS Jim Mattis menyambut kedatangan Penasihat Keamanan Nasional pilihan Presiden Donald Trump, John Bolton, di Pentagon, Kamis (29/3), Associated Press melaporkan.

Bolton, yang akan menggantikan Letnan Jenderal Angkatan Darat H.R. McMaster pada 9 April, secara terbuka menganjurkan untuk menggulingkan pemerintah Korea Utara.

Mattis, purnawirawan jenderal Angkatan Laut yang paham betul tingginya biaya perang, mendukung diplomasi untuk mencegah Korea Utara memiliki senjata nuklir dan mengatakan perang di Semenanjung Korea akan menjadi “bencana besar.”

Mengenai Iran, Mattis tampaknya juga akan bertentangan dengan Bolton yang pernah mengusulkan untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir era Obama. [my/ds]

 

NEWS: Ribuan Demonstran Sambut Presiden Trump di New York

anzhuo66.com – Kedatangan Presiden Donald Trump di kediamannya di Trump Tower di sambut ribuan demonstran. Mereka meneriakkan kata-kata “bukan presiden saya” dan “memalukan!” ketika iring-iringan mobil Presiden Trump bergerak sepanjang Fifth Avenue di Manhattan menuju tempat kediamannya di Trump Tower.

Sekelompok kecil pendukung Trump juga tampak menyambut presiden Amerika itu, yang singgah sebentar di kediamannya di New York dari liburannya di New Jersey.

Di dekat gedung Trump Tower, tempat kediaman pribadi Presiden Trump para demonstran tampak membawa poster-poster yang bertuliskan “makzulkan” dan “Gedung Putih bukan tempat bagi kelompok supremasi kulit putih”, dan teriakan-teriakan ‘New York benci padamu” bergema diantara gedung-gedung pencakar langit di sekitarnya.

Komentar awal Presiden Trump tentang kerusuhan yang terjadi di Charlottesville, akhir minggu lalu, yang menyebut aksi kekerasan dan kemunafikan “dilakukan oleh banyak pihak” telah memicu tekanan kuat selama dua hari untuk mengutuk aksi kelompok supremasi kulit putih itu.

“Itu menunjukkan bahwa dalam saat-saat krisis, presiden tidak melakukan apa yang diharapkan rakyat,” kata Adam Vasquez seorang pembuat video yang berumur 26 tahun.

Di pihak lain kira-kira 20 orang pendukung Trump yang berada dekat Trump Plaza berseru “Tuhan memberkahi presiden Trump”. Mereka melambai-lambaikan bendera Amerika dan poster-poster yang bertuliskan “sekarang bukanlah waktunya untuk memecah belah.”

Kedua kelompok demonstran yang bertentangan itu, yang dipisahkan oleh polisi, saling berteriak “kalian pulang saja!.” [ii]