NEWS: Ribuan Orang Berkumpul Dukung Mantan Presiden Brazil Sementara Dia Menolak Penahanan Penjara

anzhuo66.com – Ribuan pengikut dari mantan presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, berkumpul Sabtu di luar sebuah markas serikat pekerja pabrik baja, dimana da Silva berlindung sementara terjadi konfrontasi dengan polisi, yang diperintahkan untuk menangkap dirinya.

Da Silva dijadwalkan mulai menjalani hukuman penjara 12 tahun Jumat atas tuduhan penyuapan, tetapi dia pergi ke gedung serikat pekerja di pinggiran Sao Paulo, dimana bertahun-tahun sebelumnya di mulai karirnya sebagai pemimpin buruh.

Ketika mantan presiden beraliran kiri itu memasuki bangunan, dia dikelilingi oleh ribuan pendukung dan anggota dari Partai Pekerja, yang mengenakan kemeja merah dan mengibarkan bendera merah. Masa itu mencegah polisi menangkap dirinya setelah tenggat waktu pengadilan berlalu. Polisi mengatakan, mereka tidak akan mengupayakan penahanannya sementara perundingan untuk mengakhiri konfrontasi ini diteruskan.

Dua sumber yang dekat dengan da Silva memberitahu Associated Press, dia tidak akan menyerahkan diri di Curitiba, ibukota negara bagian Brazil, Parana, di selatan, sebagaimana diperintahkan oleh hakim. Sumber itu mengatakan, dia mempertimbangkan menunggu polisi di markas serikat pekerja itu atau menyerahkan diri di Sao Paulo pada Sabtu.

Pengacara da Silva menyerahkan sebuah permohonan Jumat sore kepada Mahkamah Agung agar menunda hukuman itu, setelah kalah di peradilan banding.

Hukuman itu kemungkinan akan mengakhiri karir politik presiden yang mewakili kelas pekerja di Brazil. Hukum Brazil melarang seorang kandidat untuk mencalonkan diri selama 8 tahun setelah menjalani hukuman penjara. [jm]

NEWS: Amerika Akhiri Ijin Tinggal Sementara untuk Warga Haiti

anzhuo66.com – Setelah bertahun-tahun terlindung dari deportasi dari Amerika, selagi negara mereka berusaha pulih dari bencana gempa hebat pada 2010, puluhan ribu warga Haiti akan kehilangan perlindungan atas status keimigrasian mereka.

“Secara keseluruhan, kondisi luar biasa tetapi sementara, yang menjadi dasar pemberian status terlindung itu dinilai telah membaik, sehingga tidak menghalangi para warga Haiti untuk pulang dengan selamat,” kata seorang pejabat senior pemerintahan Trump dalam sebuah taklimat. Pengumuman itu dikeluarkan menjelang tenggat, Kamis (23/11) untuk keputusan terkait warga Haiti.

Sekitar 50.000 warga Haiti yang tinggal dan bekerja di Amerika akan kehilangan Status Terlindung Sementara.

Perlindungan itu habis masa berlakunya 22 Juli, 2019, sehingga ada waktu 18 bulan bagi warga Haiti yang tinggal di Amerika untuk pulang atau melegalkan statusnya di Amerika. Warga Haiti yang memiliki status terlindung itu memiliki waktu 60 hari untuk menyerahkan permohonan memperpanjang status sampai tenggat 2019 itu. pihak berwenang menjelaskan bahwa warga Haiti yang berstatus terlindung tidak akan diproses untuk dideportasi sampai tenggat 22 Juli 2019. [ds]

 

NEWS: Polandia Hentikan Sementara Konsul Kehormatan di AS

anzhuo66.com – Kementerian luar negeri Polandia telah menghentikan sementara seorang konsul kehormatan di Amerika Serikat yang diduga memasang foto rekayasa yang memperlihatkan Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengenakan seragam Nazi.

Maria Szonert-Binienda menjabat di kantor konsulat di Akron, Ohio. Dia mambantah tuduhan itu. Szonert-Binienda mengatakan kepada Associated Press bahwa akun Facebook-nya diretas.

“Saya tidak membuat foto Donald Tusk sebagai seorang SS. Saya menentang promosi simbol dan ideologi SS. Saya menentang penggunaan kata-kata seperti ‘fasisme’ dalam diskursus politik publik. Saya menentang membandingkan politisi kita dengan Hitler,” katanya.

Tusk adalah mantan perdana menteri Polandia.

Suami Szonert-Binienda adalah anggota komisi pemerintah konservatif yang berkuasa yang sedang menyelidiki ulang kecelakaan pesawat tahun 2010 yang menewaskan Presiden Polandia Lech Kaczynski.

Saudara kembar Kaczynski, Jaroslaw, adalah pemimpin Partai Hukum dan Keadilan yang berkuasa, dan saingan politik Tusk. Jaroslaw Kaczynski telah menuduh Tusk bahwa investigasi kecelakaan yang dipimpinnya dulu tidak tuntas. [vm]