NEWS: Rusia Kembali Veto Resolusi DK PBB soal Senjata Kimia Suriah 

anzhuo66.com – Rusia sekali lagi memveto resolusi Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang mandat penyelidikan internasional mengenai penggunaan senjata kimia di Suriah, sehari setelah memveto resolusi serupa.

Jepang mengajukan rancangan resolusi untuk memperpanjang 30 hari mandat penyelidikan untuk mengidentifikasi siapa yang menggunakan senjata kimia di Suriah untuk memberi waktu guna mencapai kompromi lebih luas.

Hari Kamis (16/11), Amerika mengajukan rancangan resolusi serupa dengan perpanjangan satu tahun, yang juga diveto Rusia.

Rancangan resolusi terpisah yang diajukan Rusia hari Kamis yang menyerukan perubahan mandat penyelidikan internasional itu hanya didukung empat negara

Jika tidak diperpanjang, mandat penyelidikan ini habis masa berlakunya Kamis malam.

Veto Rusia hari Jumat itu adalah veto kesebelas yang dijatuhkan Rusia terhadap resolusi terkait Suriah.

Setelah pemungutan suara hari Jumat itu, duta besar Amerika untuk PBB Nikki Haley mengatakan kepada Dewan Keamanan: “Rusia tidak berminat menemukan kebersamaan dengan negara-negara anggota Dewan Keamanan yang lain untuk menyelamatkan mekanisme penyelidikan internasional.”

Duta besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan mandat tidak dapat diperpanjang jika “cacat fundamental dalam kerjanya” tidak diperbaiki. [ds]

NEWS: Fraksi Demokrat DPR AS Cari Cara Paksakan Pemungutan Suara soal DACA

anzhuo66.com – Di Amerika, para legislator Demokrat berusaha mencari cara memaksakan pemungutan suara mengenai program DACA yang melindungi hampir 800 ribu kaum muda dari deportasi.

Anggota DPR dari Partai Demokrat, Luis Gutierrez, mengatakan dalam jumpa pers di Washington hari Jumat bahwa jika undang-undang mengenai DACA tidak disahkan selambat-lambatnya bulan Desember, banyak legislator Demokrat akan mencegah lolosnya rancangan undang-undang untuk menaikkan pagu hutang negara.

“Saya imbau, saya anjurkan, dan saya mohon, agar para pemimpin fraksi Demokrat tidak meloloskan rancangan undang-undang pendanaan pemerintah dan tidak menyetujui pemungutan suara mengenai penaikan pagu hutang jika undang-undang DACA tidak diloloskan,” kata Gutierrez.

Ketua Fraksi Demokrat DPR Michelle Grisham, yang memimpin Kaukus Hispanik Kongres, Kamis petang mengumumkan mereka memulai proses untuk meluncurkan petisi untuk memaksakan pemungutan suara mengenai DACA. Mereka memerlukan tanda tangan mayoritas dalam DPR untuk memungkinkan rancangan undang-undang memintas proses melalui Komisi, di mana rancangan undang-undang biasanya disusun.

Karena Demokrat adalah minoritas di Kongres, mereka akan memerlukan dukungan sebagian legislator Republik untuk meloloskan suatu rancangan undang-undang. [ds]

NEWS: Wapres AS Bicara Soal THAAD

anzhuo66.com – Pada acara televisi “Meet the Press”, Wakil Presiden Amerika Mike Pence menghindar memberikan jawaban untuk pertanyaan apakah Korea Selatan berutang untuk sistem pertahanan misil (THAAD) di sepanjang perbatasan dengan Korea Utara.

Pertanyaan itu menyusul komentar dari Penasehat Keamanan Nasional Amerika, HR McMaster bahwa Amerika akan membayar sistem itu, meskipun ada komentar dari Presiden Donald Trump bahwa Korea Selatan akan membayarnya.

Pence juga mengatakan yakin akan kesuksesan upaya DPR untuk membatalkan dan mengganti UU asuransi kesehatan “yang tidak lama lagi”.

Dengan menyebut pencapaian 100 hari pertama pemerintahan Trump, Pence mengatakan yakin bahwa “sangat dekat” (bagi Pemerintahaan Trump) untuk mendapat suara yang cukup di DPR agar dapat membatalkan UU asuransi kesehatan terjangkau (Affordable Care).

Penasehat Keamanan Nasional Trump, Letnan Jenderal H.R. McMaster mengatakan uji coba misil Korea Utara baru-baru ini mencerminkan “pembangkangan terbuka kepada masyarakat internasional”. [my/al]

NEWS: Kanselir Jerman Bicara Soal Hak-hak Perempuan di Arab Saudi

anzhuo66.com – Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan Arab Saudi telah membuat kemajuan dalam hal kesetaraan gender namun negara itu masih “jauh dari pencapaian pemahaman mengenai kesetaraan”.

Merkel tiba di Arab Saudi, Minggu (30/4) untuk mengadakan pembicaraan dengan raja Arab Saudi dalam kunjungan pertamanya ke negara itu selama tujuh tahun.

Ia juga menekankan isu-isu HAM di negara itu dan perang melawan kelompok ISIS sebagai isu-isu penting bagi Arab Saudi. [my/al]