NEWS: Kanada Tegur China Soal Perlakuan Terhadap Muslim Uighur

anzhuo66.com – Kanada menegur China seputar pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan negara tersebut, khususnya terhadap Muslim Uighur, kata beberapa pejabat, Selasa (25/9).

“Tiap kali saya duduk bersama pemimpin dunia mana pun terutama yang di negaranya ada keprihatinan mengenai hak asasi, saya angkat soal hak asasi,” kata Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau di sela-sela sidang Majelis Umum, kantor berita AFP melaporkan.

Sekitar satu juta suku Uighur dan Muslim lain yang minoritas telah ditahan dalam kamp pengasingan di provinsi Xinjiang, China barat, menurut perkiraan Komite PBB tentang Penghapusan Diskriminasi Rasial.

Beijing mempersoalkan temuan Komite PBB itu dengan mengatakan penahanan itu perlu untuk memerangi ekstremisme dan terorisme di perbatasan barat dan di perbatasan dengan Pakistan.

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo juga mencela penindasan agama yang terjadi di China.

China meningkatkan tindakan penumpasan di Xinjiang terhadap yang disebutnya ekstremisme Islam dan unsur-unsur separatis. Tetapi banyak Muslim di kawasan sana menuduh Beijing melakukan penindasan agama dan budaya. [al]

NEWS: Kritik Iran Terhadap Proyek Dam Afghanistan Timbulkan Reaksi Keras Pejabat di Kabul

anzhuo66.com – Pejabat Afghanistan bereaksi keras terhadap ucapan Presiden Iran Hassan Rouhani baru-baru ini, sehubungan dengan pengelolaan air dan proyek irigasi di Afghanistan.

 

Berbicara di sebuah konferensi internasional tentang badai pasir dan isu lingkungan di Teheran hari Senin, Rouhani mengkritik proyek-proyek bendungan pemerintah Afghanistan, yang merupakan bagian dari beberapa inisiatif ekonomi dan pembangunan yang baru-baru ini dimulai di Afghanistan.

 

Anggota parlemen Afghanistan menuduh bahwa ucapan Rouhani jelas dan sengaja campur tangan dalam urusan Afghanistan dan merongrong kedaulatan negara tersebut.

 

“Dewan Perwakilan Rakyat tidak akan diam terhadap ucapan Rouhani,” kata anggota parlemen Abdul Qader Qalatwal, yang mewakili provinsi Zabul selatan.

 

“Kami mempunyai hak untuk memiliki bendungan irigasi dan listrik di Afghanistan,” kata Kiramuddin Rezazada, seorang anggota parlemen Afghanistan yang juga marah.

 

Pemerintah Afghanistan baru-baru ini meluncurkan beberapa proyek pengelolaan ekonomi dan air di seluruh negeri, yang memicu reaksi dari negara-negara tetangga, khususnya Iran.

 

Otoritas Iran menghendaki jatah air yang lebih besar dari Afghanistan. Itu telah menimbulkan kekhawatiran bahwa sebuah bendungan pembangkit listrik tenaga air dan irigasi yang didanai India yang disebut Salma di provinsi Herat barat, dapat mengurangi aliran air ke Iran. [ps/al]

 

 

NEWS: Vonis terhadap Ahok Timbulkan Guncangan dan Kegembiraan

anzhuo66.com – Rakyat Indonesia terpecah antara kelompok yang merasa terguncang dan kelompok yang bergembira, setelah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena didakwa menghujat kitab suci Al-Qur’an.

Di luar pengadilan hari Selasa (9/5), para pendukung Ahok menangis, sementara para anggota kelompok-kelompok Islam bersorak gembira merayakan vonis pengadilan itu. Di Twitter, beberapa orang Indonesia menyatakan bahwa putusan tersebut telah membuat mereka malu dengan negara mereka.

Ahok mengatakan dalam kampanyenya (di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, red.), bahwa orang-orang dibohongi jika mereka percaya bahwa sebuah ayat dalam Al-Qur’an melarang umat Islam untuk memilih pemimpin non-Muslim.

Syamsu Hilal, seorang anggota kelompok anti-penghujatan yang melaporkan komentar Ahok kepada polisi tahun lalu, mengatakan, “Di sini kita telah menyaksikan bahwa hakim telah menjadi wakil Tuhan, dan bahwa hakim telah menegakkan keadilan.”

Namun, seorang pendukung Ahok Adrian Sianturi mengatakan, “Keputusan (pengadilan) ini adalah pembunuhan karakter terhadap seorang gubernur yang baik, politikus bersih yang langka di negara ini.”

Ronny Talampessy, seorang pengacara untuk Ahok mengatakan bahwa kliennya telah dibawa ke sebuah penjara di Jakarta pasca keputusan pengadilan yang menjatuhkan hukuman dua tahun penjara karena menghujat Al-Qur’an.

Ahok mengatakan akan mengajukan banding atas putusan pengadilan tersebut. Tidak jelas apakah dia akan dibebaskan, begitu permohonan banding diajukan.

Wayan Sudirta, pengacara Ahok lainnya, mengatakan bahwa ada banyak tekanan agar Ahok dipenjara. Dia berkata, “Kita bisa mengerti, tapi kita tidak bisa menerima vonis tersebut. Karena itu, kami akan naik banding.”

Vonis hari Selasa (9/5) merupakan pukulan bagi para pendukung Ahok, setelah sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) merekomendasikan hukuman percobaan dua tahun penjara dengan masa hukuman penjara satu tahun.

Hakim ketua mengatakan bahwa persidangan tersebut merupakan kasus kejahatan murni, dan pengadilan tidak sependapat bahwa ada aspek politis dalam kasus ini. [pp]