NEWS: Anak Guatemala Tewas dalam Tahanan, Imigrasi AS Jadi Sorotan

anzhuo66.com – Kematian seorang anak perempuan Guatemala, usia 7 tahun, ketika dalam tahanan Amerika di perbatasan Southwest pekan lalu, menimbulkan pertanyaan tentang kapan dan bagaimana petugas perbatasan menangani bukan hanya gejala dan pengobatannya, tetapi juga pengungkapan kematiannya yang ditunda kepada publik, media dan Kongres.

Hari Jumat (14/12), penyelidikan atas kematian Jakelin Caal Maquin meningkat, dengan Kantor Inspektur Jenderal Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan akan mencari tahu apa yang dilakukan institusi yang mengawasi Badan Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika (CBP), itu selama sekitar 27 jam sejak anak perempuan itu ditahan, sampai ia meninggal.

CBP hari Jumat juga mengukuhkan nama anak itu sebagai Jakelin Caal Maquin. Laporan sebelumnya oleh kantor berita Associated Press salah menulis nama anak itu.

Jakelin masuk ke Amerika bersama ayahnya, usia 29 tahun, Nery Caal, setelah melakukan perjalanan dari Raxruha di Alta Verapaz, Guatemala utara.

Petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika menahan keduanya pada 6 Desember malam, sebagai bagian dari kelompok 163 pelintas batas yang ditahan di daerah terpencil di selatan New Mexico, dekat pintu masuk Antelope Wells, menurut CBP dan DHS. Hasil evaluasi cepat terhadap anak itu tidak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan akan kesehatannya.

Tetapi pagi harinya, Jakelin sakit. Ia meninggal selepas tengah malam pada 8 Desember. Indikasi awal dari Rumah Sakit Anak Providence di El Paso, Texas, tempat ia dibawa, adalah ia meninggal akibat syok septik. (ka)

NEWS: Disangka Penculik Anak, Perempuan India Tewas Dihajar Massa

anzhuo66.com – Seorang perempuan di India tengah tewas setelah dihajar massa karena kabar angin yang mengatakan ia adalah komplotan penculik anak-anak, kata polisi, Senin (23/7), seperti dilaporkan oleh Associated Press.

Pemerintah India pada hari yang sama mengumumkan pembentukan dua komisi untuk mengusulkan cara-cara mengatasi tindakan kelompok masyarakat yang suka main hakim sendiri.

Sedikitnya 14 orang ditangkap polisi di negara bagian Madhya Pradesh setelah terbunuhnya perempuan yang berumur kira-kira 25 tahun itu, kata perwira polisi Riyaz Iqbal.

India punya sejarah panjang aksi kekerasan yang dilakukan massal. Namun belakangan ini, adanya internet dan telepon pintar telah menyebarkan kabar-kabar angin dengan cepat sampai ke pelosok-pelosok India.

Sedikitnya 25 orang mati dibunuh dan puluhan lainnya luka-luka karena diserang kelompok orang yang marah dalam tiga bulan terakhir. Semua korban itu terkait dengan kabar-kabar angin yang mengatakan mereka adalah anggota komplotan penculik anak-anak.

Seringkali para korban dijadikan sasaran karena mereka tampak berbeda dari penduduk setempat atau karena mereka tidak bisa menggunakan bahasa lokal.

Selain itu sedikitnya 20 orang lagi telah mati dibunuh oleh orang banyak dan puluhan luka-luka karena diserang oleh kelompok ekstremis Hindu yang menyebut diri sebagai “pelindung sapi”.

Kebanyakan serangan yang dilancarkan oleh orang-orang pencinta sapi itu menarget orang-orang Muslim, yang merupakan 14 persen dari 1,3 miliar penduduk India. Sapi dianggap binatang suci oleh warga Hindu yang merupakan 80 persen penduduk India. Menyembelih sapi dan makan dagingnya dianggap ilegal dan tidak diizinkan di banyak bagian India.

Para korbannya seringkali dituduh menyelundupkan sapi untuk disembelih dan diambil dagingnya. Warga Hindu kelas rendah yang ikut menguliti sapi yang disembelih seringkali menjadi korban kekerasan massal. Pada Jumat lalu (20/7), seorang warga Muslim mati dibunuh di India barat atas tuduhan menyelundupkan sapi untuk disembelih. [ii]

NEWS: Korban Tewas Kecelakaan Feri Lestari Maju Tambah Jadi 31 Orang

anzhuo66.com – Korban kecelakaan kapal feri Lestari Maju bertambah menjadi 31 orang, meski kapten kapal sempat mengemudikan kapal ke arah karang untuk memudahkan proses evakuasi, Reuters melaporkan, Rabu (4/7/2018).

Badan SAR Nasional mengatakan kapal feri bermuatan 164 penumpang dan awak kapal diterjang cuaca buruk saat mendekati Selat Selayar, Sulawesi. Tiga penumpang hilang, namun 130 lainnya bisa diselamatkan, kata Kementerian Perhubungan.

Feri tersebut juga sedang membawa 48 kendaraan ketika tenggelam karena cuaca buruk.

“Kapten kapal mengandaskan kapal ke karang agar tidak tenggelam dan memudahkan proses evakuasi,” kata Agus H. Purnomo, direktur jenderal perhubungan laut Kementerian Perhubungan, seperti dikutip oleh Reuters.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal kandas sekitar 250 meter dari tepi pantai.

“Kapten kapal dan pemilik kapal adalah dua orang terakhir yang keluar dari kapal penumpang,” kata Agus.

Kecelakaan kapal di Kepulauan Selayar pada Selasa (3/7/2018) adalah yang kedua terjadi dalam dua minggu, setelah feri yang kelebihan muatan tenggelam di Danau Toba, Sumatra Utara. Lebih dari 200 orang tewas dalam kecelakaan feri di Danau Toba, salah satu danau vulkanis terdalam di dunia. [ft]

 

 

NEWS: Demonstran Oposisi Venezuela Kenang Remaja yang Tewas Minggu Ini

anzhuo66.com – Pemrotes di Venezuela memberi penghormatan terakhir kepada seorang remaja yang terbunuh minggu ini ketika berlangsung demonstrasi menentang Presiden Nicolas Maduro.

Ratusan pemrotes berhenti di sebuah tempat di Karakas hari Jumat (9/6), di mana seorang mahasiswa usia 17 tahun, Neomar Lander, terbunuh pada Rabu dalam bentrokan dengan polisi.Mereka berlutut di sebuah tugu darurat yang dibuat di sana.

Pihak oposisi Venezuela mengatakan, remaja itu tewas oleh kanister gas air mata yang ditembakkan langsung kea rah dirinya, sementara pemerintah mengatakan, remaja itu tewas ketika sebuah mortir rakitan meledak di tangannya.

Dalam sebuah konferensi pers, Wapres Tareck el-Aissami menuduh pihak oposisi menghasut kekerasan dalam protes-protes mereka.

Protes yang berlangsung hampir setiap hari menentang pemerintahan Presiden Maduro telah berlangsung lebih dari 2 bulan, dan 65 orang tewas baik dari pihak pro maupun anti pemerintah, penonton, dan pasukan keamanan.

Juga Jumat, anggota parlemen oposisi mengajukan kasus tuntutan terhadap upaya presiden untuk mengubah konstitusi.

Jaksa Agung Venezuela, Luisa Ortega Diaz juga mengajukan tuntutannya kepada Mahkamah Agung pada Kamis menentang upaya Presiden Maduro mengubah konstitusi.

Luisa Ortega Diaz mengajukan naik banding atas keputusan Presiden untuk menyelenggarakan pertemuan dewan konstituante musim panas ini dan menyusun kembali konstitusi. Katanya, keputusan ini tidak konstitusional dan tidak mewakili aspirasi rakyat Venezuela. Dalam sebuah konferensi pers, dia menyebut dekrit presiden itu ilegal, karena rakyat yang berdaulatlah yang punya wewenang untuk menuntut revisi konstitusi.

Penuntut ini, seorang yang dekat dengan almarhum Presiden Hugo Chavez, mengatakan, ideologi Chavismo adalah falsafah kehidupan dan warisannya ini sedang dihancurkan.

Sudah lebih dari dua bulan setiap hari ada protes di jalan-jalan, terutama menentang pemerintah sosialis, dan telah menewaskan 65 orang baik yang pro maupun yang anti pemerintah, penonton, dan pasukan keamanan. Presiden Venezuela semakin tidak populer, dan negara ini menderita kekurangan bahan-bahan pokok, tetapi Maduro menguasai militer. [jm]

 

NEWS: Tornado dan Banjir di Texas, Sedikitnya 11 Tewas

anzhuo66.com – Sedikitnya 11 orang telah tewas akibat tornado dan badai yang menyapu negara bagian Texas, Arkansas, Missouri dan Mississippi di sebelah selatan Amerika.

Texas timur terkena dampak paling buruk. Serangkaian tornado di sana menewaskan sedikitnya empat orang dan mengakibatkan “kerusakan hebat” kata para pejabat.

Pihak berwenang mengatakan, keempat korban tewas ditemukan di sebelah timur Dallas. Sedikitnya 50 orang lainnya cedera, kata departemen pemadam kebakaran setempat.

“Di Arkansas, sedikitnya dua orang tewas dan dua hilang,” kata pihak berwenang.

Petugas Patroli Jalan Raya Missouri mengatakan seorang perempuan berusia 72 tahun tenggelam meskipun suaminya telah berupaya menyelamatkannya saat kendaraan mereka hanyut karena banjir hari Sabtu.

Di Mississippi, satu orang dilaporkan tewas di Durant setelah sebatang pohon menimpa sebuah rumah.

“Badai pada akhir pekan di negara bagian itu menyebabkan 23.000 orang mengalami pemadaman listrik,” kata Departemen Manajemen Darurat Mississippi. [vm]