NEWS: Ledakan Tewaskan 16 orang di Baghdad

anzhuo66.com – Setidaknya 16 orang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak, ketika sebuah gudang senjata meledak di distrik Sadr City, Baghdad, Rabu (6/6/2018). 

Laporan mengenai penyebab ledakan masih bertentangan. Sebagian mengatakan senjata-senjata itu disimpan di sebuah masjid, sementara pernyataan awal dari seorang jurub bicara Kementerian Dalam Negeri menyebutnya sebagai serangan teroris. 

Beberapa bangunan lain juga hancur. Penyelidikan mengenai ledakan itu sedang berlangsung. 

Kota Sadr adalah kubu ulama konservatif Muqtada al-Sadr, yang anti-amerika, dan koalisi politiknya memenangkan kursi terbanyak dalam pemilu bulan lalu.

Parlemen memerintahkan penghitungan ulang hasil pemilihan itu. [ps/ii]

 

NEWS: Jihad Islamis Katakan Ledakan Tidak Disengaja Tewaskan Empat Anggotanya

anzhuo66.com – Kelompok militan Jihad Islamis mengatakan, empat anggotanya tewas Sabtu dalam sebuah ledakan tidak disengaja di Gaza, dekat perbatasan dengan Israel.

Sebuah ledakan tampaknya menghantam sebuah kendaraan beroda tiga dekat sebuah kamp protes Palestina.  Jihad Islamis mengatakan, ke-4 anggotanya tewas ketika sedang melakukan persiapan, namun tidak memberi rincian lebih lanjut.

Pada Jumat Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, satu orang Palestina tewas dan lebih dari 900 lainnya cedera oleh pasukan Israel pada Jumat, yang menggunakan tembakan dan gas air mata untuk mencegah upaya berulang kali oleh orang Palestina melintasi pagar perbatasan yang memisahkan Jalur Gaza dari Israel.

Pada Jumat kekerasan meletup setelah ribuan orang Palestina melakukan protes di sepanjang perbatasan, protes minggu ke tiga, yagn dijadwalkan berlangsung sampai pertengahan Mei.  Protes ini sudah menimbulkan korban tewas berjumlah puluhan, dan ribuan cedera.

Pemrotes menuntut pengakhiran pada blokade yang sudah berlangsung satu dekade, dan pemulangan pengungsi Palestina ke apa yang sekarang adalah Israel.  Mereka sudah tinggal disana sebelum terpaksa mengungsi setelah pembentukan Israel pada 1948.  Israel berulang kali menolak hak mereka untuk kembali karena Israel khawatir negara itu akan kehilangan identitasnya Yahudinya. [em/jm]

NEWS: Serangan Udara AS Tewaskan 13 Militan Al-Shabab

anzhuo66.com – Militer Amerika mengatakan, Rabu (27/12),serangan udara di Somalia menewaskan13 militan al Shabab.

Para pejabat di wilayah Hilir Jubba membenarkan bahwa serangan itu menghantam militan di daerah pedesaan Beerhani, kira-kira 50 kilometer di barat laut Kismayo, di Somalia selatan.

“Serangan itu menarget kelompok militan ketika mereka bersiap-siap untuk melancarkan serangan terhadap pangkalan kami. Untungnya, militer dari semua negara sahabat menyerang mereka dengan drone dan menewaskan 13 orang diantara mereka,” kata seorang komandan militer Somalia di daerah itu kepada VOA .

Komando Afrika Amerika mengatakan serangan drone itu terjadi Minggu (24/12) pagi dan dilakukan dalam koordinasi dengan pemerintah federal Somalia.

Amerika Serikat telah melakukan sekitar 30 serangan terhadap al Shabab tahun ini. Bulan lalu, militer Amerika mengatakan telah menewaskan 100 militan al Shabab dalam serangan drone yang dilakukan terhadapsebuah kamplatihan. [sp/ii]

 

 

NEWS: Pentagon: Serangan Koalisi Tewaskan 45 Warga Sipil

anzhuo66.com – Menurut pernyataan Pentagon yang dirilis hari Minggu (30/4), penyelidikan yang dilakukan selama bulan Maret mengungkap bahwa serangan koalisi Amerika yang menyasar kelompok negara Islam ISIS di Irak dan Suriah menewaskan 45 warga sipil sebagian besar di dan sekitar kota Mosul di Irak.

Pentagon mengatakan dalam setiap insiden “semua tindakan berhati-hati yang memungkinkan telah diambil ” tapi serangan-serangan itu masih menyebabkan “tewasnya warga sipil tanpa disengaja”.

Laporan itu tidak termasuk temuan-temuan dari penyelidikan yang masih berlangsung terhadap serangan 17 Maret yang menyasar pejuang ISIS di Mosul. Menurut laporan penduduk serangan itu meyebabkan lebih dari 100 warga sipil tewas.

Bulan lalu, Amerika mengakui pesawat-pesawat koalisi melakukan serangan “di lokasi yang cocok dengan dugaan korban sipil” tapi tidak mengukuhkan laporan mengenai banyaknya korban sipil. Pejabat koalisi menolak memberi jangka waktu kapan penyelidikan mengenai insiden itu akan selesai.

Pentagon mengakui sekurangnya 352 warga sipil tewas karena serangan-serangan koalisi di Irak dan Suriah sejak awal serangan udara terhadap ISIS tahun 2014. Para aktivis dan kelompok pemantau menyebut jumlah yang lebih banyak.

Kelompok pemantau yang berkantor di London Airwars melaporkan serangan-serangan koalisi itu telah menewaskan lebih dari 3.000 warga sipil di Irak dan Suriah sejak 2014. [my/al]