NEWS: Trump Salahkan Obama Lagi Soal Campur Tangan Rusia

anzhuo66.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump sekali lagi menyalahkan pendahulunya terkait kesalahan dalam menangani campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016.

“Obama adalah Presiden sebelum dan setelah pilpres 2016. Jadi mengapa dia tidak melakukan sesuatu tentang campur tangan Rusia?” kata Trump di Twitter, Senin (19/2). Serangan terhadap Obama ini adalah yang terbaru dalam serangkaian cuitan presiden.

Ini keluhan yang sudah sering dilontarkan Trump, yang secara bergantian telah meremehkan campur tangan Rusia dan menyalahkan Obama karena gagal menghentikannya.

Sebelumnya, Senin, Kremlin membantah terlibat dalam pilpres AS 2016. Juru bicara Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

Komentar tersebut disampaikan beberapa hari setelah Penyelidik Khusus AS Robert Mueller mendakwa 13 warga negara Rusia dan tiga entitas Rusia melakukan kampanye “perang informasi” ilegal untuk mengganggu proses pemilihan sehingga menguntungkan Trump.

Baca: Kremlin Bantah Campur Tangan Dalam Pilpres AS Tahun 2016

Dakwaan Mueller itu berpendapat bahwa Internet Research Agency, perusahaan media sosial berbasis di St. Petersburg yang terkait dengan Kremlin, 12 karyawannya, dan pendukung keuangannya telah mendalangi upaya tersebut. [as/al]

NEWS: Trump Akan Putuskan Pelarangan Minyak Venezuela

anzhuo66.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson mengatakan Presiden Donald Trump akan memutuskan mengenai pemberlakuan pembatasan pada industri minyak Venezuela

Dalam perjalanan menuju Kingston, Jamaika, persinggahan terakhir dalam lawatan ke Amerika Latin dan Karibia, Tillerson mengatakan kepada wartawan bahwa dia ingin berkonsultasi dengan sekutu-sekutu Amerika di wilayah tersebut, yang akan terimbas oleh keputusan tersebut.

“Dan itu penting karena saya ingin mendengar pandangan mereka, apakah kita kehilangan sesuatu. Tapi juga pandangan mereka apakah perlu mengambil tindakan terkait minyak, yang akan sangat dramatis. Bagaimana pandangan mereka tentang itu,” kata Tillerson.

Tillerson mengatakan situasi mengenaskan rakyat Venezuela, yang berada dalam krisis ekonomi dan kemanusiaan di bawah Presiden Nicolas Maduro, dan kemungkinan pembatasan minyak termasuk dalam agenda pembicaraan yang dilakukan di setiap persinggahannya. [as/al]

 

NEWS: Beberapa Anggota Demokrat Absen di Pidato Kenegaraan Trump

anzhuo66.com – Tahun pertama Presiden Donald Trump ditandai oleh kontroversi, sehingga menyebabkan paling sedikit 14 anggota Demokrat mengumumkan mereka memboikot pidato itu. Ini merupakan boikot terbesar dalam sejarah pidato kenegaraan atau State of the Union seorang presiden.

Di antara anggota Partai Demokrat yang tidak hadir adalah John Lewis, dari Georgia. Kata dia, “pada saat ini, saya tidak merencanakan untuk menghadiri State of the Union,” kata Lewis kepada MSNBC. “Saya tidak bisa sesuai hati nurani saya berada di dalam satu ruangan karena apa yang dia katakan tentang begitu banyak warga Amerika lainnya,” kata Lewis menambahkan.

Juan Vargas dari California mengirim cuitan pada Senin (29/1) siang tentang keputusannya untuk tidak hadir: “Presiden Amerika terus menerus tidak menghargai perempuan, menghina warga kulit berwarna, dan menyerang masyarakat imigran kita. Saya tidak akan hadir pada State of the Union, saya menyatakan solidaritas dengan semua orang yang tidak dihargainya.”

Maxine Waters dari California, pengkritik keras Donald Trump, juga mengatakan, dia tidak akan hadir. Kata dia, “Mengapa saya harus hadir, duduk dan mendengar seorang pembohong?.”

Ini bukan boikot pertama dari pidato State of the Union seorang presiden.

Pada 1999, Presiden Bill Clinton berbicara di hadapan Kongres, hanya beberapa minggu setelah dia dimakzulkan oleh DPR. Beberapa anggota Republik memutuskan untuk tidak hadir, termasuk John Shadegg dari Arizona, Bob Schaffer dari Colorado, Tom Tancredo dari Colorado, serta Bobb Barr dari Georgia.

Boikot terbesar dari pidato presiden terjadi pada 1971 oleh 12 anggota Kongres kulit hitam di DPR. Anggota-anggota ini minta pertemuan dengan Presiden Richard Nixon, tetapi ditolak. Sebagai balasannya mereka tidak hadir pada pidato Nixon waktu itu. [ps/jm]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

NEWS: Trump: “Saya Berolahraga Lebih Sering dari yang Dipikirkan Masyarakat”

anzhuo66.com – Tidak usah berharap banyak Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan berolahraga di pusat kebugaran, meski ada perintah dari dokter pribadinya.

Trump sudah banyak berolahraga di lapangan golf dan di kompleks Gedung Putih, kata presiden kepada Reuters, Rabu (17/1).

“Saya berolahraga. Maksudnya, saya jalan kaki, saya melakukan ini dan itu,” kata Trump, 71, dalam wawancara di Oval Office. “Saya berlari ke gedung sebelah, saya lebih sering olah raga dari yang dipikirkan orang-orang.”

Dr. Ronny Jackson, dokter Gedung Putih, mengatakan Selasa (16/1) bahwa kesehatan Trump secara keseluruhan sangat baik, namun perlu mengurangi berat badan, makan makanan yang lebih sehat dan lebih sering berolahraga.

Trump, yang gemar makanan siap saji, memuji Jackson yang sudah menjadi dokter kepresidenan untuk beberapa presiden sebelum Trump. Namun Trump tampak berhati-hati menuruti saran untuk menggunakan fasilitas olahraga di Gedung Putih.

 “Banyak orang pergi ke pusat kebugaran dan mereka berolahraga selama dua jam. Saya telah melihat orang-orang…ketika mereka berusia 55 tahun, mereka mendapat lutut baru dan tulang pinggul baru dan mereka melakukan semua hal-hal itu. Saya tidak punya masalah-masalah seperti itu,” kata Trump.

Trump memang mengatakan dia terbuka untuk mengubah pola makannya. Mungkin dengan mengonsumsi makanan yang disajikan di Gedung Putih dalam porsi yang lebih kecil.

Presiden Barack Obama dan Presiden George W. Bush adalah penggemar olahraga. Namun Trump tidak punya kegiatan ruti olahraga. Dia berolahraga dengan bermain golf, kata dia, meski biasanya dia berkeliling lapangan dengan menggunakan mobil golf.

Berjalan kaki membuat dia harus berada di lapangan golf lebih lama dari yang dia inginkan. “Saya tidak mau buang-buang waktu.” Trump dianggap kelebihan berat badan dan mendekati obesitas dengan tinggi badan 6 kaki 3 inci (1,9 meter) dan berat 239 pon (108 kilogram).

Sementara untuk kesehatan mentalnya, Trump dengan cepat mencatat pernyataan dokternya bahwa dia lolos tes kognitif. Namun kemudian dia merujuk kepada Obama, Bush dan Bill Clinton yang tidak berbuat banyak untuk menekan ancaman dari Korea Utara.

 “Saya pikir mereka sadar bahwa mereka harus menyerahkan kepada presiden yang lolos tes dengan nilai tertinggi. Apalagi yang bisa saya katakan kepada anda?” kata dia.

Mengenai kesehatan fisiknya, dia mengatakan pernah sukses menurunkan berat badan.

“Saya selalu seorang yang percaya diet ‘karena saya kuat, anda tahu? Saya berusaha keras. Maksudnya, saya kuat secara fisik,” kata dia.

“Orang-orang yang mengolah makanan di Gedung Putih, luar biasa. Tapi saya pikir mungkin mereka bisa membuat porsinya lebih lecil dan mungkin kami akan mengurangi beberapa bahan yang berlemak,” kata dia. “Dan saya OK dengan hal itu.” [fw/au]

 

NEWS: Trump Bubarkan Komisi Penyelidikan Penipuan Surat Suara

anzhuo66.com – Presiden Donald Trump telah membubarkan sebuah komisi pemerintah yang ditugaskan untuk menyelidiki apa yang dia sebut sebagai “penipuan surat suara besar-besaran.”

Seorang juru bicara Trump mengatakan, Rabu (3/1), bahwa “walaupun ada cukup banyak bukti penipuan,” banyak negara bagian yang tidak mau memberikan daftar pemilih seperti yang diminta oleh komisi.

“Daripada terlibat perdebatan hukum yang berkepanjangan dan menghabiskan uang pajak, hari ini saya menandatangani perintah eksekutif untuk membubarkan komisi itu,” kata Trump lewat juru bicaranya.

Trump mengatakan, ia akan minta Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk “meninjau kembali isu-isu itu dan menentukan langkah selanjutnya.”

Trump memenangkan pemilihan presiden 2016 lewat suara mayoritas Dewan Pemilih atau Electoral College, tapi lawannya, Hillary Clinton, mendapat tiga juta suara lebih banyak.

Trump menanggapi hal itu dengan membentuk Komisi Penasihat Kepresidenan untuk Menyelidik Integritas Pemilu. Ia berkeras bahwa Clinton memenangkan suara lebih banyak karena berjuta-juta orang yang tidak terdaftar ikut memilih atau mengikuti pemilihan presiden berkali-kali. Tapi Trump belum pernah membuktikan tuduhan adanya penipuan dalam pemilu itu. [ii]

 

NEWS: Presiden Trump Berencana Calonkan Purnawirawan AD Jadi Wakil Menlu

anzhuo66.com – Presiden Amerika Donald Trump berencana untuk mencalonkan Andrea Thompson untuk menjadi Wakil Menteri Luar Negeri Amerika urusan pengawasan senjata dan keamanan internasional.

Thompson saat ini menjabat sebagai penasihat khusus di Kantor Perencanaan Kebijakan di Departemen Luar Negeri. Sebelumnya dia bertugas di Gedung Putih sebagai wakil asisten presiden dan penasihat keamanan nasional untuk wakil presiden.

Thompson juga telah berdinas di Angkatan Darat Amerika selama lebih dari 25 tahun, dengan penugasan termasuk di Afghanistan, Irak, dan Bosnia.

Dia juga menjabat sebagai pejabat eksekutif untuk wakil menteri Angkatan Darat, penasihat militer senior Komisi Urusan Luar Negeri DPR, dan tokoh senior dalam kelompok studi strategi Angkatan Darat.[sp]

 

NEWS: Protes Menentang Trump, Warga Palestina Matikan Lampu Natal di Bethlehem

anzhuo66.com – Warga Palestina mematikan lampu-lampu natal di sekitar tempat kelahiran Yesus di Bethlehem, Rabu (6/12) malam, sebagai protes atas keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Sebuah pohon natal yang dihiasi lampu-lampu di luar Gereja Kelahiran atau Church of Nativity di Bethlehem, yang diyakini umat Kristiani sebagai tempat kelahiran Yesus, dan satu pohon natal di Ramallah, di sebelah makam mantan pemimpin Palestina, Yasser Arafat, menjadi gelap gulita. 

“Pohon natal dimatikan atas perintah wali kota hari ini sebagai protes atas keputusan Trump,” kata Fady Ghattas, pejabat media pemerintah Kota Bethlehem. Dia mengatakan masih belum jelas apakah lampu-lampu hiasan natal akan dinyalakan lagi sebelum perayaan Natal.

Dalam pidato dari Washington, Trump mengatakan dia memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan kedutaan besar Amerika ke kota itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan langkah Trump menandai awal baru pendekatan konflik Israel-Palestina dan mengatakan keputusan itu adalah keputusan bersejarah.

Masyarakat Arab dan Muslim di seluruh Timur Tengah mengutuk keputusan Amerika, dengan menyebutnya sebagai langkah yang akan makin memanaskan kawasan yang tidak stabil itu. Uni Eropa dan PBB juga sudah memberikan peringatan tentang berbagai dampak yang mungkin muncul dari upaya menghidupkan kembali perdamaian antara Israel dan Palestina. [fw/au]

 

 

NEWS: Jajak Pendapat: Popularitas Presiden Trump Tetap Sekitar 30%

anzhuo66.com – Serangkaian jajak pendapat menunjukan popularitas Presiden Donald Trump masih berkisar 30 persen. Namun Trump, Selasa (14/11), membantah hasil jajak pendapat tersebut dan menunjuk satu angket lain dengan hasil yang lebih tinggi, sebagai hasil yang benar.

Jajak pendapat terbaru Universitas Quinnipiac menunjukkan responden tidak mendukung kebijakan Trump selama 10 bulan pertama jabatannya dengan perbandingan 58-35. Sebanyak 40 persen responden mengatakan Trump layak menjadi presiden dan sisa 57 persen lainnya menyatakan sebaliknya.

Jajak pendapat lain akhir-akhir ini menunjukkan hasil serupa. Jajak pendapat Gallup pada Selasa (14/11) menunjukkan pendapat negatif 57-38. Pekan lalu, Reuters/Ipsos menunjukkan angka negatif Trump 60-35, yang disebut sebagai terendah dalam tujuh dasawarsa untuk sepuluh bulan pertama masa jabatan seorang presiden.

Namun melalui Twitter Trump mengutip hasil jajak pendapat Rasmussen Reports yang condong ke Partai Republik, yang menunjukkan nilai negatif 53-46. Dia mengecam media berita nasional yang mengatakan bahwa tingkat popularitasnya sekitar 30 persen.

Angka Rasmussen menurun untuk Trump pada Selasa, menjadi nilai negatif 55-44.

Quinnipiac mengatakan dengan perbandingan 58-37, responden berpendapat bahwa Trump tidak jujur, 59-38 responden berpendapat Trump tidak memiliki keterampilan kepemimpinan yang baik, dan 59-39 responden mengatakan bahwa Trump tidak peduli pada warga Amerika. Untuk segi positifnya, Quinnipiac mengatakan bahwa dengan perbandingan 58-39 responden berpendapat Trump adalah tokoh yang kuat dan 55-41 responden berpendapat bahwa dia cerdas. [ds]

NEWS: Trump dan Putin Bersalaman di KTT APEC, Tapi Tak Adakan Pembicaraan

anzhuo66.com – Presiden Trump berada pada hari kedua menghadiri KTT APEC di Danang, Vietnam. Dalam pertemuan dengan para pemuka ekonomi Asia, ia menegaskan tentang agendanya ‘mendahulukan Amerika’.

Hari Jumat (10/11) malam ia menghadiri acara penyambutan sambil santap malam dan tampak bersalaman dan bertegur sapa dengan presiden Rusia Vladimir Putin. Gedung Putih mengatakan tidak ada rencana kedua presiden mengadakan pembicaraan yang substantif.

Presiden Trump mengemukakan dalam KTT itu bahwa ia bersedia menjalin perjanjian dagang bilateral dengan tiap negara di kawasan Indo-Pasifik tetapi menolak tegas perjanjian multi nasional seperti Trans Pacific Partnership (TPP) yang beranggota 12 negara. Pada awal masa jabatannya ia cepat-cepat menarik keluar Amerika dari perjanjian TPP itu.

Selesai KTT Trump hari Sabtu petang bertolak ke Hanoi untuk menghadiri jamuan makan kenegaraan. [al]

NEWS: Trump Mungkin akan Desak Xi Jinping Berbuat Lebih Banyak ‘Jinakkan’ Korut

anzhuo66.com – Presiden Trump ditengarai akan mendesak Presiden China Xi Jinping untuk berbuat lebih banyak dalam menjinakkan Korea Utara apabila keduanya bertemu di Beijing bulan depan. Ini bertolak dari pandangan bahwa konsolidasi kekuasaan yang dilakukan Xi Jinping memberinya wewenang lebih besar untuk melakukan itu.

Presiden Trump akan bertolak tanggal 3 November melawat ke Jepang, Korea Selatan, China, Vietnam dan Filipina.

Ini lawatannya ke-empat ke Asia sejak memegang jabatan bulan Januari dengan prioritas utama: mencegah agar konfrontasi dengan Korea Utara menjadi tidak terkendali. [al]