NEWS: Pence Terbuka untuk Bertemu Dengan Pejabat Korut

anzhuo66.com – Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan dia belum mengesampingkan kemungkinan bertemu dengan pejabat Korea Utara pada Olimpiade Musim Dingin yang akan datang di Korea Selatan.

“Presiden Trump mengatakan dia selalu menaruh keyakinan pada pembicaraan, namun saya belum meminta pertemuan apapun,” kata Pence sebelum berangkat pada Senin (5/2), dalam perjalanan enam hari ke Asia. “Tapi kita akan lihat apa yang terjadi,” kata dia.

Pence tiba Selasa (6/2) di Jepang, di mana dia akan bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe dan anggota militer AS. 

Perjalanan wakil presiden itu akan termasuk persinggahan di Pyeongchang. Dia mengatakan belum ada rencana untuknya bertemu dengan anggota delegasi Korea Utara. [as/al]

NEWS: Google Jajaki Buka Toko di India untuk Dorong Penjualan Pixel

anzhuo66.com – Google menjajaki pembukaan toko fisik di India untuk mendorong penjualan Pixel, ponsel pintar buatannya, menurut koran Economic Times mengutip tiga sumber yang mengetahui rencana ini, seperti dilaporkan oleh Reuters, Selasa (26/12).

Google mulai tertarik menjajaki ide pembukaan toko fisik setelah mengetahui lusinan toko-toko kecil yang buka di berbagai pusat perbelanjaan, di seluruh negeri itu, memajang ponsel Pixel generasi kedua, Economic Times melaporkan.

Google menanggapi pertanyaan Reuters mengenai berita ini dengan mengatakan bahwa pihaknya tidak berkomentar mengenai kabar angin atau spekulasi.

India adalah pasar untuk produk-produk nirkabel terbesar kedua di dunia dengan 1,2 miliar pelanggan, yang sekarang didominasi oleh produk-produk dari perusahaan Korea Selatan, Samsung Electronics dan perusahaan-perusahaan China, termasuk Xiomi, Oppo dan Vivo.[fw/au]

NEWS: Kongres Paraguay Legalkan Ganja untuk Keperluan Medis

anzhuo66.com – Kongres Paraguay mengikuti langkah negara-negara Amerika Latin lainnya, dengan meloloskan rancangan undang-undang pada Selasa (6/12), yang akan mengizinkan impor benih ganja dan penanaman tanaman ini untuk keperluan medis, melalui sebuah sistem yang disponsori negara.

Negara Amerika Selatan yang dikepung daratan itu telah memerintahkan impor minyak ganja pada Mei, di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan. Dan pada Selasa, pasien dan kerabat mereka merayakan keputusan itu karena akan meningkatkan ketersediaan ganja. 

“Kami sangat bahagia karena undang-undang ini akan mengizinkan impor benih untuk produksi minya,” kata Roberto Cabanas, wakil ketua organisasi ganja untuk pengobatan.

Peru, Chile, Argentina dan Colombia sudah melegalkan ganja untuk keperluan medis. Uruguay telah secara penuh melegalkan penanaman dan penjualan ganja untuk keperluan apa pun.

Rancangan undang-undang itu kemungkinan besar akan disahkan menjadi undang-undang oleh eksekutif negara itu, karena langkah ini didukung oleh Kementerian Kesehatan.

Menanam ganja untuk kegiatan hiburan tidak diperkenankan di Paraguay. Namun negara itu adalah sumber pasokan ganja ilegal yang diselundupkan ke Brazil dan Argentina.[fw/au]

NEWS: Kecil Tapi Penting (KTP): Pemisahan Tong Sampah untuk Daur Ulang

anzhuo66.com – Masalah sampah adalah masalah sehari-hari yang mungkin terlihat remeh. Tapi pengelolaannya penting sekali karena menyangkut pencemaran air dan tanah. Di Amerika, sejak dari awal pengelolaan sampah, warga diminta berperan serta. Amerika mulai kebijakan memisahkan sampah yang didaur ulang sejak 1962.

NEWS: Amerika Akhiri Ijin Tinggal Sementara untuk Warga Haiti

anzhuo66.com – Setelah bertahun-tahun terlindung dari deportasi dari Amerika, selagi negara mereka berusaha pulih dari bencana gempa hebat pada 2010, puluhan ribu warga Haiti akan kehilangan perlindungan atas status keimigrasian mereka.

“Secara keseluruhan, kondisi luar biasa tetapi sementara, yang menjadi dasar pemberian status terlindung itu dinilai telah membaik, sehingga tidak menghalangi para warga Haiti untuk pulang dengan selamat,” kata seorang pejabat senior pemerintahan Trump dalam sebuah taklimat. Pengumuman itu dikeluarkan menjelang tenggat, Kamis (23/11) untuk keputusan terkait warga Haiti.

Sekitar 50.000 warga Haiti yang tinggal dan bekerja di Amerika akan kehilangan Status Terlindung Sementara.

Perlindungan itu habis masa berlakunya 22 Juli, 2019, sehingga ada waktu 18 bulan bagi warga Haiti yang tinggal di Amerika untuk pulang atau melegalkan statusnya di Amerika. Warga Haiti yang memiliki status terlindung itu memiliki waktu 60 hari untuk menyerahkan permohonan memperpanjang status sampai tenggat 2019 itu. pihak berwenang menjelaskan bahwa warga Haiti yang berstatus terlindung tidak akan diproses untuk dideportasi sampai tenggat 22 Juli 2019. [ds]

 

NEWS: Badan Lingkungan Hidup PBB Desak Hidupkan Kembali Upaya untuk Kurangi Emisi

anzhuo66.com – Program lingkungan hidup PBB menyatakan hari Selasa negara-negara dan kalangan industri perlu berupaya lebih keras lagi untuk memenuhi sasaran pengurangan emisi dan gas-gas rumah kaca yang menurut para pakar berkontribusi terhadap pemanasan global.

Dalam laporan terbarunya yang berjudul “Kesenjangan Emisi” yang diterbitkan sebelum penyelenggaraan konferensi iklim yang penting di Jerman pekan depan, program ini membidik pusat-pusat pembangkit tenaga listrik bertenaga batu bara yang dibangun di negara-negara berkembang dan mengatakan investasi pada energi terbarukan pada akhirnya akan dapat menutupi modal yang telah dikeluarkan – dan bahkan menghasilkan pemasukan – dalam jangka panjang.

Laporan yang diterbitkan pada hari Selasa muncul saat para pejabat PBB memperbaharui upaya untuk mendorong untuk menjaga momentum yang dihasilkan kesepakatan iklim Paris pada tahun 2015.

Kesepakatan tersebut berusaha untuk membatasi kenaikan temperatur global hingga 2 derajat Celcius (Fahrenheit) menjelang tahun 2100 dibandingkan dengan temperatur rata-rata dunia di awal era industri.

“Kesepakatan Paris mendorong tindakan terkait perubahan iklim, namun jelas-jelas momentumnya semakin melemah,” ujar Edgar Gutierrez-Espeleta, menteri lingkungan hidup Costa Rica yang memimpin Dewan Lingkungan Hidup PBB 2017.  “Kami menghadapi pilihan yang apa adanya: tingkatkan ambisi kami, atau tanggung konsekuensinya.”

Sebuah pembicaraan putaran yang baru terkait pembicaraan tentang iklim di PBB yang dikenal sebagai COP 23 dimulai di Bonn, Jerman, hari Senin, saat negara-negara akan menyajikan pencapaian-pencapaiannya dan mempersiapkan tujuan nasional yang lebih ambisius.

Dalam kesimpulan yang dicantumkan dalam laporan itu, UNEP menyatakan tren yang ada saat ini menunjukkan bahkan apabila komitmen nasional yang ada saat ini dapat tercapai, peningkatan temperatur sebesar 3 derajat Celsius di akhir abad ini “sangat mungkin – yang maknanya pemerintah harus berusaha lebih serius lagi saat komitmen tersebut direvisi pada tahun 2020.”

“Seandainya Amerika Serikat bersungguh-sungguh untuk menjalankan niatnya dengan meninggalkan kesepakatan Paris pada tahun 2020, prospeknya bahkan akan lebih suram lagi,” ujar pernyataan tersebut, merujuk pada rencana pemerintahan Trump untuk menarik AS dari pakta iklim global.

Dari segi positifnya, badan tersebut menyoroti “aksi mitigasi yang dengan cepat meluas” dan mengatakan emisi karbon dioksida tetap stabil sejak tahun 2014, sebagian akibat dari pemanfaatan penggunaan energi terbarukan di China dan India.  Namun demikian badan itu juga mewanti-wanti tentang kadar gas semacam metan yang terus meningkat.

UNEP menyatakan efek positif dari diakibatkan oleh investasi di bidang tenaga surya dan bayu di samping peralatan rumah tangga dan mobil yang lebih efisien, serta berbagai upaya untuk melestarikan hutan.  [ww]