NEWS: Bandara JFK New York Banjir Akibat Pipa Pecah

anzhuo66.com – Penerbangan internasional pada Minggu (7/1) dihentikan di Terminal 4, Bandara John F. Kennedy, di New York, setelah pipa air pecah dalam suhu udara yang sangat dingin.

Air yang melimpah menambah kekacauan di bandara itu, di mana penumpang telah terdampar berhari-hari karena peralatan yang rusak akibat badai salju.

Air tercurah dari langit-langit terminal dan kawasan kedatangan tergenang air dan penerbangan melalui Terminal 4 dihentikan. Menurut juru bicara Otorita Transit New York dan New Jersey pipa air pecah sebelum pukul 2 siang waktu setempat.

Terminal 4 digunakan lebih dari 30 maskapai penerbangan, termasuk Air India, China Airlines, Delta, Egyptair, El Al, Emirates, Etihad, KLM

Carlos Koester, 52, berada di New York selama seminggu bersama istri dan kedua anak remajanya. Dia ingin kembali ke negaranya, Brazil.

“Kami cinta New York. Tapi kami sekarang tertahan di sini. Ini membuat frustrasi. Kami tertahan badai dan sekarang sudah terdampar selama 13 jam,” mengatakan kepada Daily News, Minggu.

Bandara Kennedy terletak di kawasan yang mengalami susuh rendah yang mencatat rekor untuk 7 Januari, hingga 15 setengah derajat Celcius di bawah nol. [ds/sp]

 

 

NEWS: Ribuan Demonstran Sambut Presiden Trump di New York

anzhuo66.com – Kedatangan Presiden Donald Trump di kediamannya di Trump Tower di sambut ribuan demonstran. Mereka meneriakkan kata-kata “bukan presiden saya” dan “memalukan!” ketika iring-iringan mobil Presiden Trump bergerak sepanjang Fifth Avenue di Manhattan menuju tempat kediamannya di Trump Tower.

Sekelompok kecil pendukung Trump juga tampak menyambut presiden Amerika itu, yang singgah sebentar di kediamannya di New York dari liburannya di New Jersey.

Di dekat gedung Trump Tower, tempat kediaman pribadi Presiden Trump para demonstran tampak membawa poster-poster yang bertuliskan “makzulkan” dan “Gedung Putih bukan tempat bagi kelompok supremasi kulit putih”, dan teriakan-teriakan ‘New York benci padamu” bergema diantara gedung-gedung pencakar langit di sekitarnya.

Komentar awal Presiden Trump tentang kerusuhan yang terjadi di Charlottesville, akhir minggu lalu, yang menyebut aksi kekerasan dan kemunafikan “dilakukan oleh banyak pihak” telah memicu tekanan kuat selama dua hari untuk mengutuk aksi kelompok supremasi kulit putih itu.

“Itu menunjukkan bahwa dalam saat-saat krisis, presiden tidak melakukan apa yang diharapkan rakyat,” kata Adam Vasquez seorang pembuat video yang berumur 26 tahun.

Di pihak lain kira-kira 20 orang pendukung Trump yang berada dekat Trump Plaza berseru “Tuhan memberkahi presiden Trump”. Mereka melambai-lambaikan bendera Amerika dan poster-poster yang bertuliskan “sekarang bukanlah waktunya untuk memecah belah.”

Kedua kelompok demonstran yang bertentangan itu, yang dipisahkan oleh polisi, saling berteriak “kalian pulang saja!.” [ii]